
"ya ampun clara,ini beneran lho,ya ampuun,lho keturunan bidadari ya,gila,ini mah udah bukan orang,"ujar novi takjub melihat clara
"iih terus kalo bukan orang apaan,setan,ini gue serius nanya,pantes gak gue pakek jilbab gini,"
"ya ampun ra,ini mah pantes banget,gue aja yang cewek ngeliat lho langsung takjub gini,apalagi cowok coba,tau gak sih ra,kecantikan lho tuh seakan bertambah 120 derajat setelah pakek jilbab,"
"ih biasa aja kali,gue kan emang cantik dari sononya"jawab clara penuh percaya diri,
"eh,kalo gue terus pakek jilbab kayak gini sehari harinya,pantes gak ya,"timbal clara lagi bertanya pada novi
"kalo gue sih lebih milih lho yang kayak gini,keliatan lebih adem gitu di pandang,ya gak tau kalo temen temen kampus lho"
"iya yah,nanti pasti akan di ejek,tau deh gue pikir pikir dulu,atau gue pakek jilbabnya setelah wisuda gue selesai kali ya,"ujar clara tampak berpikir keras,
"terserah lho aja sih,ya,kalo menurut gue nih,orang yang mau berubah jadi lebih baik itu emang banyak cobaan nya ra,jadi lho pikirin aja dulu mateng mateng"
tiba tiba di lantai bawah ada suara bel rumahnya clara yang di sertai dengan salam,lalu di jawab oleh bi minah,
"eh,kayaknya itu sudah dateng deh,sini sini ayo kalo lho mau tau,"ujar clara sambil menyeret tangan novi
__ADS_1
"iih sabar kali ra,pelan pelan aja"
novi dan clara yang mengintip dari lantai atas, tiba tiba novi seakan mengenal farel,
"itu kan pa...."belum selesai ucapan novi, tapi bi minah sudah memanggil clara
"non clara,sudah di tungguin sama den farel di musholla"
"iya bi,eh gue turun dulu ya,lho kalo gak mau ikut tunggu aja di kamar,lanjutin drakornya, kalo butuh apa apa,panggil bi minah aja,"
"iya iya sana,gue tungguin,"ucap novi yang masih dengan tatapan bingung,
"assalamualaikum"
"waalaikumsa...lam"ucap farel yang takjub saat melihat clara,
"masyaallah,apakah saya sedang bermimpi ataukah ini hanya halu"batin farel
"maaf ustad,itu ponselnya jatuh"ucap clara sambil menunjuk ponsel farel yang sudah ada di lantai,
__ADS_1
"eh,iya maaf,tadi kelepasan,genggamnya kurang erat"jawab farel dengan grogi
"ya sudah ayo mulai biar lebih cepat,"ucap farel yang di jawab anggukan beserta senyum manis dari clara yang membuat farel semakin grogi,
mengaji pun di mulai dan kali ini clara sudah semakin mahir bahkan tanpa di bimbing farel hanya ada beberapa yang perlu di perhatikan,akan tetapi kali ini bukan clara yang curi curi pandang melainkan farel yang diam diam memperhatikan clara saat sedang membaca al qur'annya sampai clara selesai membaca, tapi tidak di sadari oleh farel,
"sudah selesai ustad"ucap clara lalu melihat pada farel
"eh iya,sudah selesai ya,kalau begitu cukup sampai di sini saja,membaca kamu juga sudah lebih baik dari yang kemarin,"ucap farel sedikit salting karna terciduk sedang memperhatikan clara,
"kalau begitu saya langsung pamit saja,mau langsung ke masjid,karna sebentar lagi juga sudah waktunya ashar,"pamit farel
"iya ustad silahkan"
"assalamualaikum"
"waalaikumsalam"
farel pun meninggalkan rumah clara dan langsung menuju masjid,tetapi perasaanya masih agak salting pada clara.
__ADS_1