
"oh iya mi,abah lupa kasih tau clara kalau farel akan mengajarinya ngaji,sebentar abah ke atas dulu ya mi,mau bilangin ke clara,"
"iya bah,"
tok tok tok "clara"panggil abah
"masuk aja bah gak di kunci kok"
"ada apa" tukas clara
"abah cuma mau bilang kalau mulai besok,selesai kuliah langsung pulang jangan kelayapan,karna kamu akan belajar mengaji,umi sudah cerita semua sama abah,"
"tapi bah...."belum sampai kalimat yang akan di ucapkan clara abah sudah memotong nya
"farel yang akan ngajari kamu ngaji"
mendengar itu clara jadi senang,sekaligus gak nyangka karna dengan itu otomatis dia akan ketemu dengan farel terus
"baiklah bah,tidak apa,pokoknya selesai kuliah clara langsung pulang,gak akan kelayapan"jawab clara antusia
abah yang mendengar jawaban clara pun jadi senang
"ya sudah abah turun dulu mau siap siap ke kantor"
"ok bah"
__ADS_1
sementara di rumahnya, farel bingung entah apa yang harus dia lakukan saat mengajar clara,
"tenang farel,tenang,anggap saja clara hanya anak kecil yang harus di ajari ngaji" tutur farel pada dirinya sendiri
"tapi tetap saja clara adalah gadis remaja yang berumur 20 tahun,"ujar farel lagi
"ok pokoknya tenang,buat mimik wajah se cuek mungkin,ok baik"tutur farel lagi sambil memandang cermin.
Berbeda dengan clara yang senang kegirangan sampai loncat loncat di atas kasur nya,
seperti biasa saat subuh keluarga pak salman berjama'ah ke masjid dan kali ini clara lebih bersemangat dari sebelumnya,ya tentunya karna ada farel,
di sisi lain, pukul 03,15 farel sudah bersiap siap untuk berangkat ke masjid,sesampainya farel pun langsung adzan yang membuat semua mata wanita tertuju padanya termasuk clara.
sesampainya di kampusnya clara langsung mencari teman teman nya,
"eh,nanti gue langsung pulang ya,"
"tumben"sahut teman teman clara
"biasa ada guru private"
"hah,sejak kapan lho pakek guru privat segala,di sini aja lho males" celetuk intan tak percaya
"sebenarnya gue juga ogah sih,tapi setelah lihat gurunya gue yakin,bahkan kalian pun akan lebih memilih guru privat di banding kuliah,"
__ADS_1
"gue kepo,siapa sih orang itu,yang udah buat clara jadi segitunya,setau gue nih ya,banyak tuh cowok cowok cakep yang deketin lho,tapi gak ada yang lho lirik satupun,"ketus vina
"dari banyaknya cowok cakep yang deketin gue,mereka semua mah lewat,gak ada apa apanya di banding sama pangeran gue"
"terserah lho deh,yang penting jangan sampek kayak buaya darat adit itu"
"udah ah,kenapa jadi bahas dia sih,males gue denger namanya aja," ketus clara
"ya udah masuk yuk,"
sepulang kuliah seperti yang clara bilang,dia pulang lebih dulu dari teman temannya karna gak sabar buat ketemu farel,
"gue duluan ya"
"ok"
tetapi sesampainya di rumah,clara gak menemukan siapa siapa hanya bi minah di dapur,
menurut clara sesampainya di rumah dia akan langsung ketemu farel, nyatanya tidak,karna clara juga belum tahu profesi farel,
"bi, umi sama abah belum pulang,"
"belum non,"jawab bi minah sopan pada clara
pukul 05.30,clara yang tidak terbiasa pulang sore jadi bosen dan naik ke kamarnya,saat clara merebahkan tubuh di kasur nya, tiba tiba ada sebuah notif whatsapp masuk di handphone nya.
__ADS_1