
Akhirnya Sera dan bi inah makan bersama dimeja makan yang begitu mewah dan panjang,sera sekilas teringat akan kerinduan dengan sosok nenek tercinta yang masih terbaring dirumah sakit dulu waktu masih bersama sera sering disuapin neneknya makan ,karna sera terkadang suka telat dengan waktu makan sebab dia terlalu fokus bekerja keras untuk belajar hingga dia lupa waktu makan.
"Bi Inah bagaimana rasanya".tanya sera dengan sopan.
"Ini sangat-sangat enak nyonya,seperti masakan chef laur negeri".jawab bi inah.
"Serius kah..?".ucap sera.
"Iya nyonya,pasti tuan sangat bahagia karna mendapatkan istri yang cantik pintar dan juga pintar memasak".ucap bi inah yang senang.
"Tidak bi inah,dia itu iblis,,,dia tidak suka dengan pernikahan ini bi,dia hanya mau menyiksa diriku".kata sera.
Bi Inah yang kaget dan bingung atas ucapan istri tuannya itu tak menyangka bahwa pernikahan yang seharusnya menjadi awal kebahagian bagi pasangan yang mencintai menjadi berbanding berbalik dari kehidupan nyata.
"Bi Inah pernikahan saya dengan lucas itu hanya semata kerjasama dari keluarga kami,tidak ada dasar cinta yang memulainya".jawab sera.
"Sera terpaksa menikah dengan lucas karna demi nenek yang sedang sakit bi".ucap sera yang mulai mengeluarkan air matanya.
"Sabar ya nyonya....bibi do'akan semoga nenek nyonya cepat sembuh dan bibi juga yakin nyonya pasti bisa melewati masalah ini".ucap bi inah sambil memberi semangat ke sera.
"Iya bi".ucap sera.
Dan mereka segera melanjutkan makannya dan menghabiskan setelah selesai makan bi inah mencuci piring dan sera kembali kekamar tamu.
Didalam kamar tamu sera masuk kekamar mandi dan menggosok gigi untuk segera di tidur.
*(Di dalam Club)
__ADS_1
"Bro bosan nih gua panggil wanita diluar ya buat nemenin kita ".ucap Rizal sembari keluar.
"Lo yakin lucas masih mau disini nggk mau pulang apa ?ini udah malam kasian istri lo".kata Diki.
"Gua males pulang,aplagi ngelihat wajah dia bikin gua emosi bawaanya".jawab lucas.
"Jangan terlalu benci bro nanti ujung-ujungnya malah jatuh cinta lagi".ejek rizal yang baru masuk.
"Nggak bakalan,dihati gua cuman ada si manda seorang dan itu takkan tergantikan".kata lucas.
"Yakin lo....ya udah kalau gitu gua deketin istri lo nggk apa apa kan".kata rizal lagi.
"Terserah....".jawab lucas acuh tak acuh.
(Drtttttdrtttdrttt) bunyi ponsel lucas lalu ia mengambil dari meja depannya.
"Halo anak mommy sayang bagaimana malam pertamanya,lancar kan,dan bentar lagi bisa buatkan mommy cucu?"tanya mommy lilis yang semangat.
Dalam hati lucas"iya sukses sama pria lain".
"Iya mom,ya udah lucas tutup dulu telvonnya lucas capek".kata lucas cemas kalau mommy dengar musik dj ,bahwa dia tidak ada dirumah melainkan ke Club.
"Oke,oke,oke sayang kamu istirahat ya,jangan lupa selalu manjain sera dan jaga dia karna dia perempuan yang baik".kata mommy lilis.
Tanpa dijawab lucas dia langsung mematikan ponselnya dengan cepet,karena tiba-tiba ada wanita yang mendekat dan melingkarkan tangannya dileher lucas.
"Tuan apakah anda mau saya temanin malam ini".tanya wanita malam itu sambil mendekatkan tubuhnya ke dada lucas.
__ADS_1
Dengan senyum sinisnya lucas menjawab
"Aku tidak tertarik dengan wanita seperti mu".jawab lucas
"Kenapa tuan...apakah saya kurang sexi,dan punya saya tidak besar".kata wanita malam.
"Karna kamu perempuan jal****".jawab lucas dan memgang dagu wanita itu dengan keras seshingga wanita itu merasa kesakitan.
"Dasar Gila".umpat wanita itu berlalu pergi dari ruangan VVIP itu.
Rizal yang masih menikmati winenya serta ditemani 2 perempuan sexi itu,melihat sahabatnya yang mengusir wanita tadi tersenyum licik.
"Kenapa Bro...apa pilihanku masih kurang besar".ejek rizal.
"Gua nggk selera bekas orang".jawab lucas
"Udahlah ayo kita balik gua juga udah mulai bosan".ajak Diki
"Baiklah,,,sayang sekali belum menikmati dua perempuan yang udah ku sewa".kata Rizal sambil menggoda dua wanita itu.
"Tenang tuan,,,lain kali kau bisa panggil kami lagi",senyum wanita malam itu
"Ok Baby".kata Rizal lalu bangkit dan menyusul kedua temannya itu.
__ADS_1