
*22 tahun ke**mudian*
****
"lo bisa kerja gak sih!" bentak aska kesal saat melihat wanita tidak berguna itu, menurut nya
"ma...maaf mm mas aku tidak sengeja" jawab cia wanita cantik yang aska bentak tadi akibat tidak mengaja menyenggol teh aksa
"maaf maaf!, apa nanti saat kau tidak sengaja membunuh orang kau akan berkata " maafkan aku tuan aku tidak mengaja" dan mereka akan langusung memaafkan mu, hah!" lanjut aska dengan wajah memerah bukan karna malu tapi marah
"aku benar benar tidak sengaja, maafkan aku, akan ku buat lain" lanjut cia dengan wajah gelisah takut seperti kejadian yang sudah sudah
"benarkah?, kau memang benar benar tidak sengaja" tanya aska dengan nada lemah lembut namun sangat mencengkram
"i..iya" jawab cia kaku, dan sedetik kemudian aska bangun dari meja kapan dan..
PlAK.....
satu tamparan keras mendarat di pipi cia, membuat tubuh munyil itu terpental ke belakang akibat tak mampu mengimbangi pukulan sang suami, aska.
"ohh.... maaf istri ku, aku tidak sengaja" aska berjongkok dan berkata dengan lembut sambil membelai wajah sang istri namun dengan tatapan mata mencomoh
__ADS_1
lalu bangkit dan berlalu dari sana tampa rasa iba sedikit pun atas apa yang telah terjadi pada sang istri
cia yang sudah lemah tak berdaya hanya bisa menangis meratapi nasib nya, entah beruntung atau bungtung bisa menikah dengan lelaki seperti aska.
jika masalah uang, kedudukan, mungkin wanita yang menikah dengan nya akan beruntung, walaupun cia tak pernah di beri uang bulanan selama mereka menikah
namun jika masalah kasih sayang, cinta, dan sifat, mereka akan merasa tidak akan pernah merasakan beruntung. karna aska adalah pria kejam tampa hati
****
sekitar enam bulan lalu datang seorang pria ke salah satu pesantren terkemuka di kota nya, berniat untuk meminang salah satu santri di sana untuk di jadikan istri nya.
lelaki dengan tubuh atlis tinggi tegap menatap sinis pesantren itu.
"hanya berkedok di balik baju lebar dan hijab" itulah yang aska pikirkan tentang mereka, seolah olah mereka sama saja seperti ja***g ja***g di luar sana. beda nya hanya baju saja
"saya harap tuan bisa menjaga nya, merawat, dan menyayangi dia, prisilia khumaira. khumaira anak yang tangguh, orang tua nya sudah lama tiada dan saya yang merawat nya seperti anak saya sendiri. saya harap tuan sebagai rumah baru nya, bahu baru nya, dan suami dia bisa menjaga dan menasehati dia ketika dia salah. ucapkan kata kata yang pantas, jangan menggunakan tangan"
"jika anda sudah tak menginginkan dia kembali kan di pada saya dengan cara baik baik dan keadaan yang baik, seperti saya memberi dia dalam keadaan baik dan cara yang baik" ucap ustad azis pemilik pesantren sesaat setelah dika askara pratama dan prisilia khumaira resmi menikah
"saya akan lakukan yang terbaik" jawab aska singkat namun penuh keyakinan
__ADS_1
*****
dan sejak 6 bulan terakhir hidup cia berubah drastis. prisilia khumaira yang dulu di panggil khumaira kini menjadi cia
"khumaira hanya untuk panggilan mu di pesantren, wanita sholeh, berhijab, baik hati, pandai ilmu agama. itu hanya untuk orang orang yang menganggap mu begitu"
"namun bagi ku kau tak lebih dari seorang ja***g, wanita mura***, bermuka dua, wanita sialan dan segala hal buruk lainnya ada pada kau, cia. ya sangat cocok untuk mu. cia wanita murahan bermuka dua" ucap aska enam bulan lalu sesaat mereka sampai di kediaman aska.
"istri hijab ku" bisik aska pada cia
"penderitaan mu akan segera di mulai, jaga dirimu baik baik, jangan sampai mati dengan mudah"
****
cia yang terduduk lemas di lantai meneteskan air mata, lagi dan lagi. entah apa salah nya di masa lalu pada sang suami sehingga membuat nya begitu menderit saat ini.
"tolong kuat kan hamba mu ini ya allah" ucap cia di sela sela tangis nya
cia bangkit dari duduk nya menuju kamar yang dia tempati bersama sang suami. walaupun rumah tangga tak baik baik saja mereka tetap hidup serumah, sekamar dan seranjang.
dan melakukan kewajiban nya sebagai seorang istri, untuk memenuhi hak hak sang suami. meskipun alex jarang pulang ke rumah, dan banyak mengahabiskan waktu di luar.
__ADS_1