
Lucas dan kedua sahabatnya berjalan menuju ke parkiran mereka megendarai mobil masing-masing.
"Bro gua langsung pulang ya ".ucap Rizal.
"Ok".jawab lucas singkat.
Rizal pun langsung melajukan mobil sportnya.Setelah itu diki pun langsung pamit pulang juga karena dia khawatir dengan rizal yang udah mabuk berat tapi masih ingin meyetir sendiri.Lalu lucas pun segera melajukan mobil sport mewahnya dengan kencang.Sepanjang perjalanan yang sunyi lucas teringat sera yang ia tinggalkan sejak tadi sore dengan pria lain,dalam fikirannya sera pasti memang sudah tak perawan lagi jadi dia tidak merasa bersalah kalau memberikan sera ke pria lain.Dipertengahan jalan tiba tiba lucas diserang oleh beberapa mobil hitam dengan menembakkan peluru kearah mobil lucas.Lucas yang sontak melihat itu dia langsung mengambil pistol didasbor mobilnya yang ia selalu simpan dan bawa kemana-mana untuk antisipasi jika dalam bahaya.Dengan gerakan cepat lucas membuka jendela mobil dan langsung mengarahkan kemobil tersebut.Dengan satu tangan dia menyetir dan satu tangan lagi dia bidikkan pistol itu kearah musuh .Dengan satu bidikkan ,peluru megenai kepala musuh,lucas tak pernah meleset sealalu tepat sasaran.Setelah terkena oleh musuhnya itu,ternyata masih banyak sekawanan mobil yang mengejar mobil lucas.Lucas langsung menekan tombol darurat di handphonenya agar anak buahnya segera datang.
"Siallll!!!!!!!".umpat lucas
"Siapa yang berani sekali menyerangku".kata lucas
"Lihat saja akan aku habisin kalian semua...kenapa anak buahku sangat lamban".kesal lucas
__ADS_1
Mobil musuh semakin memepetkan mobil Lucas ,mobil lucas yang berada diantara ketiga mobil yang ada samping kanan kiri dan juga belakang.Lucaspun langsung menginjak pedal gas dengan dalam sehingga mobil melaju kencang.Lucas melajukan mobilnya kearah tebing berbukit,dia memiliki cara agar bisa lolos dari orang-orang yang mengejarnya.Saat mobil yang dikendarai musuh lumayan agak jauh lucas langsung bersiap-siap membuka pintu mobil dan melompat keluar mobil.Mobil yang dikendarai lucas jatuh kebawah jurang.Dan lucas yang tadi melompat kepalanya terbentur aspal sehingga mengeluarha darah merah kental dipelipisnya,dengan cepat lucas mencari tempat persembunyian yang aman.Orang-orang yang sedari tadi mengejar lucas akhirnya sampai datas jurang dan mereka semua turun lalu melihat kebawah jurang bahwa mobil yang tadi mereka kejar sudah meldak dan terbakar.Dalam fikiran mereka bahwa lucas sudah mati karna terbakar dalam mobil.Merekapun langsung menelpon seseorang yang membayar mereka untuk membunuh lucas.
"Selamat malam bos".ucap pria itu
"Bagaimana..".tanya bos
"Target jatuh kejurang dan mobilnya terbakar bos".jawab pria itu
"Siap bos".tegas yang bawahan.
Merekapun mencoba turun kebawah dan memastikan bahwa lucas sudah mati karna terbakar,saat mereka sibuk turun kebawah jurang lucas pun langsung lari meninggalkan tempat itu.Dan ditengah jalan dia bertemu dengan anak buahnya yang sedang berkelahi dengan orang yang tadi mengejarnya.
"Maaf bos kami terlambat datang".jawab sang anak buah sambil memundukkan kepala.
__ADS_1
"Kalian lamban sekali seperti keong,besok kalian harus lebih bekerja keras lagi dalam latihan".bnetak lucas yang kesal.
"Baik bos".jawab serempak anak buah lucas
"Sekarang kalian berantas orang-orang yang menyerangku tadi dan biarka satu hidup untuk diintrogasi ,Mengerti...".
"Siap bos".jawab sang anak buah
Anak buah lucaspun segera melaksanakan perintah dari bosnya dan mera segera menghibisi musuh musuh mereka dengan membabi buta.Lucas yang melihat itupun tersenyum senang
"Kalian akan menerima akibatnya telah berani meyerangku".ucap lucas
Lucas yang kepalanya masih bersimbah darah tersenyum licik dan segera meninggalkan tempat itu diantar oleh asisten nya ke villa.
__ADS_1