
lingga dengan senang hati mengantarkan intan ke sekolah nya.selama di perjalanan intan yang juga di temani suster nya terus mengoceh,membicarakan banyak hal.lingga merasa hidup nya kembali berarti.
setelah sampai sekolah intan,lingga pun mengantar nya sampai depan kelas intan.
"belajar yang baik ya sayang...biar pintar" nasihat lingga pada putri nya.
"baik om..." jawab intan keceplosan mungkin karena belum biasa..
"kok om lagi sih" protes lingga.
"upsss...lupa" intan menutup mulut nya.
sungguh lingga merasa gemas dengan tingkah lucu putri nya tersebut.
"baik papah.."ucap intan.
"bagus...makasih sayang" ucap lingga sambil mengusap kepala intan.
"papa juga hati-hati di jalan nya" ujar intan.sambil menampilkan senyum manis nya.
"dah...papah" intan melambaikan tangan nya.
begitu pun dengan lingga yang melambaikan tangan dan memberi ciuman jauh untuk putri kecil nya.
"ya...tuhan sebahagia inikah rasa nya menjadi seorang ayah" ucap lingga dalam hati nya.sambil memegang jantung nya yang berdegup kencang.
__ADS_1
lingga pun pergi dari sekolah putri nya,dan menitipkan pada pengasuh intan.kalau tidak ada rapat penting ingin rasa nya lingga menunggu intan sampai pulang sekolah.
dengan hati yang di liputi rasa bahagia lingga menuju rumah nya dulu untuk mengganti pakaian nya.
setelah sampai rumah mengganti pakaian dan segera berangkat ke kantor nya.
di kantor lingga ingin segera mengakhiri rapat nya,namun tidak bisa karena ada investor asing yang sangat penting.
tibalah jam makan siang dan rapat pun di tunda terlebih dahulu. lingga tidak menyia-nyia kan waktu nya agar bisa menjemput putri nya.sungguh lingga seperti menemukan kembali hidup nya.
sesampai di sekolah intan.lingga segera memarkirkan mobil nya.namun saat sampai ternyata semua murid sudah pulang,termasuk intan.lingga akhir nya menelpon mutiara,namun tidak di angkat.akhir nya lingga menelpon suster intan.karena tadi lingga sempat meminta nomor telepon suster nya intan.
"mbak..intan sudah pulang"tanya lingga
"sudah pak...di jemput ibu,kata nya mau di bawa buat periksa gigi" jawab suster pengasuh.
"tidak pak...ibu memang rutin memeriksakan gigi adek setiap 6 bulan sekali" suster menjelaskan.
"oh..ya sudah terima kasih mbak" ucap lingga menutup pembicaraan.
"sama-sama..pak" jawab suster pengasuh intan.
"eh...sebentar mbak..dokter mana biasa intan di periksa." tanya kembali lingga.
pengasuh pun memberi tahukan dokter langganan majikan nya.dan dengan segera lingga menyusul mereka.
__ADS_1
tibalah lingga di klinik dokter langganan mutiara.namun dari kejauhan lingga melihat mutiara yang begitu akrab dengan seorang pria yang berjas putih,bahkan intan duduk di pangkuan dokter tersebut.mereka tampak seperti keluarga yang harmonis.hal itu lantas membuat lingga di landa gerah hati.
lingga yang tidak bisa menahan emosi nya,segera turun dan menghampiri mereka.
"intan...papa jemput kamu ke sekolah" ucap lingga tanpa permisi atau mengucapkan salam.
intan hanya diam.karena dia belum mengerti apa-apa.begitu pun dengan mutiara dia tampak cuek saja.
"ya sudah...terima kasih dokter luki"ucap mutiara.karena mutiara malas jika harus berdebat dengan lingga,apa lagi di depan orang lain dan putri nya.
"ayo sayang..."ajak mutiara pada putri nya.
mutiara pun segera pergi.sambil menuntun tangan intan.
"ayo..kita pulang bersama" ajak lingga.
"aku bawa mobil sendiri" jawab mutiara datar.
lingga tidak berani memaksa.dia takut mutiara akan menjauhi nya lagi.
"mutia..maafkan atas sikap ku tadi" ucap lingga.
mutiara tidak menjawab.mutiara memasukan intan mobil dan mutiara pun segera masuk mobil nya.
sungguh mutiara sebenar nya kesal dengan sikap lingga yang tadi.
__ADS_1
bersambung.....