
saat ini aini , reza dan lain nya sedang bergotong royong . yang menjadi pusat perhatian semua wanita di desa adalah reza dan rico yang memiliki paras yang tampan . sehingga banyak wanita wanita yang masih gadis di desa yang mencari perhatian dari reza dan rico .
saat ini reza dan rico sedang mencangkul tanah untuk menanam pohon sawit , awal nya mereka tidak tau cara nya mencangkul atau menanam nanam tumbuhan karena mereka tidak pernah melakukan nya di kota , mereka hanya sering melihat dokumen dokumen saja .
mereka pun di ajar kan cara mencangkul oleh remaja remaja desa . dan mereka yang memeliki iQ tinggi jadi reza dan rico cepat memahami cara cara nya.
reza dan rico sedang mencangkul tanah dan menanam pohon sawit lain hal nya dengan kakek , papa aini dan dady reza yang sedang mengutip daun daunan untuk di jadi kan kompos. sedang kan para perempuan membantu memasak untuk makan siang bersama sama.
di tempat reza dan rico
" huh lelah nya" ucap rico menyeka air keringat yang ada di dahi nya.
" ini tidak seberapa rico , karena kita mengerjakan bersama sama jadi tidak terlalu lelah " ucap remaja desa yang bernama udin sambil meletak bokong nya di tanah dan menyandar kan tubuh nya ke pohon pohon besar yang rindang . dan di ikuti reza dan rico.
" benar kah ?, apa kalian tidak lelah bekerja seperti ini?" tanya reza.
" tidak , karena kami sudah terbiasa dan ini lah mata pencarian kami untuk mendapat kan uang " ucap udin santai.
" wow kalian sungguh hebat mengerjakan pekerjaan seperti ini setiap hari , pasti kalian mendapat kan uang yang banyak untuk pekerjaan ini kan ?" tanya rico antusias. reza yang tadi cuma menyimak ucapan mereka menjadi terkejut mendengar ucapan rico yang itu menanyakan privasi ke uangan orang.
" rico itu privasi tidak boleh di tanya kan " ucap reza.
__ADS_1
" tak apa reza, kami tidak terlalu banyak menerima uang tidak seperti yang kau pikir kan" ucap udin menghela nafas
" kenapa seperti itu ?, bukan perkerja kalian cukup keras dan melelah kan dan seharus nya kalian mendapat uang yang sepadan juga kan dari pekerjaan kalian " tanya reza.
" tidak seperti itu reza terkadang sayur yang kami jual hanya di hargai separuh harga di tempat pak fadi. seperti harga tomat di kota rp 15.000 perkilo kalau kami di sini di harga perkilo nya terkadang rp 6.000 atau rp 5.000 terkadang tidak sesuai dengan modal yang kami dapat untuk menanam nya kembali. " ucap udin panjang lebar.
" kenapa jarak harga nya jauh sekali udin ?, apa pak fadi yang kau bilang tadi korupsi " ceplos rico menutup mulut nya dengan tangan nya.
" mungkin saja iya rico , kata pak fadi ongkos mengantar sayur ke kota itu mahal dan mobil harga sewa mobil nya mahal " ucap udin .
" seberapa mahal nya ?" tanya reza .
" jadi sekali berangkat dua ratus ribu " ucap rico. yang di balas anggukan oleh udin.
" apa kau yakin ongkos nya semahal itu ? " ucap rico.
" iya rico " ucap udin.
" kalau mahal begitu kenapa kalian tetap menjual nya ke pak fadi ?" tanya reza.
" karena kami tidak ada kendaraan untuk mengantar kan sayuran yang kami punya ke kota" ucap udin .
__ADS_1
" apakah penduduk sini tidak ada satu pun yang mempunyai kendaran seperti mobil atau motor untuk mengantar kan sayuran ke kota?" tanya reza.
" kalau motor sih ada sebagian penduduk yang mempunyai nya tetapi tidak terlalu banyak , paling cuma 3 motor yang ada di desa ini , dan untuk mengantar kan sayur ke kota si bisa tapi tidak terlalu banyak paling cuma 6 kg atau 7 kg saja kalau seperti cabe , tomat dan lain lain nya yang berbentuk kecil. kalau seperti kol , sawi dan lain lain nya yang berbentuk besar cuma bisa membawa 4 kg atau 5kg saja " ucap udin panjang lebar. saat rico ingin bertanya suara pak kepala desa menghentikan ucapan rico yang ingin bertanya.
" apa kalian sudah menyelesai kan nya ?" tanya pak kepala desa yang baru saja datang.
" sudah pak " ucap mereka serempak.
" yasudh lebih baik kita makan siang dulu " ucap pak kepala desa dan diangguki semua nya . mereka pun berjalan beriringan kebalai desa . disana sudah ada semua orang menunggu pak kepala desa dan yang lain nya yang belum datang.
selesai semua nya datang dan duduk teratur mereka pun menghidang kan makan yang telah di masak oleh perempuan .
mereka makan dengan di selingin canda dan tawa dari penduduk desa.
suasana desa sungguh hangat mereka akrab dengan siapa saja dan terlihat akur tidak ada membeda kan kasta semua nya sama menurut mereka. batin reza melihat semua penduduk desa bercengkerama dan tertawa bersama sungguh pemandangan yang indah menurut nya.
selesai bergotong royong mereka pun pulang kerumah masing masing.
jangan lupa like, komen dan vote
terima kasih 😁😊😊🙏🙏🙏
__ADS_1