
aku bergegas menemui Airin .
rasa khawatir dan penasaran langsung muncul di benakku , kenapa Airin bisa langsung menangis .
ada apa sebenarnya ? .
terlihat Airin duduk dan menangis tersedu desu , aku menghampirinya
" Rin , kamu kenapa ? " tanyaku
" Ramaaa " Airin menangis semakin keras
aku langsung merangkul dan coba menenangkannya , Airin terlihat sangat terpukul .
" hey Airin kenapa ? cerita padaku apa yang terjadi Airin ! " tanyaku
" ka Hilman Rama ka Hilman " jawab Airin
" Hilman siapa Airin ? tanyaku
" mantan aku " jawab Airin
" ada apa dengan kak Hilman ? dia nyakitin kamu lagi ? " tanyaku
" engga Rama " jawab Airin
" ya terus kenapa ? kenapa kamu bisa menangis seperti ini ? " tanyaku
__ADS_1
" dia meninggal Rama "
tangisnya semakin keras , Airin terlihat sangat terpukul atas kejadian itu .
dia masih menangis dan aku coba menenangkannya .
aku tak menyangka Airi bisa sangat terpukul kehilangan kak Hilman .
mungkin karena Airin sangat menyayangi mantannya itu .
aku terus mencoba menenangkannya dan mencoba sedikit menasehatinya .
" sabar ya Rin , kita doakan saja semoga kak Hilman tenang di sana , dan di terima di sisi sang pencipta , kamu harus tabah ya " menangkan Airin yang terus menangis
" kenapa kak Hilman begitu cepat ninggalin aku Rama , kenapa ? " tanya Airin
" kenapa begitu singkat aku dekat dengan kak Hilman lagi Ram " tanya Airin dengan air mata yang tak henti mengalir
" dekat ? memang kamu dekat lagi sama kak Hilman ? " tanyaku
" iya Rama , aku mau minta maaf sama kamu !
jawab Airin
" minta maaf buat apa Rin ? " tanyaku
" akhir akhir ini aku pulang ga bareng kamu dan bilang ngerjain tugas bareng temen itu bohong Ram , aku sebenarnya pergi ke rumah sakit untuk menengok kak Hilman , dia sakit parah Ram , keluarganya menghubungiku lagi " jawab Airin
__ADS_1
" ouh , terus ? " tanyaku sedikit kecewa karena dia berbohong
" ya aku deket lagi sama kak Hilman , sudah beberapa hari ini aku temenin dia di rumah sakit Rama , maafin aku Rama , aku bohong sama kamu terpaksa , aku mau jaga perasaan kamu Rama , aku ga mau kamu kecewa karena ini " jawab Airin
" ya udah ga usah mikirin soal aku , aku ga akan marah sama kamu , yang terpenting sekarang kamu tenang ya Rin , jangan menangis lagi , kasian kak Hilman udah tenang di sana , mau aku temenin ke rumah duka ? " tanyaku
" terima kasih banyak Rama , kamu sangat bisa mengerti aku , kamu ga keberatan ? Airin berbalik bertanya
" aku ga keberatan dan ga merasa di repotin kok Rin " jawabku
" ya udah aku anterin kamu pulang dulu ya , terus kita ke rumah duka , jangan nangis lagi ya , jangan bikin aku khawatir "
aku mengantarkan pulang Airin dan langsung mengantarkannya ke rumah duka untuk melihat kak Hilman untuk yang terakhir kalinya .
jujur aku merasa kecewa karena dia dekat lagi dengan dengan kak Hilman .
bahkan aku cemburu melihat dia begitu terpukul kehilangan kak Hilman .
tapi aku coba sembunyikan perasaan itu , aku tak mau menambah beban untuk Airin .
sesampai di rumah duka , keluarga kak Hilman sangat menyambut dengan baik kedatangan Airin , mereka terlihat sudah sangat dekat satu dengan yang lain .
apalagi dengan kedua orangtuanya .
tangis Airin pecah ketika melihat jasa kak Hilman .
aku hanya bisa melihat itu dari kejauhan , melihat dia menangis di depan jasad kak Hilman .
__ADS_1