
Sera yang sudah membersihkan diri keluar dari kamar mandi dan menuju meja rias untuk memoles wajah cantiknya yang biasa iya lakukan setiap malam dia hanya mnggunakan cream malam dan liptint dan handbody dengan bau bunga lily yang segar menambah daya tariknya.Dengan rambut yang basah dia mulai mengeringkan menggunakan hair driyer dan tak lupa dia menggunaka serum rambut.Walaupun dia dulunnya tinggal didesa dengan neneknya tapi sera bukanlah anak kampungan,karena neneknya adalah salah satu anggota bangsawan juga.Karna ada permasalahan keluarga nenek sera keluar dari rumah bangsawan keluarganya itu.Sera adalah gadis yang berprestasi disekolahnya dulu dia selalu mengikuti olimpiade dikotanya dan dia juga pernah mengikuti kontes kecantikan serta model tingkat provinsi.Jadi dia sudah tau fashion yang sekarang sedang digemari para wanita.
"Hemmmm,akhirnya aku bisa beristirahat juga".kata sera sembari merebahkan diri keatas ranjang.
"krukkkkkkkk...".bunyi suara perut sera karena lapar.
"Aduchhhh\,laper banget lagi....ini gara-gara si lucas breng**** yang tidak membiarkan aku makan tadi".umpat sera dengan kesal.
Akhirnya sera keluar dari kamar dan langsung menuju dapur,dia mulai membuka kulkas besar yang ada didapur itu.Sera melihat begitu banyak bahan pokok dan langsung memulai untuk memasak untuk dirinya.Dia memasak nasi goreng seafood kesukaannya.Dengan telaten sera memasak hingga ia tidak sadar kalau ada Bi Inah yang memperhatikan dia sedari tadi disudut ruangan itu.
"Nyonya....".panggil Bi Inah.
"Astaggaa". sontak kaget sera dan bingung.
__ADS_1
"Maaf nyonya...membuat anda kaget perkenalkan saya Bi Inah pembantu tuan lucas".jawab Bi Inah yang meminta maaf ke sera dia takut bahwa majikannya marah telah membuatnya kaget.
"Ouch...Bi Inah ya...perkenalkan saya Sera".sambil mengulurkan tangan .
Tapi bi inah diam tidak menyambut uluran tangan dera saja karna dia tidak berani kalau bersentuahan dengan majikannya karena dia berfikir itu tidak sopan.
"Maaf nyonya ada yang bisa saya bantu".tanya bi inah.
"Ahhh....nggk ada bi ini saya juga sudah selesai memasaknya".jawab sera.
"Bi Inah...".panggil sera kepada biinah.
"Iya Nyonya".jawab biinah dengan sopan.
__ADS_1
"Bi Inah mau mencicipi masakan saya".tawar sera.
"Ini sera ambilkan ya....segini cukup bi".tanya sera yang mengambilkan nasi goreng diwajan.
"Nyonya tidak usah nyonya,saya nanti bisa buat sendiri".jawab bi inah yang berusaha menolak karena tidak enak dengan majikannya.
"Tidak apa-apa bi,sera senang kok malahan ada yang nemenin saya makan,ini ambilah,dan mari kita makan malam bersama".pinta sera kepada bi inah sambil menyuruh duduk bi inah disebelahnya.
"Nyonya nanti kalau tuan melihat akan marah,bibi akan makan dibelakang saja".ucap bi inah yang sekali lagi menolak.
"No...bi inah kita itu diciptakan sama dimata Tuhan tidak ada perbedaan kasta,jadi bibi tidak usah sungkan sama saya,sekarang kita makan ya dan nikmatin nanti bibi bisa kasih masukan ke sera kalau rasa makanannta kurang".pinta sera sekali lagi.
"Baik nyonya".jawab bi inah yang mulai terharu.
__ADS_1
Karna baru pertama kalinya dia mendapatkan majikan yang baim dan pengertian seperti nyonya sera ,karena tuannya selalu bersikap dingin dan angkuh.