Istri Pilihan Putraku

Istri Pilihan Putraku
eps 21


__ADS_3

Suara ketukan pintu, membuat Zela dan Celsi terusik di saat mereka masih asik berpelukkan bak teletabis.


“ Hais, ganggu orang aja” gerutu Celsi sambil merenggangkan pelukan mereka, sedangkan Zela hanya tertawa kecil melihat sahabat karib nya itu menggerutu


Clekek…..


“ ha… apakah ini pengusaha tampan itu, uhhh..di sangat tampan ternyata. Kau sangat beruntung sahabatku” batin Celsi yang terpesona akan ketampanan dari Reyhan.


Ya Reyhan datang berkunjung ke kafe Zela dengan sebuket bunga di tangannya. Ia ingin lebih dekat dengan Zela sesuai dengan saran sang sahabat sekaligus asisten pribadi nya.


Ia juga kurang mengerti mengapa harus membawa bunga tapi kata sang sahabat nya yang terkenal playboy itu agar romantis saja , jadi Rey mengikuti nya saja.


“ ehem…, maaf nona apakah di dalam ada nona Azela” ucap Rey dengan suara beratnya dan jangan tinggalkan wajah datar nya se datar papan.


“ ehh…, ada, ada.. tuan” ucap Celsi gelagapan karena masih bengong


“ silahkan, masuk tuan nona Zela berada di ruangannya.” Ucap Celsi menyingkir dari pintu memberi Rey jalan.


“ OHH.., iya tuan bila nona Zela menanyakan saya nanti katakan pada nya saya kembali bekerja.” Ucap Celsi dan hanya di emmm kan oleh Rey


“ e.., kalau begitu mari tuan” ucap Celsi melangkah menjauh dari sana


“ uhhh… dia sangat lah datar, sahabatku itu memang yang terbaik dapat bertahan dengan es balok.” Ucap Celsi sambil mengangkat jari jempol nya dan mengangguk anggukkan kepalanya tanpa mempedulikan tatapan aneh dari para pengunjung.


“ ternyata jaman sekarang pun masih ada orang aneh seperti nya” ucap Juan yang kebetulan berada di sana dengan kekasih baru nya yang entah sudah ke berapa, ia tidak sengaja melihat tingkah konyol Celsi yang bergumam gumam tak jelas sambil mengajungkan jari jempol nya dan kepala yang di angguk angguk kan.


“ kamu, bilang apa sayang” ucap kekasih baru Juan


“ ehh, aku bilang kamu cantik hari ini sayang ”bohong Juan sambil menyelipkan rambut sang kekasih


“ ih.. kamu bisa saja sih” ucap kekasih baru Juan tersipu


Kembali ke ruangan Azela,


“ eh, mas Rey " ucap Zela yang kaget sang kekasih dadakan nya ada di ruangan nya


“ hai, aku ganggu gak?” Tanya Rey yang sudah duduk di kursi sofa yang berhadapan dengan Zela

__ADS_1


“ ng.., nggak kok mas” ucap Zela terbata


“ ini, buat kamu. Semoga kamu suka” ucap Rey yang memberikan buket yang sedari tadi di bawa nya kepada zela


“ wah… bagus bangat bunga nya mas. Aku suka, makasih nya mas” ucap Zela yang berbinar mengambil buket bunga mawar itu dari Rey, lalu mencium nya sambil tersenyum. Ia sangat menyukai mawar merah sejak ia kecil, dulu sang mama sering membelikannya buket seperti itu kepada nya.


Melihat mata zela yang berkaca kaca membuat Rey panik, ia kesal terhadap ide Juan si playboy itu.


