
"Assalamualaikum"ucap clara saat memasuki ruangan farel dan clara mendapati farel yang duduk bersandar di sofa panjang di ruangan itu sambil memijat kedua pelipisnya dengan tangan
"Waalaikumsalam ternyata kamu beneran kesini pakai baju itu"jawab farel
"Kamu kenapa sakit"ujar clara mendekati farel dan duduk di sampingnya mengabaikan perkataan farel
"Nggak kok cuma capek aja baru selesai meeting"
"Pasti juga karna belum makan,ya udah makan dulu nih sudah di masakin sama bibi,biar aku siapin dulu ya"ujar clara lalu mengeluarkan semua makanannya
"Saya maunya di suapin"ujar farel di telinga clara
"Sejak kapan kamu jadi manja gini"ucap clara tanpa melihat farel dan menyiapkan makanan
"Sejak kamu jadi istri saya"ucap farel masih tepat di telinga clara sehingga membuatnya menggeliat karna geli
__ADS_1
"Ya udah nih aaa"tanpa menolak permintaan farel clara lalu menyodorkan sesuap demi suap ke mulut farel,sedangkan farel sendiri terus memandangi clara dari tadi sehingga membuatnya gak enak
"Kamu lebih cantik kalau pakai jilbab"ucap farel kemudian
Clara hanya menundukkan wajahnya di puji oleh farel karna dia yakin bahwa sekarang clara sudah benar benar seperti kepiting rebus
"Saya mau kamu terus seperti ini dan tidak membuka auratmu untuk siapapun kecuali saya,karna hanya saya yang berhak melihatnya,lagi pula aurat itu dosa kalau di pertontonkan ke orang lain yang bukan mahramnya,dan kamu tahu siapa yang menanggung dosanya"ucap farel panjang lebar menasehati clara dan di dengar baik baik oleh clara
"siapa"tanyanya
"Jadi selama ini aku hanya selalu membuatkan dosa untuk abah"ujar clara sedih
"Sudah jangan sedih,setidaknya sekarang kamu harus jadi yang lebih baik dari sebelumnya di mulai dari yang terkecil dulu yaitu menutup auratmu seperti ini"ujar farel sambil mengusap puncak kepala clara yang berbalut jilbab
"Sudah jam berapa ini kamu gak mau berangkat ntar telat loh"ujar farel kemudian
__ADS_1
"Iya aku mau berangkat dulu,oh ya kapan kamu ngambil mobil kamu itu kok sudah ada di rumah aja"
"tadi pagi saat kamu masih mandi saya minta tolong sama teman saya buat bawakan mobil ke situ dan saya bilang untuk memberikan kuncinya sama bibi,mobil kamu biar saya yang pakai,kamu pakai mobil saya karna lebih kecil dan tentunya lebih keren"ujar farel sambil memuji mobilnya sendiri yang tentu memang lebih bagus dari mobil clara
"Itukan juga pemberian dari abah,aku berangkat dulu ya,assalamualaikum"
"waalaikumsalam"jawab farel sambil menyodorkan tangannya tanda memberi isyarat pada clara agar menciumnya lalu clara segera meraihnya dan menciumi punggung tangan suaminya itu lalu segera berbalik badan untuk keluar
"Tunggu dulu"cegah farel saat clara akan membuka pintu,clara yang merasa di cegah oleh farel menoleh padanya dan farel pun mendekatinya
"Hati hati di jalan ya"ujar farel lalu sebuah ciuman mendarat di kening istrinya itu dengan lembut dan cukup lama,clara yang mendapat perlakuan seperti itu secara tiba tiba langsung membelalakkan matanya tetapi kemudian clara merasakannya
"Ya sudah kamu berangkat sana nanti telat,kapan kapan biar saya antar kamu"ujar farel lagi setelah melepas ciuman itu
"mmm iya aku berangkat dulu daaah"jawab clara sambil melambaikan tangannya lalu keluar dari ruangan farel dengan perasaan yang berbunga bunga.
__ADS_1
Selama melewati ruangan para karyawan clara terus mengumbar senyumnya hingga masuk ke dalam mobil bahkan selama perjalanan clara hanya memikirkan kejadian di kantor farel tadi.