
" engga , aku ga kenal sama dia " jawabku berbohong
" ya udah masuk yu , filmnya udah mau mulai Rama "
hatiku gelisah , gundah tak karuan karena kejadian itu .
aku terus memikirkan bagaimana Airin , bagaimana marahnya dia , kecewanya dia melihat semuanya .
padahal aku sedang bersama Dara tapi pikiran ku terus membayangkan dan memikirkan Airin .
aku takut karena ini , aku kehilangannya .
aku tak berani membuka handphone ku untuk menjelaskan kepada Airin saat aku berada di samping Dara , aku tak mau mengganggu waktu bersamanya .
bagaimanapun setelah film selesai aku harus langsung bertemu dengan Airin dan menjelaskan semuanya .
Dara tak curiga dengan apa yang telah terjadi sebenarnya .
dia tidak tau bahwa sebenarnya yang menabraknya itu Airin , orang yang sudah sangat dekat denganku .
Dara saat menikmati film dan waktu berdua denganku sedangkan aku sibuk memikirkan bagaimana Airin .
tapi aku tak mencoba mengganggu waktuku dengan Dara , bersikap seperti tak terjadi apa apa .
" gimana film pilihan aku , seru kan Rama ? " tanya Dara
" eemm lumayan lahh " jawabku
" ko lumayan sih Rama , Ram makan yuuu lapeerr niih " ajak Dara
__ADS_1
" makan ?? ya udah hayu , mau makan dimana Dara ? " tanyaku
aku tak enak jiga aku menolak ajakan Dara untuk makan , padahal dalam hati kecilku saat itu aku sangat ingin bertemu dengan Airin dan menjelaskan semua yang terjadi .
mungkin Airin sedang menunggu pesanku ?
mungkin Airin sedang menangis sekarang ?
mungkin Airin sedang membenciku ?
hanya itu yang terus berputar dalam pikiranku dan hati ku semakin tidak menentu karena aku belum bisa menjelaskan apa yang terjadi kepada Airin karena aku masih bersama Dara .
setelah selesai makan , aku mengantarkan Dara pulang , aku langsung bergegas menelpon Airin .
berharap dia masih mau mengangkat telepon dariku .
apa dia marah sehingga dia tak angkat telepon dariku , atau dia sudah tidur .
semua perasaan berkecamuk di dalam pikiranku .
aku terus memikirkan hal itu , hal yang paling buruk sampai sampai aku tidak bisa tidur memikirkan hal ini .
keesokan harinya aku berusaha mendatangi rumah Airin , aku tak menyerah untuk menjelaskan semuanya pada Airin .
sesampai di depan rumah aku melihat ibunya Airin .
" assalamualaikum bu , Airin nya ada bu ? " tanyaku kepada ibu Airin
" waalaikumsalam , ehh nak Rama , kebetulan tadi Airin pamit pergi " jawab ibu Airin
__ADS_1
" pergi kemana bu ? " tanyaku
" kurang tau Rama , dia ga bilang mau kemana nya , ibu pikir sama kamu Ram " jawab ibu Airin
" ooh ya udah bu , nanti Rama cari tau bu Airin dimana "
ternyata Airin tak ada si rumahnya .
tapi dia dimana ? aku coba cari tau kepada Linda tetapi dia juga tidak tau Airin dimana .
teleponku ga pernah mau dia angkat .
aku cari kesemua tempat yang pernah aku datangi bersama Airin , tapi tak kunjung menemukannya .
aku terus berusaha mencari Airin , bertanya kepada teman temannya , mendatangi rumah teman temannya tapi tetap saja hasilnya nihil .
aku bingung harus mencari kemana lagi , aku tak menyerah di situ .
aku terus berusaha mencari Airin hingga di sebuah persimpangan jalan aku terdiam , melihat ada kerumunan orang yang sedang membantu seorang wanita terjatuh dari sepeda motornya .
aku bergegas menghampirinya , aku takut jika orang yang terjatuh itu Airin .
tetapi dugaan ku salah , ternyata bukan Airin yang terjatuh , hatiku sedikit lega .
tiba tiba dalam kerumunan itu ada yang berkata " sudah langsung di bawa ke rumah sakit aja "
mendengar kata rumah sakit akhirnya aku tau Airin ada dimana .
aku langsung bergegas pergi ke sana .
__ADS_1