
Setelah mereka berdua berencana membangun gedung tua tempat mereka melarikan diri sebagai tempat tinggal mereka .
Menurut Rena , saat dia kemarin pergi dari apartemennya , dia melihat segerombolan orang berjas hitam mengintai rumah nya .
Sebab itulah ia mengajak Zee untuk membangun gedung tua waktu mereka bersembunyi dari kejaran orang - orang jahat .
“ Zee gue pamit dulu “ ucap Rena . Hari ini banyak pekerjaan di tempat dia bekerja , karena hari ini hari Senin .
“Emm” Zee hanya menjawab dengan deheman , pikirannya sibuk mencari model rumah yg akan mereka bangun .
Zee dan Rena berencana membongkar bangunan itu , lalu di bangun kembali dengan bentuk yg berbeda .
Karena posisinya di hutan , mereka ingin yg berkesan simple namun mewah .
Setelah cukup lama Zee berpikir , ia memutuskan untuk keluar rumah .
Bosan jika terus berada di dalam apartemen yg hanya ada dirinya sendiri .
“ Huftt , untung punya sahabat yg baik hati . Jadi sekolah gw gak bolos deh .”
ya , selama ini Zee bersekolah online karena bantuan Rena , dan selama ini juga tidak ada kabar dari suami kejam nya , seolah Zee memang tidak penting bagi suaminya .
Setelah mengambil tas ranselnya , Zee berjalan keluar apartemen milik Rena .
Saat sampai di mini market yg lumayan jauh dari apartemen , Zee melihat seorang laki - laki tengah berdiri tidak jauh darinya sedang mengobrol dengan seorang perempuan yg umurnya lebih muda darinya .
Karena penasaran , Zee melangkah ke arah dua orang yg tengah sibuk beradu mulut .
__ADS_1
Seorang perempuan yg melihat kedatangan Zee , langsung berlari ke arah sahabat nya .
Dia adalah Tasya , sejak tadi dirinya terus berdebat dengan laki - laki yg baru ia temui dan itu membuatnya kesal .
“ Zee ngapain di sini ?,” tanya Taysa
“ Mini market , lo ? “
“ Emm Zee tolongin gue dong , gue kesel sama tu cowo . Dari tadi ngajak ribut mulu “ terang Tasya pada sahabatnya .
“ Yg mana “ tanya Zee .
“ Tuhh , padahal Gue cuma nyenggol spion mobilnya doang , eh dia malah marah - marah terus ngajak gue ribut . Tolongin Zee , pliss “ Bujuk Tasya sambil menggoyangkan lengan Zee seperti anak kecil .
Zee berjalan ke arah laki - laki yg dari tadi memunggungi dirinya .
“ Khemm “ Alvin berdehem untuk menetralkan rasa gugup nya . Jujur ini kali pertama ia melihat wanita cantik dan berhasil membuat jantung nya berdebar - debar .
“ Ada apa Nona ke sini , jika untuk meminta no saya , maaf saya tidak bisa “ Alvin begitu percaya diri saat Zee berhenti tepat di hadapannya dan menatap dirinya intens .
“ Berapa ?” Ucap Zee singkat .
“ maksudnya ?” Tanya Al yg tidak mengerti perkataan perempuan di depannya ini .
“ Oh no saya ? Maaf nona saya tidak tertarik untuk memberikan No saya pada orang asing “ ucap Alvin saat melihat Zee mengeluarkan Hp nya .
“ Berapa yg harus di ganti rugi “ Alvin malu , dia kira perempuan itu akan meminta no nya , ternyata nanya ganti rugi . Si*al gue pikir minta no hp ternyata ganti rugi , Alvin bikin malu lo . Alvin hanya bisa berkata di dalam hati
__ADS_1
Author : Wkwkw bang Alvin kepedean sih 🤣
Alvin : ih kok gitu sih Thor 😭 kirain minta no ternyata gak. Aaaa malu 🥹🫣
Balik ke topik \~\~
“ Khemm , baiklah kalo begitu saya minta ganti rugi 1 jt “
“ WHAT THE …..” belum selesai Tasya bicara , Zee sudah menatapnya tajam .
Ting
Bunyi notifikasi dari hp Al .
Alvin membuka Hp nya ternyata ada Email masuk itu bukti Tf dari perempuan yg ada di depannya .
“ Selesai “ ucap Zee . Kemudian dia melangkah pergi dari hadapan Pria yg aneh itu .
Taysa dan Zee pergi dengan menaiki sepeda milik Tasya , meninggalkan seorang pria yg tengah kesal karena perempuan tadi , yg tak lain adalah Alvin .
Anggap Zee dan Taysa kek gini
Dahh segitu aja 👋
Like & komen
__ADS_1
👋👋👋👋🤣