
setelah mendengar kenyataan yang diungkap ibu lingga,bahwa diri nya lah yang ikut andil dalam persembunyian nya.membuat nya menjadi tenang.akhir nya mutiara pun menelpon emak mirna.agar semua nya jelas.
tuttttttt.....tuttttt
"assalamualaikum emak sehat" tanya mutiara.
"waalaikum salam...sehat sayang...emak udah kangen kamu sama si cantik" ucap emak mirna karena memenag sudah lama mereka tidak bertemu,terakhir saat intan berumur 3 tahun.
"emak boleh mutia tanyakan sesuatu pada emak" tanya mutiara.
"boleh donk sayang" jawab nya.
akhir nya mutiara menceritakan apa yang ibu lingga katakan.dan emak mirna pun mengatakan kebenaran nya.kalau ibu lingga lah yang membantu nya menyembunyikan mutiara.termasuk memenuhi kebutuhan mutiara saat hamil.
setelah mendengar semua penjelasan emak mirna.termasuk depresi dan hampir gila nya lingga.mutiara sedikit melunak.
mutiara pun menyadari bahwa intan juga berhak mendapat kasih sayang papa nya.
walau dalam nasab intan adalah anak nya.karena intan hadir di saat diri nya tidak terikat pernikahan dengan papa intan.
******
seperti biasa pagi ini intan sudah siap-siap untuk berangkat sekolah,setelah sarapan intan langsung berangkat sekolah di antar bunda nya.tidak lupa setiap akan berangkat sekolah intan akan mencium dulu oma dan opa nya.
"belajar yang pintar ya sayang,nurut sama guru" nasihat sang opah
"siap opah.." jawab intan dengan senyum manis nya.
"kesayangan omah" ucap omah.
"ukhhh. .omah kesayangan intan" jawab intan sambil tersenyum manis .
seperti itulah intan dan omah nya.mereka selalu saling bermanja-manja.
"ayo sayang nanti kesiangan loh" ajak mutiara
__ADS_1
*****
sampailah mutiara dan intan di sekolah nya.dari dalam mobil mutiara sudah melihat lingga yang berdiri di gerbang sekolah intan.
mungkin lingga melakukan itu karena mutiara tidak pernah mengangkat telepon nya,apa lagi membalas pesan nya.
saat melihat intan dan mutiara turun dari mobil nya,lingga tampak tersenyum ke arah ibu dan anak itu,namun mutiara masih pada mode judes nya.dan intan tersenyum balik pada Ayah yang dia ketahui sebagai om yang baru dia kenal.
"selamat pagi sayang" ucap lingga berjongkok.mensejajarkan tubuh nya denga intan.
"selamat pagi om" sapa kembali intan.
"kok masih panggil om sih...panggil papa atau ayah" pinta lingga.
"jangan membuat nya bingung..."ucap mutiara tegas.
"ayo sayang masuk..tuh miss sudah menunggu mu" bujuk mutiara.sambil menggendong intan.
padahal mutiara sengaja berlama-lama di dalam sekolah agar lingga kesal dan segera pergi,namun saat mutiara keluar dari gerbang sekolah lingga masih setia menanti nya.
"kita perlu bicara "ucap nya sambil menarik tangan mutiara. "jangan memberontak kalau tidak aku bisa berbuat nekat lagi..aku hanya ingin berbicara baik-baik dengan mu" ucap lingga lagi sambil membawa mutiara ke dalam mobil nya.
lingga memakaikan seatbelt kepada mutiara dan segera mengendarai mobil nya.di dalam mobil hanya keheningan yang terasa.tidak ada yang memulai pembicaraan.
lingga memberikan sebuket bunga yang di campur dengan beberapa coklat batangan kesukaan mutiara.yang dulu sering dia berikan saat masih berpacaran.
"apa ini...aku bukan anak kecil" ucap mutiara jutek.padahal dia hanya pura-pura.
