
"ya allah cantik nya " batin reza.
" wau aini sangat cantik " batin rico memuji kecantikan aini walaupun* aini berbalut cadar tetapi di lihat dari segi mata yang indah menggambarkan bahwa aini sangat cantik.
aini memperhatikan reza dan rico yang melamun di muka pintu rumah . aini sudah membuka kan pintu tetapi reza dan rico tidak masuk juga dan itu membuat aini bingung.
" reza , rico " panggil aini. tetapi tidak di respon oleh yang punya nama.
aini pun melambaikan tangan nya di depan muka reza dan rico secara bergantian . dan itu membuat reza dan rico tersadar dari lamunan nya .
" eh assalamualikum aini " ucap reza saat tersadar dari lamunan nya . dan langsung mengucap kan salam . sambil menggaruk tengkuk nya yang tak gatal.
" waalaikum salam. silah kan masuk di luar udara masih sangat dingin " ucap aini sambil menggeser sedikit badan nya memberikan jalan untuk reza dan rico masuk ke dalam rumah.
" eh iya aini." ucap reza sambil menarik rico ke dalam supaya rico tidak terus menandang aini.
aini yang melihat nya pun hanya tersenyum . setelah reza dan rico masuk aini pun menutup pintu nya kembali.
" rico jangan terus memandangi aini seperti itu aku tidak suka " ucap reza sedikit berbisik ke rico.
" kenapa kamu cemburu ya ?" tanya rico.
" cih diam lah , pokok nya kamu tidak boleh memandang nya lagi nanti kamu bisa suka dengan dia " ucap reza dengan kesal.
__ADS_1
" yayaa terserah lah " ucap rico malas .
selesai menutup pintu aini pun berjalan menuju reza dan rico yang sedang berbisik bisik.
" kalian kenapa berbisik bisik ?" tanya aini. reza dan rico pun terkejut dan langsung menatap aini yang di berdiri tidak jauh dari mereka.
" ah ... itu ...anu ... kami lagi berbisik ten..tang kue , ah iya kan co " ucap reza gugup sambil menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal.
"ha ... ah iya aini " ucap rico dengan mimik muka bingung.
" yasudh la lebih baik kalian istrihat saja , kalian pasti capek kan karena berjaga malam " ucap aini. yang di angguki reza dan rico.
" kalau begitu aku ke kamar dulu ya , mungkin maya telah menunggu ku " ucap aini. saat ingin pergi reza memanggil aini .
" ya " ucap aini menunduk kan kepala nya.
" apa dady dan momy ku blm bangun ?" tanya reza.
"hmm aku tidak tau reza, karena aku blm melihat nya " ucap aini.
" hmm baik lah " ucap reza.
" aini kamu kenapa turun malam malam begini ?" tanya rico.
__ADS_1
" aku hanya ingin mengambil minum saja , karena di kamar ku air nya sudah habis jadi aku mengambil nya kedapur " ucap aini sambil menujuk teko air yang tak jauh dari mereka di dekat meja .
" oh , knp kamu memakai mukena ?, apa sudah azan subuh?" tanya rico bertubi tubi.
" blm kok, aku tadi sholat tahajut " ucap aini.reza dan rico pun mengguk kan kepala nya tanda mengerti.
" yasudh kalau begitu aku ke atas dulu " ucap aini.
" baik lah " ucap reza dan rico serempak.
aini pun berjalan menuju meja dan mengambil teko yang terletak di meja dan langsung berjalan menuju kamar nya yang ada di lantai dua.
reza dan rico pun masuk ke kamar dan membersih kan diri dan setelah itu mereka pun tidur sebentar .
clek..
aini pun membuka pintu kamar nya dan mendapati maya masih mengaji. saat pintu terbuka maya pun melihat siapa yang masuk dan memberhenti kan mengaji nya sebentar.
" kamu dari mana aja aini ?, kenap lama sekali ?" tanya maya berturut turut sambil menutup al - qur'an yang di baca nya.
" aku tadi membuka kan pintu buat rico dan reza " ucap aini sambil duduk dan meletak kan minum di pinggir mereka .
jangan lupa like , komen dan vote ya guys
__ADS_1
terima kasih untuk para pembaca setia " istri sholeha ku " 🙏🙏🙏😁😁😁😁