
tanpa sepatah kata Dara pergi meninggalkanku begitu saja . berlalu dengan wajah penuh kekecewaan .
kekasih yang selama ini dia sayangi ternyata tak sesuai dengan apa yang dia harapkan .
aku hanya bisa meratapi kepergiannya dengan penuh penyesalan .
setiap hari setelah kejadian itu , telponku tak pernah mau dia angkat , semua pesanku di abaikannya .
mungkin dia masih kecewa padaku .
suatu hari aku beranikan diri untuk datang ke rumah Dara .
ingin meminta maaf dan menanyakan bagaimana kelanjutan hubungan yang sudah kita jalani , tapi apa yang aku dapat
" ini sudah aku pikirin mateng mateng Ram , dan ini sudah akan menjadi keputusanku " Dara dengan mata berlinang
" iyah apapun keputusanmu aku pasti terima walau itu pasti berat untukku Dara " jawabku
" aku pikir jika hubungan ini kita terusin ga akan bener sebelum kamu mau merubah sifatmu itu Rama , tapi di satu sisi kamu orang pertama yang bisa membuat aku benar benar jatuh cinta setiap hari "
" keputusan aku sudah bulat Rama , lebih baik kita break dulu , kita introfeksi diri dulu masing masing "
" kamu dengan sikapmu itu dan mungkin aku juga punya kekurangan sehingga kamu masih ingin dekat dengan wanita lain "
" aku harap kamu bisa nerima keputusanku ini Rama , aku masih akan tetap menyayangimu "
__ADS_1
tangis Dara tak terbendung lagi , aku hanya diam melihat dia menangis di depanku .
aku merasa seketika kosong , hampa tanpa arah .
aku rasa hari hariku tak akan secerah dulu .
aku baru merasakan perasaan seperti ini karena sebelumnya aku tak pernah benar benar menyayangi seseorang .
tapi ketika orang itu ada aku hanya menyianyiakan dia .
setelah hari itu hari hariku tak seceria dulu .
sangat sangat berbeda , seperti bukan aku yang biasanya .
dingin , cuek dan pendiam , begitupula sikapku kepada wanita wanita yang membuat mereka heran ,
" lu kenapa Ram ?? ga seperti biasanya kaya gini " tanya salah satu temanku
" iya ga biasanya , lu galau ? patah hati ? masa playboy kelas berat kaya lu bisa galau sama cewek ?? " respon temanku yang lain
" gua juga ga tau kenapa bro , baru kali ini gua ngerasai sehampa ini " jawabku
" udahlah sob , cewek masih banyak , apalagi sekarang banyak anak baru , mulus mulus bro , masih pada polos " ajak temanku
" sorry bro , sekarang gua beneran lagi ga mood bro , lagi ga mau mikirin soal cewek dulu , mau tenangin pikiran dulu " jawabku
__ADS_1
aku sekarang lebih senang menyendiri , menyesali kesalahan terbesar menurutku .
kesalahan yang membuat orang yang menyayangiku dan juga aku sayangi pergi dengan kekecewaan .
aku bisa menghabiskan waktu duduk di bangku taman seharian .
atau menghabiskan waktu di cafe yang selalu aku datangi dengan mantan kekasihku Dara .
apa aku sudah siap memanggil dia mantan , tapi nampaknya aku belum siap .
aku masih menyimpan harapan besar untuk selalu bersamanya .
saat ku terduduk sendiri di sudut cafe , tiba tiba teman datang menghampiri
" heyy Rama , tumben sendiri , biasanya sama cewek kan " tanya Linda
" hahhaahh , ga kenapa kenapa Lin , lagi pengen sendiri aja " jawabku
" aku boleh duduk di sini kan ? ouh iya kenalin ini Airin , dia anak baru di kampus " tanya Linda
" boleh boleh , hai Airin aku Rama , temen lamanya Linda , ko kalian bisa saling kenal ? "
" aku pindahan dari kampus sebelah dan kebetulan Linda temen aku waktu SMP " jawab Airin
" ouhh oke " jawabku dengan singkat
__ADS_1
" kamu kenapa Wa ?? ga biasanya kaya gini , biasanya kalo kenalan sama cewek paling semangat , apalagi cantik kaya Airin " Linda bertanya padaku
" eemmmmmm , . . .