“ dasar Juan playboy. awas saja kau, aku akan memotong gaji mu karena ide aneh mu membuat Zela menangis seperti ini” umpat Rey kesal di dalam hati nya


“ hei, Zela kau kenapa. Jangan membuatku khawatir begini” ucap Rey lembut memegang lengan zela


“ eh… aku hanya teringat mendiang mama mas. Mama juga dulu sering sekali membelikan Zela buket seperti ini” ucap Zela lirih sambil mengusap buket bunga pemberian Rey itu


“ oh, aku kira kamu kenapa napa sampai nangis begitu.” Ucap Rey


“ kau menyukai bunga ini?” Tanya Rey


“ EMM.. aku sangat menyukai nya sejak aku kecil” ucap Zela mengangguk angguk kecil


“ sudahlah jangan menangis lagi, ibumu sudah bahagia di sana. Jika kamu memang menyukai, mulai hari ini aku akan selalu membawakan mawar merah kesukaanmu kemari” ucap Rey menatap Zela lekat lekat


“ kau cantik saat tertawa Zela, aku sudah memilihmu menjadi kekasihku. Aku berjanji akan menjaga dan membahagiakanmu” ucap Rey benar benar tulus bahkan Zela dapat melihat nya.


“ terima kasih sudah memilihku walaupun kita belum saling mencintai tapi mas Rey sangat pengertian kepadaku” ucap Zela


“ untuk apa kau berterima kasih, itu sudah tugasku selaku kekasihmu. Kau berhak bahagia Zela ” ucap Rey mengelus rambut Zela


“ aku hanya ingin meminta agar kau dapat membuka hatimu kepadaku, si dudu beranak 1 ini” ucap Rey sambil tersenyum tipis


“ baiklah om duda, aku akan berusaha membuka ruang hatiku yang terbuat dari baja ini untukmu” ucap Zela sambil tertawa sedangkan Rey menekuk wajah nya


“ apa aku setua itu? Aku bahkan masih berusia 29 tahun” ucap Rey tak terima di katain om oleh Zela


“ tentu saja,” ucap zela sambil tertawa lepas


“ kau membuatku tak bisa berkata kata lagi” ucap Rey sambil ikut tertawa setelah iya selesai mengucapkan kalimat itu, Zela yang mendengar perkataan rey sampai memukul mukul laki nya saking ngakak nya

__ADS_1


“ uff..uff, udah udah.. perutku sakit” ucap Zela di sela sela tawa nya


Saat mereka asik tertawa Zela terperanjat kaget saat mendengar boom lokal yang keluar dari arah Rey, begitu pula dengan Rey yang sama terkejutnya ia tak menyangka ia akan kembali kelepasan saat bersama dengan Zela.


Tut…….tut….tutttttt


Suara kentut bak boom yang sangat keras, dengan pelaku Reyhan si pria ES.


“ hahahaha” suara tawa Zela memenuhi ruangan itu, Rey pun ikut tertawa karena kelakuan konyol nya itu, dan saat Rey tertawa suara kentut sialan itu kembali terdengar hingga membuat Zela tertawa terbahak bahak.


Tut..tut..prettt


“ Hahahaha, astaga astaga. Perut gue kram” ucap Zela di sela sela tawa nya sambil memukul perutnya yang kram karena tertawa. Rey yang sudah sangat malu hanya bisa tertawa kecil sambil menggaruk kepala nya yang tak gatal, ia sangat malu melihat azela.


“ astaga mas, apa itu?” Tanya Zela sambil tertawa, ia sudah berusaha keras untuk mengendalikan diri nya agar tidak tertawa lagi tapi tidak bisa.


“ hehehehe, sorry kelepasan zel” ucap Rey cengengesan


“ uffff,… is oke mas” ucap Zela setelah sudah dapat mengerem tawa nya


“ emm..ma..mas. mau balik dulu nya. Em aku akan datang lagi besok ngantar bunga untukmu” ucap Rey terbata bata saking grogi karena malu


“ haha, baiklah mas. Btw wajah mas kok merah nya?” Tanya Zela pura pura tak tau sambil sedikit tertawa


“ eh, ini karena panas, ya..ya panas. Di sini sangat panas” ucap Rey sambil berpura pura mengipas wajahnya menggunakan tangannya


🌼🌼🌼🌼🌼🌼


terima kasih sudah pada mampir para reader tersayang.


aku mau minta maaf karena belum bisa rajin up nya soalnya novel ini lagi dalam masa perbaikan.


tapi aku akan berusaha untuk up setiap tiap hari nya, tapi aku hanya up 1 eps per hari mohon di maklumi ya para reader.


jangan lupa tinggalkan jejak, baru author semangat nulis novel ya.


bye bye bye

__ADS_1


❤️❤️❤️❤️❤️


__ADS_2