ISTRI KONTRAK YANG DINGIN

ISTRI KONTRAK YANG DINGIN
MENUJU VILA


__ADS_3

Setelah selesai resepsi pernikahan Sera dan Lucas pergi menuju ke villa tempat yang akan mereka  tinggalin bersama.Sepanjang perjalanan mereka berdua hanya diam dengan fikiran masing-masing tak ada satupun yang memulai pembicaraan terlebih dulu hingga akhirnya lucaspun merasa jengkel,saat sampai pertengahan jalan tiba-tiba mobil berhenti.


"Turun."ucap lucas dengan wajah datarnya.


"Maksut kamu apa."tanya sera sambil mengerutkan dahi karena bingung.


"Apa kamu tidak dengar aku bilang turun ya turun."bentak lucas dengan wajah amarahnya


"Nggak mau...ini kan belum sampai vila."tolak sera yang membuat lucas semakin meradang


Tanpa sepatah kata apapun lucas segera turun dari mobil dan mengitari mobil kearah tempat duduk sera ,dan membukakan pintu dengan keras.


"Jangan kira kita sudah menikah,aku nggk berani sama kamu".ucap lucas dengan wajah amarahnya.


"Turun sekarang juga"bentak lucas lagi.


"Huffff."dengus sera kesal seraya turun dari mobil.


Setelah sera turun lucas kembali masuk kembali kedalam mobil.


"Ambil itu..itu adalah peta menuju kearah vila...kau jalan kaki untuk sampai kesana"ucap lucas serta melemparkan kertas kecil yang berada didalam kotak cincin yang tadi ia pasangkan ke jari sera.


"Apa maksutnya ini lucas."tanya sera dengan kesal


"Aku tak sudi satu mobil dengan mu SERA TIRTANADI,kau tak pantas naik ke mobil ku ini".jawab lucas dengan rasa jijik.


"Sebelum matahari terbenam kau harus sudah sampai di vila,kalau tidak kau akan menerima hukuman yang mengerikan ,camkan itu...."ancam lucas berlalu pergi melajukan mobilnya dengan kencang


"Dasar pria gila ...psycopath ".teriak sera yang amarahnya sudah sampai ke ubun ubun.


"Ini belum berakhir sera,aku akan menyiksamu perlahan-lahan karna kau telah berani masuk kekeluarga wiratama"ucap lucas dalam hati sambil menyeringai senyum sinisnya

__ADS_1


Sepanjang perjalanan sera terus berjalan mengikuti peta,dia sudah merasa lelah dan haus hingga sesekali dia berhenti sebentar,terlihat kakinya sudah bengkak dan lecet-lecet karena memakai high hell dia menangis sendiri meratapi nasibnya yang malang.Sepintas teringat wajah neneknya yang sedang terbaring dirumah sakit,dia harus kuat untuk menjalani kehidupan barunya ini.Semenjak ibunya sudah meninggal hanya neneknya lah yang ia miliki didunia ini.


Setelah menempuh perjalanan beberapa jam akhirnya sera sampai juga didepan vila bergaya eropa klasik dengan interior yang sangat mewah dan megah itu adalah Villa milik Lucas Wiratama.



"Hufffff,akhirnya sampai juga,haus banget"kata sera.


"Wowww,,,villa ini bagus banget bearas di negeri dongeng".kata sera yang sangat takjub melihat vila itu


Sera pun langsung membuka pintu dan berbaring diatas sofa karena kelelahan berjalan sejauh itu,ia tidak tau kalau dilantai dua sudah ada orang yang mengawasi sera dengan tatapan sinisnya.


"Akhirnya kau sampai juga aku kira kau akan kabur."ucap lucas seraya turun dari tangga.


Sera yang mendengar ucapan dari orang yang familiar itu,hanya diam dan tidak menghiraukan pria itu.


Lucas yang kesal karena sera yang mengabaikannnya begitu saja....tiba tiba lucas menarik tangan sera hingga sera pun bangkit dan meringis karna lengannya dicengkram dengan kuat.


"Bagusss....kau bahkan sudah berani membentakku ya..."ucap lucas lalu memegang kuat dagu sera.


"Lepaskan bren****!!!!!teriak sera.


"Plakkkk"tamparan lucas yang melayang ke pipi sera yang mulus itu hingga akhirnya sera tersungkur kelantai.


"Kau jangan sok berani menantangku SERA TIRTANADI,kau takkan bisa"ucap lucas.


"Heh..."dengus sera sambil mencoba bangkit dari lantai.


"Tuan Lucas Wiratama  yang terhormat...aku memang tak bisa melawanmu,tapi jangan kira aku diam saja selalu kau tindas LUCASSS."bentak sera.


"Baiklah akan aku tunggu aksimu malam ini juga."ucap lucas sambil menyeret sera kerah kamar.

__ADS_1


"Lepaskan bren***....!!!!!!!!ronta sera sampai dia mengeluarkan airmata nya itu.


Lucas yang mendengar sera yang terus meronta dan menangis itu tidak menghiraukan dan tetap masih menyeret sera.


Sesampainya dikamar lucas melemparkan sera keranjang dengan kasar.


"Awwwwwwwww".ringis sera karna kesakitan.


"Mana keberanianmu tadi jal*** ".ucap lucas yang membuat sera semakin marah.


Baru kali ini ada pria yang mengatai dia dengan tidak sopan apalagi itu adalah pria yang telah mengucapkan janji suci tadi siang.


"He...kau pria yang disana,ini kau coba nikmatin istri yang baru aku beli tadi siang."ucap lucas kepada pria yang telah dipanggilnya,sebelum sera sampai vila.


"Tttapi tuan,ini adalah istri anda saya tidak berani".jawab pria tersebut.


"Kau tak usah menghiaraukan itu\,sudah aku katakan kau boleh mencicipinya\,dia sama saja dengan wanita jal*** yang lain".ucap lucas dengan lantang.


"Dasar Bren**** kau lucas\,kau mau menjajakan aku ke pria lain dasar physcopath".ucap sera yang matanya mulai merah padam.


"Kenapa...kau kan sama saja seperti wanita jal***\,kau hanya menginginkan hartaku saja kan\,tenang setelah ini kau akan aku bayar 50 juta".ucap lucas dengan merendahkan harga diri sera


"Dasar bren**** ".teriak sera


"Cepat lakukannnn".bentak lucas kepada pria tersebut.


"Bbaaaik tuan ."jawab pria tersebut


Lucas  berlalu pergi menuju pintu guna meninggalkan sera dengan pria yang tadi dia suruh mencicipi sera.


dalam hati lucas"Setelah ini kau akan menyesal karna telah berani masuk ke keluarga Wiratama".batin lucas sambil tersenyum sinis.

__ADS_1


__ADS_2