"oh...ya sudah kalau kamu tidak mau,aku akan memberikan pada orang lain." ucap lingga.kebetulan saat itu sedang lampu merah.lingga memanggil anak perempuan berada di lampu merah itu.
betapa bahagia anak tersebut saat lingga memberikan buket bunga berisi coklat tersebut.
mutiara masih dalam mode diam nya.sedangkan lingga seolah ingin membangkitkan masa indah nya dulu saat mereka masih menjalin cinta.lingga memainkan lagu-lagu kenangan saat mereka dulu berpacaran.
mutiara baru menyadari saat ini mereka keluar dari kota jakarta dan memasuki tol menuju kota bandung.kota dimana mereka dulu pernah hidup bersama walau tanpa ikatan pernikahan.dan di kota inilah mereka juga berpisah.
__ADS_1
"kamu mau bawa aku kemana lingga," tanya mutiara "dan bagaimana dengan intan,dia pasti mencari ku" ucap mutiara kembali,mutiara takut di culik dan di sekap kembali oleh lingga seperti dulu lagi.
"tenang saja mutia,aku tidak akan menculik mu seperti dulu,aku tahu yang aku lakukan itu salah.aku hanya ingin mengobrol dengan mu di tempat yang tenang dan soal mutiara tadi aku sudah menyuruh ibu menjemput nya dan mengantarkan ke rumah mu" ucap lingga.
mendengar ucapan lingga membuat nya tenang.
2 jam lebih mereka menghabiskan perjalanan.tibalah mereka di kawasa ciwideuy.tempat dulu mereka saling menyatakan perasaan nya.
lingga membawa mutiara ke situ pateangan(patenggang).mereka berdua menikmati hamparan luas nya situ.
"mutiara maafkan aku,atas semua kesalahan ku,yang mungkin sangat sulit termaafkan.aku masih sangat mencintai mu.aku tidak berharap kamu mau kembali menjadi istri ku tapi izinkan aku menyayangi dan ikut membesarkan intan.semenjak bertemu intan aku sudah jarang minum obat penenang lagi" ucap lingga.
mutiara hanya diam mematung tanpa berkata.seolah sedang memikirkan sesuatu.
"berpisah dengan mu bukanlah hal yang mudah untuk ku" lingga kembali berucap.
"bohong...tapi bukti nya kamu meninggalkan dan malah menikahi wanita pilihan orang tua mu" ucap mutiara.dengan mata lurus memandang ke arah danau.
"demi apa pun aku terpaksa menikahi nya.dan selama menikah dengan salwa belum pernah sekali pun aku berhubungan dengan nya.wajah mu selalu terbayang di mata ku" ucap lingga.
"ya..sudah jangan bahas itu lagi..toh semua sudah terjadi.kita besarkan intan bersama,tapi untuk kembali pada mu,aku masih belum bisa,masih banyak hal yang harus ku fikirkan,dan aku juga masih trauma " jelas mutiara.
lingga memaklumi apa yang di rasakan mutiara.semoga seiring berjalan nya waktu dia juga bisa nengobati luka hati yang pernah di torehkan.
"sekarang kita sahabat ya...sahabat dalam membesarkan dan memberi kasih sayang pada intan." ucap lingga sambil memberiKan jari kelingkingnya.
mutiara mengangguk dan memberikan jari kelingking nya juga.
lingga menikmati wajah cantik yang selalu tersemat di hati nya.cinta pertama nya,cinta sejati yang sempat membuat nya hampir gila.
lingga tidak akan pernah membuat mutiara menjauhi nya lagi.lingga berjanji akan menjaga mutiara dan intan.sekali pun mutiara hanya menganggap nya teman.yang terpenting bagi lingga bisa dekat dengan buah hati dan cinta nya.
akhir senja telah tiba mereka memutuskan untuk kembali ke jakarta.
bersambung...
__ADS_1