
" terima kasih pak reza dan pak rico telah mengantarkan saya pulang " ucap maya dengan senyum manis nya.
" sungguh manis kalau senyum π³ " gumam rico.
" iya sama - sama maya " ucap rico sambil tersenyum manis . reza hanya menjawab dengan anggukan kepala.maya pun keluar dari mobil reza.
" daa ainiπ , assalamualaikun semua nya " ucap aini tak lupa dengan senyum manis nya yang menghiasi wajah cantik nya.
" waalaikum salam " ucap mereka dengan serempak. reza pub melajukan mobil nya menuju rumah aini. maya hanya melihat kepergian mobil yang di tumpangi reza,rico dan aini menjauh sampai tidak terlihat lagi. setelah mobil yang mereka tumpangi tidak terlihat lagi maya pun berjalan menuju rumah nya.
β€di mobil β€
mobil pun melaju membelah jalan raya yang padat dengan kendaraan - kendaraan lain nya. tidak ada pembicaraan di dalam mobil hanya terdengar deruan mobil . mereke tenggelam dengan pikiran nya masing masing lain hal nya dengan rico tersenyum senyum sendiri entah apa yang di pikir kan nya membuat dia tersenyum . reza yang melihat sahabat nya dari kaca mobil nya yang dari tadi terus tersenyum senyum sendiri menjadi bingung . sesekali reza mencuri - curi pandang dengan aini. setelah beberapa saat hening tidak ada pembicaraan rico pun memulai percakapan.
" hmm.. aini " ucap rico.
" iya pak rico " ucap aini melihat rico sekilah.
" jangan panggil pak rico dong aini, aku merasa sangat tua " ucap rico.
" jadi aini harus memanggil pak rico dengan sebutan apa ?" ucap aini.
" panggil babang rico tampan " ucap rico dengan tertawa kecil. reza yang menyimak dari tadi pun menjadi kesal karena ucapan rico.
__ADS_1
" jangan mengada ngada kau rico " ucap reza dengan kesal.
" hahahaaa ... santay dong za aku hanya bercanda " ucap rico dengan cengiran. reza hanya membalas dengan deheman saja .
" hmm π€, aini kamu panggil aja aku rico oke"ucap rico tersenyun kepada aini.
"baik lah rico " ucap aini
"hmm... aini apa kamu sama maya sudah lama berteman?" ucap rico
" tidak terlalu sih rico " ucap aini.
" oh.., apa maya sudah mempunyai pacar ?" ucap rico.
" kamu jangan macam macam dengan nya rico " ucap reza dengan tatapan tajam.
" jadi kamu menanyakan tentang pacar maksud nya apa ?" ucap reza dengan tegas.
" heheh aku hanya ingin , mengajak nya taaruf za " ucap rico dengan menaik turun kan alis nya.
" kamu yakin ?" ucap reza.
" hmm itu , aku juga tidak tahu " ucap rico dengan nada sedih.
__ADS_1
" kenapa pak reza , mengatakan seperti itu ?" ucap aini.
" panggil aku reza , aini" ucap reza.
" ah iya reza " ucap aini.
" apa kami pantas untuk mendapat kan wanita yang sholeha seperti kalian " ucap reza yang diangguki oleh rico.
" tentu pantas. " ucap aini.
" kami merasa tidak pantas aini " ucap rico.
" kenapa kalian merasa tidak pantas sih ?" ucap aini dengan bingung.
" kami merasa mustahil, kami jauh dari kata lelaki sholeh, sedangkan kalian wanita yang sholeha, wanita yang di idam idam kan para lelaki . " ucap reza dengan lirih.
" ketika semua terasa mustahil yakin lah , ada allah yang dapat membuat semua nya menjadi mungkin." ucap aini . reza dan rico pun hanya menganggukkan kepala nya. mendengar jawab aini.
jangan lupa
like
komen
__ADS_1
vote
ya guys ππππππ