Istri Pilihan Putraku

Istri Pilihan Putraku
eps 20


__ADS_3

Sedangkan di kafe Zela,


“ hahahaha, apakah kau melihat wajah merona mereka yang terlihat menyebalkan itu” ucap Celsi di sela sela tawa nya. Sekarang ia dan Zela sudah berada di ruangan pribadi Zela.


“ ya, tapi mereka masih saja angkuh.” Ucap Zela


“ ya, kau benar sekali.” Ucap Celsi, “ btw kemarin kau kemana tumben kau cepat sekali balik dari rumah ku dengan cepat tidak biasanya” sambung celsi menyelidik Zela dengan tatapan elang nya


“ eh, itu… aku ke taman,ah iya ke taman” ucap Zela terbata bata dan tidak berani melihat Celsi


“ oh…. Kau kira aku akan percaya akan kebohongan mu itu. Kau sama sekali tidak pintar untuk berbohong.” Ucap Celsi tenang sambil terus menatap Azela


“ benarkah, sangat kelihatan” pertanyaan yang cukup bodoh malah keluar dari mulut mungil Zela


“ apakah itu perlu di pertanyaan kan lagi Azela. Jangan mengalihkan pembicaraan katakan semalam kau di mana saja, dan tadi saat kau ke mari di antar dengan menggunakan mobil mewah siapakah dia wahai azela sayangku.” Kata Celsi


“ oh… apakah itu kekasihmu?” ucap Celsi tersenyum sembari memainkan alis nya menggoda Azela


“ uffff…., baiklah aku akan cerita tidak usah menatap ku dengan pandangan menyebalkan mu itu” ucap Zela menyerah sembari mengapit kedua pipi Celsi


“ cepat…cepat, aku sangat tidak sabaran. Seperti nya sahabatku ini sudah tidak jomblo lagi.” Ucap Celsi yang kembali menggoda Zela sembari mencolek dagu Zela


“ ih… Celsi jangan menggoda ku lagi nanti aku tak akan cerita” ucap Zela

__ADS_1


“ baiklah baiklah, adek manis ku. Cepat ceritakan kakak cantik mu ini sudah tidak sabar mendengarkannya.” Ucap Celsi yang sudah tidak sabaran hingga membuat Zela hanya dapat gelang gelang kepala saja.


“ aku bingung memulai nya dari mana” ucap Zela “ apakah kau mengingat nyonya Elika yang datang kemari beserta anak kecil kemarin?” Tanya Zela akhirnya, yang mana membuat Celsi mengerutkan kening nya


“ apa maksudmu orang tua dari tuan Reyhan pengusaha muda yang terkenal itu?” ucap Celsi


“ apa hubungannya dengan mobil mewah itu?” Tanya Celsi yang tidak mengerti


“ makanya dengarin dulu. Jadi yang punya mobil mewah itu anak dari nyonya Elika yaitu tuan Reyhan pengusaha muda itu” ucap Zela dengan tenang yang mana membuat celsi membulatkan matanya


“ kenapa ni anak, gemasin bangat deh” batin Zela yang melihat eksperi tekejut Celsi


“ seriusan, Reyhan! Pengusaha muda yang tampan itu” ucap Celsi masih dengan muka melonggo nya, dan tiba tiba teriak yang mana membuat Zela terperanjat saking terkejutnya.


“ HA…, ASTAGA SAYANG KAU SANGAT BERUNTUNG BISA SATU MOBIL DENGAN COWOK TAMPAN ITU. REYHAN…OHH…AHH” teriak Celsi dengan sangat kuat sambil sesekali mengapit pipi Zela dan menggoncang goncang tubuh Zela


“ uhhh… oke oke, lanjut sayang, kau membuatku menjadi tidak sabaran” ucap Celsi setelah sudah dapat menguasai diri nya kembali


“ nggak usah panggil sayang juga kali. Lo malah buat gue merinding tau” ucap Zela


“ nggak papa juga kali, cepatin lanjut” ucap Celsi yang malah mendesak Zela saking sudah tak sabar nya diri nya.


