
Matahari bersinar indah dari ufuk timur , perlahan menampakkan diri menyinari seluruh makhluk yg ada di bumi , memberikan kehangatan bagi manusia yg selalu sibuk akan dunia .
Namun itu tidak membuat seorang gadis cantik terbangun dari tidurnya , entah apa yg ada dalam mimpinya , hingga membuat sang gadis cantik itu enggan untuk membuka mata .
BRAKK!!!!!
Tiba - tiba pintu di buka dengan keras , menimbulkan suara keributan yg menggema . Seorang wanita paruh baya berusia 40 thn , mendobrak pintu kamar yg di tempati seorang gadis yg paling di benci oleh nya . Setelah masuk ke dalam kamar , betapa murka nya dia , mendapati seorang gadis masih terlelap dalam tidur nya . Dia dengan sangat cepat melangkah mendekat ke arah sang gadis yg masih tertidur itu , seolah suara berisik itu tidak mengganggu tidur nya . Sehingga membuat dirinya marah , darah dalam dirinya langsung naik ke atas ubun - ubun . Dia langsung menarik selimut lusuh itu dengan paksa sambil berteriak .
“Bangun kau pembantu sialan !!! Siapa yg menyuruh mu bermalas - malasan hah ?!! Cepat bangun ! Kerjakan semua pekerjaan mu ,! Dasar pembantu tidak tahu diri !! Masih untung aku menampung mu di rumah ini !! Malah kau enak - enakan tidur sampai siang hari !! BANGUN SIALAN !!!” . Setelah berkata seperti itu , dia kemudian melenggang pergi , meninggalkan gadis yg terbangun tergesa - gesa karna ulah nya .
ZEVIA ANGELISTA gadis cantik berusia 20 thn itu kaget bukan main . Dirinya baru tertidur jam 3 dini hari , harus mendapat kan teriakan dari sang ibu tiri , ya wanita tadi adalah ibu tiri dari Zee . Dan zee juga memilki 3 adik tiri , 2 perempuan dan 1 laki - laki .
Setiap hari Zee selalu mendapat kan kekerasan di dalam rumah nya . Tidak hanya ibu tirinya yg jahat , namun ke dua anak nya pun tak luput melakukan kekerasan fisik dan membuly nya .
Zevia atau yg biasa di panggil Zee itu , adalah sosok wanita yg sangat Cantik , bahkan kecantikannya bagaikan sebuah lukisan yg diukir dengan sempurna oleh yg penciptanya . Memilki kulit yg putih bersih , hidung yg mancung , mata yg indah , dan jangan lupa bibir nya yg beruntuk hati itu terlihat sangat indah . Namun kecantikan nya itu menjadi nasib buruk dalam hidup nya , di mana dia selalu di hina bahkan di bully oleh ke 3 adik tirinya. Tetapi Zee tidak membalas kejahatan mereka , dia hanya diam saja di saat harga dirinya di injak - injak , bukan nya tidak mampu melawan , tetapi saat dia berusaha melawan mereka , justru malah luka fisik yg ia terima .
__ADS_1
“Hufftt… “ Zee gadis cantik itu membuang nafas berat nya . Perlahan dia beranjak dari tempat tidur , sebelum melakukan aktivitas nya , dia bergegas membersihkan dirinya .
Setelah 15 menit dia selesai mandi , dengan terburu - buru dia berjalan ke arah dapur . Di sana sudah banyak pelayan yg melakukan pekerjaannya masing-masing , dia pun pergi ke arah tempat mencuci baju ., saat ini tugas nya mencuci baju , lalu menyiram tanaman yg ada di belakang rumah .
Saat ingin pergi Zee bertatapan dengan salah satu pelayan .
“ selamat pagi Nona “ sapa seorang pelayan sambil menunduk hormat padanya . Karna bagaimanapun dia adalah seorang nona di rumah ini , walaupun kehadirannya tidak di harapkan , bahkan semua pelayan yg ada di sini tahu bagaimana kehidupan gadis cantik di depannya ini .
