
tapi sepintar pintarnya menyimpan bangkai tetap bakalan tercium suatu saat nanti .
dan itulah yang terjadi .
Airin mulai curiga dengan gerak gerik ku yang selalu tiba tiba menghilang saat tak bersamanya .
memang Airin lebih posesif di bandingkan dengan Dara yang lebih santai dan percaya saja dengan semua perkataan ku .
intensitas chat , telepon , video call pun lebih banyak dengan Airin .
jika saat tak bersamanya aku tidak mengabarinya , dia langsung menelpon ku .
di perjalanan menuju rumah Airin sepulang kuliah
" setelah nganterin aku mau kemana Ram ? "
tanya Airin
" seperti biasa jemput si adik , sialnya tadi pagi dia bilang mau di jemput " jawabku
aku berbohong karena sebenarnya aku akan menemui Dara .
" beneran jemput adik kamu Rama ? " tanya Airin
" iya Airin , kan biasanya juga kaya gitu " jawabku
" iya emang , tapi setelahnya kamu tuh suka ngilang Rama , langsung ga ada kabar , kenapa coba ? " tanya Airin
" ya kan kadang aku suka main game dan tiba tiba ketiduran Airin , kamu tau sendiri aku gampang banget tidur " jawabku
" ya udah , pokoknya kabarin ya "
__ADS_1
aku berfikir Airin percaya dengan perkataan ku dan aku aman bertemu dengan Dara .
karena Dara sudah menunggu ku , kita berdua akan pergi menonton bioskop .
tanpa sepengetahuanku ternyata Airin mengikuti ku , karena dia mulai curiga dengan tingkahku yang mulai membuat dia bertanya tanya .
sesampai di sebuah mall
" hey Dara , maaf agak lama , kamu udah nunggu lama ? " tanyaku
" engga ko Rama , aku juga baru sampai "
jawab Dara
" kamu udah beli tiketnya ? " tanyaku
" belum Rama , ayo kita beli tiket dulu terus cari dulu makanan ya , aku laperrr " jawab Dara
" makanan atau cemilan Dara ? " tanyaku
" berat kaya rindu aku sama kamu ? " tanyaku merayu Dara
" emang kamu rindu sama aku ? , tapi kayanya rindu kamu ga sebesar rindu aku sama kamu Rama " jawab Dara membalas gombalan ku
" wwiihh udah bisa ngebales gombalan aku sekarang , belajar dari mana Dara ? " tanyaku
" ya kan kamu raja gombalnya Rama "
tanpa sepengetahuanku Airin terus saja mengikuti ku , melihat dan memperhatikanku dari jauh , sampai menunggu momen yang tepat di sana dia muncul dan ...
" aaddduuhhh , hati hati dong mba " teriak Dara
__ADS_1
" iya mba maaf maaf ga sengaja "
aku sangat kaget karena yang menabrak Dara itu Airin .
dia sengaja menabrak Dara agar perhatian aku dan Dara tertuju pada dia .
" makanya hati hati mba kalau jalan " ujar Dara
" iya mba maaf mba , saya kebelet pengen pipis , tau toilet di mana ga mba ? " tanya Airin kepada Dara
aku melihat raut kekecewaan di wajah Airin , rasa penasaran yang selama ini dia pendam ternyata benar .
kecurigaan dia tentangku terbukti .
di sana aku hanya diam , tak tau apa yang harus aku lakukan .
yang ada dalam benakku Airin akan marah besar kepadaku .
" di pojok belok kiri aja mba " jawab Dara
" ohh iya , terima kasih mba , sekali lagi minta maaf ya " jawab Airin langsung pergi begitu saja
Dara tak tau sebenarnya apa yang terjadi , dia tak mencurigai apa apa soal Airin yang menabraknya .
aku melihat Airin pergi dengan kekecewaan karena aku pergi bersama Dara .
aku hanya bisa memikirkan hal terburuk setelah kejadian itu
" Ram , ko kamu diem aja " tanya Dara
" Ram , kamu kenapa ? " tanya Dara kembali
__ADS_1
" eehh eemm engga Dara , aku kaget aja , tiba tiba ada cewek nabrak kamu Dara " jawabku
" ohh aku kira kamu kenal sama yang tadi Rama "