“ ya, Reyhan lah yang mengantarku tadi pagi kemari, dan semalam aku berada di rumah mereka seharian dan bahkan menginap di sana.” Ucap Zela, dan langsung menyambungnya karena melihat Celsi yang hendak berkomentar kembali

__ADS_1


“ Aiden bocah menggemaskan yang di bawa oleh nyonya Elika mama dari reyhan merupakan putra kandung Reyhan. Istri tuan Reyhan sudah meninggal sejak Aiden masih berusia 9 bulan. Aiden sangat ingin memiliki seorang ibu seperti teman teman nya yang ada di taman kanak kanak. Aku bertemu dengan Aiden di dasari ketidak sengajaan. Saat itu aku sedang buru buru hendak pulang dari mall karena telepon dari mama tiri ku, saat itu aku tidak sengaja menabrak Aiden yang sedang kebingungan karena dia tidak mendapatkan orangtuanya di sana. Karena merasa kasihan aku membawanya ke pusat pemberitahuan yang ada di mall tersebut dan di sana lah aku bertemu dengan tuan Reyhan dan nyonya Elika beserta seorang wanita yang seusia kita saat itu aku mengira itu adalah mama Aiden.”


“ sejak bertemu dengan Aiden, ia sudah memanggilku dengan sebutan mama. Saat itu aku keberatan dan merasa tidak enak karena takut membuat orang lain salah paham, terlebih orang terdekat Aiden. Tapi saat mendengar permohonan Aiden yang ingin sekali memanggilku dengan sebutan mama membuatku luluh, dan ternyata nyonya Elika dan tuan Rey tidak mempermasalahkannya, yah walaupun sempat pula menentangnya tapi setelah melihat wajah penuh permohonan dengan mata yang berkaca kaca dari Aiden membuat mereka luluh terlebih tuan Rey.” Sambung Zela


“ kemarin. Karena kebetulan rumah kami satu komples membuatku singgah sebentar untuk melihat Aiden karena sebelum nya aku sudah berjanji. Kami menghabiskan waktu bersama, bermain, makan bersama, dan menemani Aiden bermain seharian di tempat bermain yang ada di mall sampai puas.”


“ dan saat pulang tuan Reyhan memohon kepada ku untuk menginap satu hari di rumah mereka menemani Aiden tidur karena Aiden sudah sangat lama menginginkan hal itu”


“ dan aku menyetujui nya karena tidak ada salah nya untuk mengabulkan keinginan kecil dari bocah menggemaskan itu pikirku. Dan saat tengah malam tuan Rey mengajak ku mengobrol”


“ saat itu tuan Rey mengatakan kepada ku ingin menikah denganku, terkejut pasti saja aku terkejut. Ia akhir nya menjelaskan kenapa dia mengajakku menikah itu karena ia ingin Aiden memiliki seorang ibu dalam hidupnya seperti anak anak lain di luaran sana.”


“ mendengarnya membuat hati kecil ku bergerak, aku juga merupakan anak yang ingin mendapatkan kasih sayang seorang ibu yang tulus dalam hidupku, aku tau bagaimana rasanya saat melihat orang lain bermanja dengan mama nya, dan itu sangat menyakitkan.” Lirih Zela


“ akhir nya aku memutuskan untuk menjalani nya saja karena menurutku bila menikah itu terasa seperti terlalu berburu buru. Dan akhir nya tuan Rey memutuskan menjadikan ku sebagai kekasih nya agar kami menjadi lebih dekat dan hubungan kami setelah menikah nanti tidak hanya karena Aiden semata mata. Melainkan karena ada perasaan saling suka di antara kami agar suatu hari kami tidak ada penyesalan ataupun keterpaksaan.” Ucap Zela


“ emm.. menurutku itu bagus sih. Jalani lah bila itu membuatmu bahagia, aku akan selalu mendukungmu bila itu hal yang benar.” Kata Celsi dengan lembut


“ ooh… celsiku. Kau merupakan saudara terbaikku..” ucap Zela yang terharu akan kata kata Celsi dan mereka pun berpelukan bak seperti teletabis.


Terima kasih sudah mau mampir ke karya aku ya para reader ku tercinta.


Maaf bila karya aku ini masih banyak kesalahan dalam penulisan nya.

__ADS_1


I love you all


️️️️️️️️️️️️


__ADS_2