Dengan senyum yg indah Zee membalas sapaan sang pelayan.
“ selamat pagi kembali bibi , oh iyh apa bibi lupa ? “ ucapannya yg menggantung membuat semua pelayan menoleh ke arah nya .
“ Nona jangan bicara seperti itu , tidak baik “ ucap pelayan tadi yg bernama bibi Ajeng . Semua pelayan pun mengangguk membenarkan apa yg bibi Ajeng katakan . Bahkan semua yg ada di sini tidak seperti dirinya , gadis cantik yg memilki hati bak Malaikat itu , selalu memperlakukan para pelayan seperti saudara nya bahkan ada yg di anggap keluarga oleh nya , itulah mengapa semua pelayan menyayangi dirinya di banding anak dari majikan nya .
Saat Zee sedang sibuk memasukkan baju ke dalam mesin cuci , tiba - tiba dia di kejutkan dengan kedatangan adik tiri nya Arini .
__ADS_1
Gadis cantik yg biasa di panggil Rini itu berteriak memanggil Zee sang kakak tiri yg paling dia benci . Menurut Rini kecantikan Zee membuat dirinya tak percaya diri , sehingga dia selalu menyiksa Zee seperti ibunya , bahkan dia mengajak adik - adik nya untuk membuly Zee .
Zee yg saat itu mendengar namanya di panggil , bergegas mendekat ke arah sang adik tiri Rini . Dia bertanya “ Apa ada yg bisa saya bantu Nona “. Zee yg di anggap seorang pembantu oleh keluarganya sendiri , bahkan Zee tidak boleh memanggil nya adik atau ibu , karena kata mereka Zee adalah pembantu , dan harus memanggil nya nyonya dan Nona pemilik rumah .
“ kau di panggil oleh ayah , entah lah mungkin kau mau di usir dari rumah ini , karena kelakuanmu yg sering malas - malasan , cihh !!” Sambil berdecih Rini dengan terang - terangan mengatakan jika Zee benar - benar tidak di inginkan di rumah ini .
Zee hanya bisa bersabar , toh juga dia mau kemana , jika dia pergi dari rumah ini dia tidak tau harus melangkah kan kakinya ke arah mana , apa lagi Zee hanya seorang diri , tidak ada kerabat atau saudara dari keluarga orang tuanya .
Kemudian mereka pergi menuju ruang keluarga , yg di mana Zee mengikuti Rini di depan nya .
Saat mereka sudah sampai di ruang keluarga , di sana sudah ada sang Ayah dan juga Mama Tari .
Tanpa basa - basi Tari langsung menyuruh suaminya untuk menjelaskan kepada Zee secepat nya .
“ Zee ada yg ingin saya bicaran dengan kamu , saya harap kamu mau menerima apa yg saya sampaikan nanti “ ucap Tuan Darmawan , Tuan besar rumah ini sekaligus Ayah tiri Zevia .
__ADS_1
“ silahkan Tuan , anda mau berbicara apa ? Saya akan mendengarkan dengan baik “. Jawab Zee dengan suara yg begitu lembut . Namun kedua manusia yg Iri di sana berdecih , karena ucapan Zee seperti seorang pengemis jalanan .
“ baiklah , saya langsung pada intinya saja , saya ingin kamu menerima perjodohan yg telah saya sepakati bersama Tuan Anton , saya harap kamu mau menerima perjodohan ini “ Kata yg barusan di dengar oleh Zee , bagaikan petir di siang Hari . Apakah setidak di inginkan itu dia di keluarga ini ? Sampai mereka dengan tega menjodohkan dirinya dengan laki - laki yg tidak dia kenal , bahkan dia tidak tau siapa laki - laki itu , seperti apa wajah nya , sikap nya , dia benar - benar tidak tau . Perkataan sang ayah membuat dirinya lemas seketika , seluruh impian nya kini hancur tak kala mendengar bahwa ia akan di jodohkan oleh Ayah tirinya .