ISTRI DINGIN MILIK CEO

ISTRI DINGIN MILIK CEO
Bab . Pertemuan pertama


__ADS_3

Di sebuah jalan yg cukup sepi , seorang gadis berjalan tertatih - tatih karena luka yg ada di lututnya begitu nyeri akibat terkena air hujan .


Ya hujan belum juga reda , meskipun tidak terlalu deras , namun mampu membuat Zevia kedinginan .


Dari jarak yg lumayan jauh dia mendengar suara seorang meringis kesakitan di antara semak - semak .


Zevia yg merasa penasaran akhirnya mencoba mendekati suara tersebut .


Saat melihat seorang gadis terluka , Zevia bergegas mencari pertolongan . Namun sayang , tidak ada siapapun di sana kecuali dirinya dan gadis itu .


“Help me , please” suara gadis itu membuat memohon , Zee tersadar dari lamunannya . Dia bergegas membantu gadis itu untuk pergi dari sana , ia takut jika ada orang yg akan jahat padanya , lalu melakukan hal yg tak pernah ia pikirkan .


Cukup jauh mereka berjalan , Zee sudah tidak kuat lagi melangkahkan kakinya , sebab dia sendiri terluka , di tambah membantu gadis yg luka tadi semakin membuat Zee kehilangan banyak tenaga .


Setelah sampai di sebuah gedung yg cukup jauh dari tempat tadi , mereka memutuskan untuk istirahat .


Perlahan Zee membantu gadis itu untuk duduk , mereka sudah ada di sebuah gedung Tua yg kondisinya cukup memprihatinkan . Saat mereka ingin berbicara , tiba - tiba suara seseorang membuat mereka terkejut bukan main .


“Kau yakin dia ada sini ? Jika kau salah maka kita akan dapat amukan dari bos , cepat cari sampai dia ketemu !” Seorang laki - laki berpakaian serba hitam , berpencar mencari wanita yg tadi sempat mereka kejar , namun nihil mereka kehilangan Jejak .

__ADS_1


Menurut salah satu anak buahnya , tadi dia tak sengaja mendengar suara ringisan kesakitan dari arah tempat mereka cari . Memang di daerah sini jarang sekali ada orang , apalagi di tengah malam saat hujan seperti ini . Itulah mengapa mereka semua bergegas ke gedung tua itu karena salah satu anak buahnya melaporkan apa yg dia dengar dari gedung itu .


Mereka semua mencari ke seluruh isi gedung . tanpa mereka ketahui , seseorang tengah bersembunyi di dalam lemari tua yg ada di ruangan paling belakang . Dia adalah Zevia dan wanita yg tadi terluka .


Saat salah satu dari mereka berjalan ke arah lemari tersebut , tiba - tiba


“ Dia tidak di sini , aku sudah mencari ke seluruh tempat yg ada di sini , lebih baik kita pergi sebelum bos mengamuk “ Ucap salah satu anak buah yg dari tadi berada di belakang laki - laki itu .


“Kita cari lagi besok , jika dia masih di sini , aku yakin kita akan mendapatkan lalu menyerahkan pada bos “ lanjut laki - laki yg lebih kecil dari pada sosok di depannya .


Akhirnya mereka pergi , karena menurut mereka tidak ada siapa - siapa di tempat yg kumuh seperti ini . Tanpa mereka ketahui , Dua wanita tadi , Zevia dan entah siapa namanya , keluar dari lemari tua itu .


Zee yg merasa penasaran mengapa wanita itu bisa terluka akhirnya bertanya .


“ karena loe penasaran nanti gw cerita , sekarang bantu gw untuk mengeluarkan peluru sialan ini , gara - gara mereka gw terluka kaya gini , gw mohon bantuin gw ini sangat sakit “ gadis itu memohon agar Zevia mau membantunya mengeluarkan peluru yg bersarang di perut nya itu .


Zevia dengan telaten membalut luka itu menggunakan bajunya yg ia sobek tadi . Saat ini mereka tengah duduk di lantai yg penuh dengan darah karena Zee berhasil mengambil peluru itu walaupun dirinya tidak tau sama sekali tentang medis .


“ Terimaksih “ ucap gadis yg ada di sebelah Zee .

__ADS_1


“ Emm ,, sama - sama , jika boleh aku tau siapa namamu Nona “ Zevia bertanya , pasalnya dari tadi ia tidak tau siapa nama gadis yg bersamanya .


Dengan tersenyum gadis itu menjawab pertanyaan Zee


“ Kenalin , Nama gw RENA DERREN CLO “ ucap gadis itu menjabat tangan Zevia .


“ Aku Zevia Angelista “ Zevia menjawab dengan tersenyum.


“ Mau gak kalo loe jadi sahabat gw , jujur gw di sini hanya sendirian , Nyokap sama bokap gw ada di luar negeri , jadi gw di sini cuma sama nenek , makanya gw butuh temen yg setia kaya loe , ya walaupun kita baru pertama kali bertemu heheh , eh tapi kalo loe gak mau jadi sahabat gw gpp kok ,” gadis itu yg awalnya tersenyum kini menunduk , ia takut Zevia akan menolak permintaan nya itu .


Namun siapa sangka justru Zee menerima tawaran Rena gadis yg ia tolong .


Kini mereka resmi bersahabat , dan gedung tua serta hujan menjadi saksi persahabatan mereka .


Akhirnya mereka memutuskan untuk pergi dari sana , karena takut para laki - laki tadi datang karena merasa penasaran dengan tempat gelap itu .


Mereka berdua berjalan di tengah jalan raya yg lumayan cukup ramai , tiba - Tiba …


Etsss tunggu dulu 😂

__ADS_1


Siapa yg penasaran hayooo 😎


Jangan lupa like & komen 😚😚


__ADS_2