JANJI DIKALA ITU

JANJI DIKALA ITU
Tangis Airin


__ADS_3

aku bergegas menemui Airin .


rasa khawatir dan penasaran langsung muncul di benakku , kenapa Airin bisa langsung menangis .


ada apa sebenarnya ? .


terlihat Airin duduk dan menangis tersedu desu , aku menghampirinya


" Rin , kamu kenapa ? " tanyaku


" Ramaaa " Airin menangis semakin keras


aku langsung merangkul dan coba menenangkannya , Airin terlihat sangat terpukul .


" hey Airin kenapa ? cerita padaku apa yang terjadi Airin ! " tanyaku


" ka Hilman Rama ka Hilman " jawab Airin


" Hilman siapa Airin ? tanyaku


" mantan aku " jawab Airin


" ada apa dengan kak Hilman ? dia nyakitin kamu lagi ? " tanyaku


" engga Rama " jawab Airin


" ya terus kenapa ? kenapa kamu bisa menangis seperti ini ? " tanyaku

__ADS_1


" dia meninggal Rama "


tangisnya semakin keras , Airin terlihat sangat terpukul atas kejadian itu .


dia masih menangis dan aku coba menenangkannya .


aku tak menyangka Airi bisa sangat terpukul kehilangan kak Hilman .


mungkin karena Airin sangat menyayangi mantannya itu .


aku terus mencoba menenangkannya dan mencoba sedikit menasehatinya .


" sabar ya Rin , kita doakan saja semoga kak Hilman tenang di sana , dan di terima di sisi sang pencipta , kamu harus tabah ya " menangkan Airin yang terus menangis


" kenapa kak Hilman begitu cepat ninggalin aku Rama , kenapa ? " tanya Airin


" kenapa begitu singkat aku dekat dengan kak Hilman lagi Ram " tanya Airin dengan air mata yang tak henti mengalir


" dekat ? memang kamu dekat lagi sama kak Hilman ? " tanyaku


" iya Rama , aku mau minta maaf sama kamu !


jawab Airin


" minta maaf buat apa Rin ? " tanyaku


" akhir akhir ini aku pulang ga bareng kamu dan bilang ngerjain tugas bareng temen itu bohong Ram , aku sebenarnya pergi ke rumah sakit untuk menengok kak Hilman , dia sakit parah Ram , keluarganya menghubungiku lagi " jawab Airin

__ADS_1


" ouh , terus ? " tanyaku sedikit kecewa karena dia berbohong


" ya aku deket lagi sama kak Hilman , sudah beberapa hari ini aku temenin dia di rumah sakit Rama , maafin aku Rama , aku bohong sama kamu terpaksa , aku mau jaga perasaan kamu Rama , aku ga mau kamu kecewa karena ini " jawab Airin


" ya udah ga usah mikirin soal aku , aku ga akan marah sama kamu , yang terpenting sekarang kamu tenang ya Rin , jangan menangis lagi , kasian kak Hilman udah tenang di sana , mau aku temenin ke rumah duka ? " tanyaku


" terima kasih banyak Rama , kamu sangat bisa mengerti aku , kamu ga keberatan ? Airin berbalik bertanya


" aku ga keberatan dan ga merasa di repotin kok Rin " jawabku


" ya udah aku anterin kamu pulang dulu ya , terus kita ke rumah duka , jangan nangis lagi ya , jangan bikin aku khawatir "


aku mengantarkan pulang Airin dan langsung mengantarkannya ke rumah duka untuk melihat kak Hilman untuk yang terakhir kalinya .


jujur aku merasa kecewa karena dia dekat lagi dengan dengan kak Hilman .


bahkan aku cemburu melihat dia begitu terpukul kehilangan kak Hilman .


tapi aku coba sembunyikan perasaan itu , aku tak mau menambah beban untuk Airin .


sesampai di rumah duka , keluarga kak Hilman sangat menyambut dengan baik kedatangan Airin , mereka terlihat sudah sangat dekat satu dengan yang lain .


apalagi dengan kedua orangtuanya .


tangis Airin pecah ketika melihat jasa kak Hilman .


aku hanya bisa melihat itu dari kejauhan , melihat dia menangis di depan jasad kak Hilman .

__ADS_1


__ADS_2