
mendengar lantunan mengaji putrinya,bu nur terkejut karna setahu bu nur dulu ngajinya clara tak seburuk itu,
setelah selesai pak salman pamit pada farel untuk pulang terlebih dahulu
"saya duluan ya nak farel,nanti jangan lupa mampir ke rumah jika kamu tidak tau nanti biar di tunjukin sama clara putri saya yang tadi,karna dia juga masih mengaji di sana",tunjuk pak salman pada clara,
"iya ustad,saya mengerti"
"umi mari pulang,clara nanti biar pulang setelah selesai semua"
pak salman dan bu nur pun pergi meninggalkan clara yang masih menyelesaikan ngajinya,clara yang biasanya membantah sekarang malah senang karna disana ada farel,
di perjalanan, bu nur menceritakan keadaan lantunan mengaji nya clara pada pak salman.Pak salman yang mendengarkan pun terkejut karna dulu emang clara sangat mahir dalam membaca al qur'an karna pak salman sendiri yang mendidiknya,
"tapi sekarang abah gak bisa seperti dulu mi,yang mengajari clara ngaji,umi tau sendiri kan urusan kantor sekarang semakin sibuk,"ujar pak salman
"umi juga kan harus ke rumah sakit bah,gimana mau ngajari clara,"
pak salman adalah ceo di perusahaan miliknya,sedangkan bu nur pemilik rumah sakit ternama di kota itu yang tidak akan memungkinkan mereka untuk mengajari putri nya sendiri,
tiba tiba pak salman punya ide yang terlintas di otaknya
__ADS_1
"abah tau siapa yang akan mengajari clara"
"siapa bah..?"
"nanti umi juga akan tau sendiri,dan mudah mudahan dia juga bisa merubah sifat dan sikap clara"tukas pak salman sambil tersenyum pada istri nya.
di masjid semua kegiatan sudah selesai dan clara sudah berjalan meninggalkan masjid,farel pun juga sudah selesai mengajari anak anak mengaji,lalu farel mengambil motornya,tetapi tidak menaikinya melainkan menuntunnya di belakang clara tanpa clara sadari,akan tetapi clara tersandung dan tersungkur ke jalan yang membuat luka akibat kecelakaan tadi berdarah karna terbentur jalanan,farel yang melihatnya pun segera menghampiri clara dan melihat darah yang mengalir di siku lengan clara,
"ini pasti gara gara aku nabrak kamu tadi kan,"
"nggak kok,gak apa apa" jawab clara cepat dan langsung menutupi lukanya,
"aawww"ringis clara saat menutupi lukanya
farel yang melihat pun jadi tidak tega, tetapi merasa canggung juga untuk menyentuh clara,
"tunggu disini ya"ucap farel saat melihat toko yang tidak jauh darinya,
clara pun mengangguk,
tidak selang berapa lama,farel kembali dengan membawa air,dan juga obat,
__ADS_1
"boleh aku lihat lukanya,"
clara pun membuka sebagian lengannya agar lukanya terlihat,farel yang melihatnya sedikit meringis karna membayangkannya seperti farel juga merasakan perihnya,
dengan hati hati farel membersihkan lukanya serta memberinya obat,clara yang sedari tadi melihat sambil senyum senyum, seakan semua perih di lukanya hilang saat melihat farel,
farel yang merasa di tatap dari tadi merasa gak nyaman dan segera mengobati luka clara,
"sudah selesai"ucap farel tanpa melihat pada clara sambil memasukkan obat obatnnya pada kantong plastik,sedangkan clara yang sedari tadi melihat farel langsung tertegun dan langsung berdiri.
"terima kasih" ucap clara sambil senyum yang hanya dibalas anggukan kecil oleh farel
"ya sudah, mari jalan"
clara yang mendengarpun bingung
"ja..jalan ba..reng gitu"ucap clara sedikit gelagapan
"iya, tadi ustad salman bilang suruh mampir ke rumahnya,aku gak tau jadi pak salman nyuruh kamu yang nunjukin jalannya"
"mm ya sudah ayo"jawab clara sambil lalu membalikkan badan disertai kesenangan yang amat sangat.
__ADS_1