Jatuh Cinta Kepada Bos

Jatuh Cinta Kepada Bos
10


__ADS_3

ia pun memegang tangan Shasha dan tanpa iya sadari buliran bening jatuh membasahi pipi Angga,Angga tak pernah menangis untuk siapapun tapi kali ini ia tak henti² nya menangis meratapi Shasha yang terkulai lemas


"maaf"ucap Angga sambil mencium tangan shasha yang ia genggam sedari tadi


sebenarnya ia tak pernah meminta maaf kepada siapapun karna ia selalu merasa tak pernah berbuat salah kepada siapapun tapi kali ini berbeda.


tak lama Rayhan pun datang dan alangkah kagetnya ia saat melihat Angga yang menangisi seorang wanita (Reyhan itu dokter sekaligus sahabat Angga dari Smp samapai sekarang Reyhan adalah belasteran indo-amerika)


"ga" ucapnya dan langsung menuju arah Angga


Angga terkejut saat menoleh ke arah rey karna ia tak tau kapan Reyhan datang ia buru² mengusap sisa air matanya dengan malu karna ia tak pernah menangis kepad siapapun kecuali kepad ibunya yang telah lama meninggal


"Rey lo kok lama banget sii gua nunggu lo smapai berjamur tau gak"ucap Angga yang sedikit serak karna habks menangis


"ha ha ha lo yakin nunggu gua,kira² klo tadi jalanannya gk macet dan gua datang tepat waktu hal menari apa ya yang bakal gua liat"jawab Reyhan melirik ke arah Angga dengan tatapan yang menurut Angga itu mengejeknya


"maksud lo apaan udah lu jangan banyak ba**t mending lu sekarang periksa dia yang bener"ucap Angga dengan nada sinis menatap tajam kearah Reyhan dan menunjuk ke arah Sha sha,Reyhan yang melihat itu sontak takut dan segera menuju shasha untuk memeriksanya "gk biasanya si Angga marah² ke gua kaya gini kalo marah juga samabil becanda tapi kali ini kok dia kaya gini "pikir rey


"aduh ni bocah datengnya kurang tepat lagi mana gua lagi nangis lagi pasti ni orang ntar ngecengin gua

__ADS_1


bodo amatlah yang penting sekarang shasha


sha....... lo harus baik² aja ya"benak Angga


sedangkan Rey yang sedang memeriksa Shasha raut wajahnya menjadi muram dalam hatinya ia berkata"ni orang apain cewek ini sampai² dia jadi sakit kaya gini gara gara itu **** gila bnget ni orang"


Angga yang meliaht perubahan raut wajah Rey muali khawatir


"lu kenapa kok muka lu kaya gitu? "ucap angga yang muali khawatir kepad Shasha


"waduh bro lu parah bnget lu apain anak gadis cantik gini smpai dia sakit kek gini"jawab rey yang mulai geram dengan sikap temannya karna ia tau bahwa temnnya tak pernah melakukan sedikitpun peleceh kepada wanita karna ia tak mau merusak wanita apalagi kalo wanita itu sampai menangis karna ulahnya ia paling benci terhadap tangisan


"maksud lo apaan sii gua gak ngerti?


dia baik baik aja kan? "ucap Angga sanagt khawatir


"lo parah bangt nga dia sakit karna setres yang berlebih parhnya dia kelebihan s**s "jawab Rey sambil menggeleng gelng kan kepalanya dan menatap tajam ke arah Angga


"serius"Angga langsung menghampiri shasha dan melewati reyhan ia megenggam tangan shasha dan mencium puncak kepala shasha

__ADS_1


"maaf"ucap Angga lagi


Rey yang melihat itu semua terheran heran tak biasnya ia meminta maaf pada seseorang selain pada kekasihnya dulu


"Angga"rey pun menuju arah Angga dan masih terheran heran dengan apa yang ia lihat


Angga menoleh ke arah Reyhan"lo udah liat semuanya gua gk peduli lagi jujur gua sayang sama dia lo pasti heran liat sikap gua kaya gini kan?


Reyhan mngangguk"ga lo yakin udah lupain kekey? "


"udah lah gua gk peduli lagi sma dia bagi gua dia itu cuman benalu di hidup gua sekarang masa depan gua adalah dia Shasha sharidha"ucapnya sembari tersenyum ke arah shasha,reyhan yang melihat itu semua kembali menggelengkan kepalanya ia kembali terheran heran karna setahu nya kalo Angga itu sngat sangat mencintai mantan kekasihnya yang tak lain adalah kekey sujaya


"lu serius ga?"ucapnya bertanya tanya kepada angga masih tak lercaya apa yang ia lihat


"udah lu gk usah banyak omong lu udah kelar kan meriksa dia"ucap angga dengan kesal karna pertanyaan rey yang membuat ia pusing


"udah gua juga udah kasih infus sebaiknya lu jangan buat dia setrea dan hindarkan dia dari apa yang membuat ia setres"jawab rey mengngguk


"yaudah lo sono pergi"titah Angga kepad rey

__ADS_1


"ni orang butuhnya doang"gumam nya dan berjalan menuju pintu keluar


bersambung


__ADS_2