
Hari ini hari yang membahagia kan untuk ku,karena ada tawaran pekerjaan dari teman lama ibu ku bu Lili, untuk membantu nya membuat pesanan khatering.
Beliau mempercaya kan kepada ku karena dulu aku sering membantu almarhumah ibu ku dan tak jarang aku menggantikan nya memasak jika dia lagi kurang sehat.
"Semoga kamu betah kerja disini ya ning!!".Ucap bu Lili.
" Terima kasih bu Lili,sudah percaya sama saya".Balas ku.
"Kamu lanjut pekerjaan nya, masak yang enak ya ning,biar nambah langganan katheringan kita lagi,seperti ibu mu dulu,masakan nya selalu jawara syukur nya nurun di kamu ya ning".Ucap nya sambilan tersenyum.
" Alhamdulillah bu,tapi saya masih tahap belajar bu". Balas ku merendah.
Aku sangat bersyukur sekali,karna bisa di percaya Bu Lili untuk bekerja di usaha katheringnya.Sebenarnya dulu Mba Diah tetangga satu kampung dengan ku yang bekerja dengan Bu Lili,namun sekarang dia tidak bekerja lagi lantaran banyak pelanggan yang komplain dengan masakan nya,sehingga banyak yang berhenti berlangganan.
Hampir saja usaha Bu Lili mengalami gulung tikar,namun atas izin Allah kami di pertemukan di perempatan jalan sewaktu aku mengantar cucian ke rumah pelanggan ku.
Dan dari situ lah semangat dia mulai muncul kembali untuk menerus kan usaha nya lagi.
__ADS_1
Sekarang langganan sudah bertambah namun tidak sebanyak dulu.
"Imah.. ikan nya semua dicuci ya yang bersih terus di berikan perasan jeruk limau biar tidak amis".Titah ku kepadanya.
Imah merupakan salah satu pekerja di tempat Bu Lili. Pekerja bu Lili ada 4 orang,termasuk aku salah satu nya. Dan Imah lah anggota paling lama di tempat bu Lili.
" OK mba ..!!". Sembari membulat kan jari nya membentuk huruf O.
"Semenjak mba Nining yang megang dapur,masakan nya menggugah selera banyak menu baru,mantap sekali Mba.Si Dimas bilang banyak pelanggan baru karena masakan mba ".
"Ya mba kasihan Bu Lili,kemarin banyak yang berhenti berlangganan.Sempat gemesh aja liat tingkah mba Diah kemarin,dia menggunakan cara licik untuk menjatuhkan Bu Lili, karena dia juga mau buka kathering maka nya dia sengaja membuat kacau masakan di sini supaya pelanggan berhenti berlangganan".
Aku terkejut mendengar nya.Apa mungkin Mba Diah seperti itu.Tapi memang sih,tidak lama dia keluar dari Bu Lili dia membuka usaha katheringan sendiri.Namun aku tak mau menanggapi nya dengan berlebihan,karena itu bukan urusan nya pikir nya.
Pukul 9 semua masakan sudah tersaji, tinggal menyusun pesanan saja. Hari ini aku menyajikan ikan Nila asam manis serta capcay,juga beberapa menu lainnya.
Pukul 5 sore waktunya kami pulang,masing-masing dari kami di beri kan bungkusan berupa lauk pauk untuk di bawa pulang,itu juga salah satu hal yang ku syukuri setidaknya aku tak memikirkan lagi lauk pauk untuk di rumah..
__ADS_1
" Assalamualaikum..".Aku mengucapkan salam terdahulu sebelum masuk ke rumah ku.
"Waalaikum salam.. yeyy ibu pulang.. ibu pulang.. ".Sorak si bungsu ku.
"ibu bawa apa hari ini ? ".Tanya si kakak.
"Alhamdulillah,ibu bawa ayam goreng nanti kita makan bersama ya".Sahut ku.
"Yeyy .. yeyy.. yeyyyy.. ".Mereka kompak bersorak kegirangan.
Aku tersenyum melihat tingkah mereka,lalu aku bergegas masuk menyalin lauk pauk ke dalam piring.
"Ayah kemana Kak? ".Tanya ku.
"Ayah pergi bersama teman nya tadi ma".Sahut si kakak yang sejak tadi memperhatikan ku menyalin lauk pauk ke dalam piring.
Setelah itu, aku lanjut membersihkan diri karena aktivitas seharian hingga membuat badan ku lengket.
__ADS_1