JANJI DIKALA ITU

JANJI DIKALA ITU
Mencarimu


__ADS_3

" engga , aku ga kenal sama dia " jawabku berbohong


" ya udah masuk yu , filmnya udah mau mulai Rama "


hatiku gelisah , gundah tak karuan karena kejadian itu .


aku terus memikirkan bagaimana Airin , bagaimana marahnya dia , kecewanya dia melihat semuanya .


padahal aku sedang bersama Dara tapi pikiran ku terus membayangkan dan memikirkan Airin .


aku takut karena ini , aku kehilangannya .


aku tak berani membuka handphone ku untuk menjelaskan kepada Airin saat aku berada di samping Dara , aku tak mau mengganggu waktu bersamanya .


bagaimanapun setelah film selesai aku harus langsung bertemu dengan Airin dan menjelaskan semuanya .


Dara tak curiga dengan apa yang telah terjadi sebenarnya .


dia tidak tau bahwa sebenarnya yang menabraknya itu Airin , orang yang sudah sangat dekat denganku .


Dara saat menikmati film dan waktu berdua denganku sedangkan aku sibuk memikirkan bagaimana Airin .


tapi aku tak mencoba mengganggu waktuku dengan Dara , bersikap seperti tak terjadi apa apa .


" gimana film pilihan aku , seru kan Rama ? " tanya Dara


" eemm lumayan lahh " jawabku


" ko lumayan sih Rama , Ram makan yuuu lapeerr niih " ajak Dara

__ADS_1


" makan ?? ya udah hayu , mau makan dimana Dara ? " tanyaku


aku tak enak jiga aku menolak ajakan Dara untuk makan , padahal dalam hati kecilku saat itu aku sangat ingin bertemu dengan Airin dan menjelaskan semua yang terjadi .


mungkin Airin sedang menunggu pesanku ?


mungkin Airin sedang menangis sekarang ?


mungkin Airin sedang membenciku ?


hanya itu yang terus berputar dalam pikiranku dan hati ku semakin tidak menentu karena aku belum bisa menjelaskan apa yang terjadi kepada Airin karena aku masih bersama Dara .


setelah selesai makan , aku mengantarkan Dara pulang , aku langsung bergegas menelpon Airin .


berharap dia masih mau mengangkat telepon dariku .


apa dia marah sehingga dia tak angkat telepon dariku , atau dia sudah tidur .


semua perasaan berkecamuk di dalam pikiranku .


aku terus memikirkan hal itu , hal yang paling buruk sampai sampai aku tidak bisa tidur memikirkan hal ini .


keesokan harinya aku berusaha mendatangi rumah Airin , aku tak menyerah untuk menjelaskan semuanya pada Airin .


sesampai di depan rumah aku melihat ibunya Airin .


" assalamualaikum bu , Airin nya ada bu ? " tanyaku kepada ibu Airin


" waalaikumsalam , ehh nak Rama , kebetulan tadi Airin pamit pergi " jawab ibu Airin

__ADS_1


" pergi kemana bu ? " tanyaku


" kurang tau Rama , dia ga bilang mau kemana nya , ibu pikir sama kamu Ram " jawab ibu Airin


" ooh ya udah bu , nanti Rama cari tau bu Airin dimana "


ternyata Airin tak ada si rumahnya .


tapi dia dimana ? aku coba cari tau kepada Linda tetapi dia juga tidak tau Airin dimana .


teleponku ga pernah mau dia angkat .


aku cari kesemua tempat yang pernah aku datangi bersama Airin , tapi tak kunjung menemukannya .


aku terus berusaha mencari Airin , bertanya kepada teman temannya , mendatangi rumah teman temannya tapi tetap saja hasilnya nihil .


aku bingung harus mencari kemana lagi , aku tak menyerah di situ .


aku terus berusaha mencari Airin hingga di sebuah persimpangan jalan aku terdiam , melihat ada kerumunan orang yang sedang membantu seorang wanita terjatuh dari sepeda motornya .


aku bergegas menghampirinya , aku takut jika orang yang terjatuh itu Airin .


tetapi dugaan ku salah , ternyata bukan Airin yang terjatuh , hatiku sedikit lega .


tiba tiba dalam kerumunan itu ada yang berkata " sudah langsung di bawa ke rumah sakit aja "


mendengar kata rumah sakit akhirnya aku tau Airin ada dimana .


aku langsung bergegas pergi ke sana .

__ADS_1


__ADS_2