JANJI DIKALA ITU

JANJI DIKALA ITU
Pemakaman


__ADS_3

sampai sebelum tidurpun kita masih sempat telponan berjam jam untuk mengenang kebersamaan kita dulu .


rasa yang dulu memudar seakan terang kembali , yang dulu mati seakan hidup kembali .


dan itu juga yang di rasakan Dara , perpisahan itu hanya karena emosi sesaat bukan karena keinginannya .


keesokan hari di pagi yang cerah handphone ku berdering ...


" halo Dara .. " aku mengangkat telpon


" ko Dara sih , Dara siapa Ram " jawab Airin


aku langsung diam sejenak karena ternyata yang menelpon ku Airin .


" ohh Airin , engga itu apa Dara itu temen yang jualan online gitu , aku pesan celana ke dia "


jawabku berbohong


" bener ! ga bohong kan Rama " tanya Airin


" beneran Airin , masa aku bohong sama kamu sih " jawabku meyakinkan Airin


" ya udah kamu mau jemput aku setelah pemakaman atau mau ikut pemakamannya Rama ? " tanya Airin


" aku mau nemenin kamu Airin " jawabku


" ya sudah aku tunggu Rama , terima kasih kamu selalu berusaha ada untukku Rama " ujar Airin


" sebisa mungkin aku akan selalu ada di sampingmu apapun yang terjadi Airin " jawabku


setelah bersiap aku langsung bergegas pergi untuk menemani Airin di pemakaman alm kak Hilman .

__ADS_1


selama pemakaman Airin tak henti meneteskan air matanya .


dia terlihat sangat rapuh dan teramat sedih atas meninggalnya kak Hilman .


aku tak tau seberapa dekat dia dengan kak Hilman sehingga dia sebegitu sedih kehilangannya .


aku tak mencoba mencari tau itu dulu karena melihat Airin begitu terpukul .


meski di hati ada sedikit rasa cemburu karena sebegitu besar sayang Airin pada kak Hilman sampai dia sangat bersedih .


setelah pemakaman selesai keluarga dan yang lain sudah meninggalkan makam , tinggal aku bersama Airin di sana .


" sudah Airin , kamu yang kuat ya " kata ku


" iya Rama , aku masih ga nyangka aja , kaya mimpi tapi ini kenyataannya " jawab Airin


" ga ada yang bisa menolak kehendak ALLAH SWT Airin , kita doain aja ya semoga dia tenang di sana dan di tempatkan di tempat terbaik " kata ku


handphone ku bergetar , seperti ada yang menelpon ku , aku coba melihat perlahan dan ternyata yang menelpon itu Dara .


" eehh bentar ya Airin , adik aku telpon " aku berbohong


" iya Rama " jawab Airin


aku langsung menjauh dari Airin karena takut ketahuan Dara yang menelepon ku .


" halo Dara , kenapa Dara ? " jawabku


" hari ini kamu ada acara ga ? " tanya Dara


" jam berapa Dara ? kalau sore aku ga ada acara sih kayanya ' jawabku

__ADS_1


" ya udah sore ya , temenin aku beli sesuatu Rama , mau kan ? " tanya Dara


" iya Dara , nanti kabarin aja ya " jawabku


tiba tiba Airin menghampiri


" si adik kenapa Rama ? " tanya Airin


" eehh ya udah nanti di jemput ya " aku menutup telpon itu supaya Airin tak curiga


" engga itu dia minta jemput nanti sore " jawabku sedikit gugup


" bener yang nelpon si adik , ko jawabnya gugup gitu Rama ? " tanya Airin


" beneran si adik yang telpon , minta jemput " jawabku lagi lagi berbohong


" ya udah , hayu kita pulang Rama , kalau di sini terus aku sedih terus inget alm " ajak Airin


" udah dong , kasihan dia kalau kamu nangis terus Airin , biarin dia tenang di sana ya " jawabku


akhirnya kita pulang , di tengah perjalan Airin bertanya kepadaku


" Rama , kamu ga marah sama aku ? " tanya Airin


" marah ? marah kenapa ? " jawabku


" ya aku sudah bohong sama kamu , kamu beneran ga marah ? " tanya Airin


" engga marah ko , aku orang baru di hidupmu dan aku merasa ga pantas marah karena masa lalu kamu Airin " jawabku


" terus kenapa kamu ga nanya soal kak Hilman ? " tanya Airin

__ADS_1


" aku melihat kamu begitu terpukul , aku cuma ga mau liat kamu makin sedih , itu aja Airin " jawabku


__ADS_2