
pagi hari yang cerah matahari telah menampak kan cahaya nya sedikit demi sedikit. burung burung berkicau dan bunga bermekaran dan udara yang sepoy sepoy. membuat suasana pagi ya indah .
saat ini di rumah yang sederhan tetapi terkesan indah di mata.
aini dan para keluarga nya sedang sarapan di meja makan bersama tidak ada yang bersuara hanya dentingan sendok yang beradu.
selesai sarapan mereka pun duduk di ruang tamu. maya dan aini sedang kedapur mengambil bekal mereka untuk di perjalanan nanti.
beberapa menit kemudian maya dan aini datang dan ikut duduk di ruang tamu.
" bagaiman apa bekal nya cukup untuk di perjalan kalian nanti ?" tanya nenek.
" sudah cukup nek " ucap maya dan aini serempak ya saat selesai sholat subuh bersama aini , maya , momy reza dan mama aini memasak ke dapur untuk serapan mereka dan sekalain membuat bekal untuk waktu di perjalanan pulang.
" ah baik lah , apa sudah kalian masuk kan ke dalam mobil kalian . kakek takut nanti makanannya tertinggal ." ucap kakek.
" sudah kek , kami tadi menyruh pak supir buat memasuk kan ke dalam mobil makanan nya , iya kan may" ucap aini. yang di balas anggukan oleh baya.
" ah iya nenek juga menyuruh bibi memetik kan buah buahan di kebun belakang tadi , kalian bawah lah pulang untuk menjadi oleh oleh dari sini " ucap nenek.
" apa tidak terlalu merepot kan nek " ucap momy reza merasa tidak enak hati.
" tentu saja tidak , nenek merasa tidak di repot kan malahan nenek merasa senang jangan merasa tidak enak hati begitu " ucap nenek tersenyum ke pada momy reza .
__ADS_1
" terima kasih ya nek dan kakek " ucap dady reza yang sedari tadi hanya menyimak . yang di angguki oleh nenek dan kakek.
Note: buah buah yang di bawa nenek untk oleh oleh mereka tidak akan busuk ya . karena nenek menyuruh pelayan di rumah nya menyusn dengan rapi di sebuah kotak dan di kasi pita di atasa nya dan itu membuat nya semakin cantik.
" jam berapa kalian akan berangkat ?" tanya kakek.
" ini kami mau berangkat yah "ucap papa aini yang melihat jam yang melingkat di pergelangan tangan nya . jam telah menunjuk kan jam 08.00 pagi.
" apa tidak terlalu pagi ?" tanya kakek.
" tidak ayah , kalau kami pergi nya agak siang kami akan sampai malam hari di sana " ucap papa aini yang diangguki kakek dan nenek.
" ah baik lah , mari kakek antar kalain sampai ke depan pintu " ucap kakek dan bangkit dari duduk nya dan di ikuti oleh yang lain nya.
nenek yang selalu mengajari mereka memasak dan kakek yang selalu mengajari mereka berkebun.
nenek pun mengelus punggung mereka dengan lembut . nenek pun seperti itu sangat berat melepas kan mereka pergi tetapi nenek dan kakek tidak boleh egois.
" kenapa menangis , kalian tidak boleh menangis kalian bisa datang ke mari kapan pun kalian mau " ucap nenek lembut sambil mengelus punggu maya dan aini. yang lain yang melihat maya dan aini menjadi ikutan sedih ya walapun hanya sebentar tinggal di sini tetapi mereka mempunyai kenangan tersendiri.
seperti membantu bergotong royong , membantu keluarga udin dan memberi fasilitas buat masyarakat di desa.
ya kalian masih ingat bukan tentang udin. ya reza , rico , kakek dan dsdy reza ,papa reza.juga membantu perekonomian udin untuk menyembuh kan penyakit ibu udin dan membiyayai sekolah adik adik udin dan udin sungguh berterima kasih kepada mereka karena mau membantu mereka .
__ADS_1
" sudah la maya ,aini kalian tidak malu apa dilihat oleh reza dan rico masak sudah besar masih saja nangis." goda nenek .
" ah nenek " ucap aini dan maya serempak . aini dan maya melepas kan pelukan mereka.
" haha sudah la jangan menangis lagi nanti jelek. " ucap nenek. dan di angguki maya dan aini . aini berjalan ke hadapan kakek dan memeluk kakek dengan erat. kakek pun mengelus punggung aini dengan lembut.
" sudah lah cucuk ku jangan menangis lagi nanti " ucap kakek dan dia ngguki aini , aini pun melepas kan pelukan nya .
" kakek nenek kami pamit " ucap papa aini.
" baik lah hati hati di jalan " ucap kakek yang di balas anggukan oleh mereka . meraka pun berjalan menuju mobil mereka masing masing dan masuk ke dalam mereka pun membuka kaca mobil merek.
" dada kakek , assalamualaikum " ucap mereka serempak dan melambaikan tangan dan di balas lambaian tangan oleh nenek dan kakek.
" ya waalaikum salam " ucap nenek dan kakek serempak. perlahan lahan mobil pun melaju meninggal kan pekarangan rumah nenek dan kakek . setelah tidak terlihat mobil mereka nenek pun menitik kan air mata nya. kakek yang melihat nenek menangis pun segera memeluk nya.
" jangan menangis mereka pasti akan sering kemari " ucap kakek dan diangguki nenek. mereka pun berjalan masuk ke dalam rumah.
sedangan kan aini dan yang lain nya juga menitik kan air mata karena sedih.
**huhuhu episode kalia ini terlalu banyak bawang ya teman teman .
aku sendiri yang membuat cerita nya juga ikut sedih**.
__ADS_1