ISTRI DINGIN MILIK CEO

ISTRI DINGIN MILIK CEO
Bab. Terpaksa Menerima


__ADS_3

Di dalam kamar yg hanya ada cahaya lampu tidur . Seorang gadis yg tak lain adalah Zevia , perlahan air mata yg dari tadi ia tahan akhirnya tumpah juga . Dia tidak menyangka bahwa dirinya akan secepat ini menikah , apalagi di jodohkan hanya karena hutang oleh Keluarganya sendiri ( keluarga tiri ). Dan yg paling menyakitkan hati gadis itu , di saat dia ingin menerima pernikahan itu , justru dia yg mendapat hinaan dan cacian .


*^*Di ruang keluarga *^*


“ maaf tuan ,, tapi s-saya masih belum ingin menikah “. Ucap Zee terbata - bata , dia tidak ingin menikah di usianya yg masih di bilang cukup muda . Di usia 20 thn dia masih ingin bermain - main , menikmati masa - masa indah bersama teman - teman nya dan sahabat nya ,tapi Dia tidak mau semua impian yg dia perjuangkan menjadi sia - sia , keinginan untuk sukses , dan membanggakan ke dua orang tuanya adalah impian terbesar bagi dirinya , meskipun orang tua nya sudah tenang di alam sana .


Brak!!!


“ apa kau bilang !! Kau tidak mau menikah ?!! Kau menolak perintah ayah mu hah ?!! Dasar kau anak sialan!! Begini caramu berbalas Budi sama kami yg sudah mau menampung mu !!!” Tari sang ibu tiri begitu emosi mendengar perkataan Zee yg dengan jelas menolak perjodohan ini .


Zee semakin menunduk takut , tak kala mendengar gebrakan meja serta suara teriakan ibu tirinya .


“ Zee sebaiknya loe terima perjodohan ini , lagian kan loe di sini cuma numpang , setidak nya loe itu tau cara berbalas budi “. Suara sindiran dari adik tirinya Arini , begitu menyakiti hati Zee . Dia tau bahwa dirinya hanya menumpang di rumah ini , tapi sedikitpun Zee tidak pernah meminta ataupun makan di rumah ini . Dia juga masih SMA , meskipun sebentar lagi dirinya lulus ,namun bukan berarti dia mau langsung menikah .


Dia berjuang sendirian di luar sana , demi mendapatkan uang dan membayar uang sekolah sekaligus membiaya hidupnya sendiri .


Di Saat pulang sekolah dirinya bekerja di sebuah Cafe yg lumayan dekat dengan arah rumahnya . Makanya dia menolak perjodohan ini , karena dia juga tidak mau kehilangan pekerjaan yg sudah ia tekuni selama 2 tahun ini .


Bahkan untuk mencukupi kebutuhan sekolahnya dia rela pulang malam demi membayar uang sekolah , sedangkan keluarganya sendiri tidak peduli pada dirinya , dan sekarang, ia di minta untuk menerima perjodohan ini sebagai balas budi .

__ADS_1


“ Ta-tapi..” belum sempat Zevia menjawab perkataan adik tirinya , sang ibu tiri sudah mendahului berkata .


“ jika bukan karna ibumu , sudah dari dulu ku usir dirimu dari rumah ini , namun sayang dia yg sudah berkorban tapi tidak seberapa itu ,menitip kan mu pada kami membuat kami dengan berat hati menerima dirimu di rumah ini , berharap kau akan jadi seseorang yg berguna untuk kami kelak , dan sekarang saat telah tiba waktu kami meminta mu untuk berkorban demi kami , kau malah tidak mau , dasar anak tidak tau di untung !!” Caci maki yg keluar dari mulut Tari , membuat luka sayatan yg begitu dalam . Perkataan itu memang sering di dengar oleh Zee , tapi entah mengapa, setiap dia mendengar kata - kata tajam dari Tari selalu membuat hatinya sakit .


Zee hanya diam terpaku sambil menunduk , hatinya begitu sakit , tidak hanya dirinya yg menjadi hinaan , bahkan sang bunda pun ikut di jadikan bahan hinaan oleh keluarga tirinya itu . Hati anak mana yg tidak sakit mendengar orang tua kita di hina secara telak .


Dalam diam Zee dapat mendengar sang Ayah kembali berbicara .


“ Kau harus menerima ini , saya tidak mau rugi karna menampung mu di sini , tapi kau malah jadi anak tidak berguna ,


Jika kau memiliki hati , saya yakin kau akan berkorban demi keluarga ini yg sudah membesarkan mu .” Ucap tuan Darmawan .


“Mungkin jika aku menerima perjodohan ini ,hidupku akan berubah . Zee ayo semangat ,kau harus yakin bahwa hidup mu akan berubah setelah perjodohan ini .“


Batin Zee . Dia terus menyemangati dirinya sendiri di saat orang lain tak peduli akan dirinya .


“ Alahh gak usah cengeng deh ,, cuma di jodohin doang udah nangis , udah kaya manusia paling teraniaya aja deh “. Ucap seorang gadis cantik , umurnya di bawah Zee 2 tahun , ia adalah Lea , adik kandung Arini .


“Tau ,, Drama banget “ Andre sang adik tiri ke 3 itu pun ikut menyindir dirinya . Namun Zee hanya memilih diam , melawan pun tidak berguna , karna pada akhirnya tetap dirinya yg salah .

__ADS_1


“ Udah pergi sana ,, udah selesai urusannya , bikin sakit mata aja ngeliat loe di sini !”. Ucap Arini begitu pedas , dia muak melihat wajah sok polos yg dimiliki Zee , baginya Zee hanya wanita rendahan yg mengandalkan kecantikan .


Yeee bilang aja Loe iri kan Arini 😏


Zee pun langsung melangkah pergi menjauh dari keluarga kejam itu . Dia sungguh begitu sakit hati , terus mendengar hinaan demi hinaan , cacian yg terus keluar dari mulut keluarga tirinya yg tak punya hati itu .


*^*Di dalam Kamar *^*


Zee terus menangis di antara deras nya air hujan , entah mengapa tiba - tiba saja hujan turun begitu derasnya , seolah mengerti bahwa hatinya sedang tidak baik - baik saja .


“ hufttt,, apakah ini takdir yg harus aku terima ?? Bunda Via cape , kenapa bunda gak ajak Via sekalian “ . Zee ,, gadis cantik itu menangis begitu kencang, sampai membuat seluruh badannya gemetar karna tangis yg ia keluarkan , begitu sakit sampai Dadanya terasa sangat sesak . Dia terpaksa menerima perjodohan ini , berharap setelah ini hidup nya akan berubah , seperti Novel yg selalu ia baca setiap malam .


Dia memukul dadanya yg begitu sesak sambil menangis , seolah menyuruh sang Hati untuk berhenti merasakan sakit . Namun percuma , justru gadis cantik merambut hitam panjang sebahu itu menangis tersedu - sedu , dia lupa akan apa yg sudah sang Bunda katakan .


Lama menangisi nasib nya , akhirnya Zee terlelap di atas karpet lantai di dekat jendela , mungkin hati nya begitu lelah sampai membuat fisiknya ikut lelah dan tertidur begitu saja .


Jangan lupa suport aku terus ya kakak “ 🤗


Karna ini Novel pertama aku , jadi mohon maaf kalo ada kesalahan dalam menulis 🙏

__ADS_1


Selamat membaca ✨


__ADS_2