
setelah farel menerima rantang makanan yang di bawakan oleh wanita itu,dia pun masuk ke dalam rumahnya,begitupun clara juga melajukan motornya meninggalkan perumahan itu menuju teman temannya,clara pun berpikir bahwa dirinya memang tidak pantas dengan farel jika di bandingkan dengan wanita tadi,
"apalah daya diri gue di banding wanita itu,yang jelas jelas lebih sholehah,sedangkan gue hanya anak yang selalu menentang orang tuanya dan selalu kelayapan,apakah pantas jika gue mengharapkan cintanya,"batin clara
"jangan menyerah dulu clara,lho harus yakin dan percaya diri kalo semua akan berubah,dan farel akan mencintai lho,pokoknya jangan menyerah sampai lho dapetin perhatiannya farel,lagian belum tentu wanita itu ada hubungan spesial dengan farel kan,"batin clara mencoba meyakinkan dirinya sendiri,hingga sampailah dia di tempat tujuannya,
"hei ra,disini"teriak temen temen clara sambil melambaikan tangannya setelah melihat clara,
"kenapa lho murung gitu,kayak gak semangat hidup aja lho,hidup tuh harus di nikmatin, jangan di buat susah,"ujar intan saat melihat wajah murung clara,
"bete gue,habis patah hati,"
"kenapa siih,ada apa,cerita aja,"timbal eva
"gimana perasaan kalian jatuh cinta sama ustad ganteng,tapi penampilan lho kayak gini,sedangkan lawannya adalah ustadzah ustadzah cantik,sholeha lagi,"ujar clara dengan wajah sedih tanpa melihat ke teman,
__ADS_1
"ya kalo gue sih,mundur aja,cari yang lebih setara gitu sama gue,yang lebih nerima gue apa adanya gitu,btw,emangnya lho jatuh cinta sama ustad gitu,"ujar vina memberi jawaban,
"he'em,gimana gak jatuh cinta cobak,orang ustadnya aja udah mirip artis artis hollywood,gagah,baik,sopan,pokoknya the best lah,"ucap clara sambil membayangkan farel
"ya kalo menurut gue sih,gak ada salahnya buat kita memperjuangkan cinta,tapi kalo keadaannya udah kayak gini gue gak tau juga,atau mungkin emang lho mau berubah,"timbal eva
"iya tuh, kalo lho emang beneran cinta sama dia gak ada salahnya buat lho perjuangin,gak ada salahnya juga buat lo ngerubah jadi lebih baik,"timbal intan
"iya juga sih,tapi masalahnya,berubahnya itu lho,masak gue ke kampus harus pakek jilbab,kan malu nanti di ejekin sama anak anak di sana,"
"iya sih,terus kalian setuju gitu kalo gue berubah lebih baik,istilahnya lebih sholehah lah meskipun sedikit,"
"kita sih gak akan ngelarang,itu juga kan demi kebaikan lho,masak kita mau ngelarang kebaikan,ya gak temen temen,justru kita nih yang takut nantinya di kira ngajakin hal yang gak bener,"timbal vina,lalu di jawab anggukan oleh yang lain,
"ya nggaklah,kalian temen baik baik,walau agak gesrek"ujar clara
__ADS_1
"yeeeee,lho juga gesrek kali,intinya nih ya,kita disini gak nyuruh, juga gak ngelarang lho kok, cuma sebagai temen kita disini memberi solusi,"ujar intan
"iya,makasih ya semua udah mau ngertiin gue,eh btw kapan kapan gw kenalin kalian sama sahabat gue,namanya novi,biar sekalian juga ikut ngumpul kayak gini,"
"sejak kapan lho punya sahabat selain kita,"
"udah lama sih sebenarnya,cuman gak ada waktu aja ngenalin ke kalian"
"ooh ya udah deh kapan kapan ajakin aja"
"ok,udah malem nih gue balik ya,"ujar clara pamit,
"iya,sampai ketemu lagi,"
"iya, by"clara pun meninggalkan teman temannya dan berlalu pergi ke rumahnya.
__ADS_1