
Angga langsung ******* habis bibir shasha.Shasha mencoba melepaskan diri dari ci***n angga namun Angga malah memperkuat pelukan nya kepada shasha.tanpa disadari butiran bening mengalir membasahi pipi Shasha.
Angga dengan ganasnya merobek baju shasha mulai menerawang seluruh tubuh Shasha walaupun ia dengan keadaan mabuk tapi ia bisa dengan gagahnya memainkan permainan itu shasha hanya bisa menangis dan tak bisa melakukan perlawanan.Angga menyentuh mencium shasha dengan paksa kini Angga juga mencoba untuk me******n ke pu*****nya kedalam daerqh sensitif milik shasha.Shasha terus melakukan perlawanan namun yang ada hanyalah permainan semakin seru hinggaereka berdua terkulai lemas dan terlelap dengan sendirinya
******************
PAGI HARI
Angga terbngun dari tidurnya dan melihat Shasha yang berada di sampingnya dengan wajah cantiknya ia terlihat tersenyum,namun ia juga meliahat kalo ia telanj*** begitupun dengan shasha ia coba mengingat² kembali apa yang terjadi semalam ia pun mencari cari handphonenya tapi ia tak menemukannya ia bernjak dari tempat tidurnya dan segera memakai pakaian yang berserakan ia juga terheran heran ada baju robek ia sejenak berfikir "hadeh.......... semlam ada apaan sii,
__ADS_1
wah gk beres nii harus liat cctv"ya... angga memiliki CCTV di kamarnya karna ia takut sewaktu waktu ada yang mencuri surat surat penting miliknya.
ia pun melihat ke arah laptopnya yang berada di meja belajarnya ia muai mengutak atik laptopnya itu alangkah terkejutnya ia saat melihat kejadia semlan di dalam laptopnya ia pun melirik ke arah Shasha yang masih tertidur Angga pun mendekatinya ia tak berani membngunkan Shasha karna jauh di lubuk hatinya sepertinya ia suka kepada shasha
"maafin gua ya...... gua janji bakal tanggung jawab lagian gua juga suka sama lo"ucap Angga sambil menyibakan rambut yang menutupi wajah Shasha yang agak pucat namun masih terlihat cantik
***×*******************
"tuan saya khawatir nona sepertinya sakit badnnya terasa sngat panas"ucap seorang pelayan itu
__ADS_1
sontak mendengar hal itu Angga pun mengankat kedua alisnya kaget "dia sakit....... ngga dia gak boleh sakit"ucap angga di hatinya sambil melmun
"tuan.... tuan...... "ucap pelayan membuyarkan lamunana Angga
"ehh....... itu segera panggil dokter julian ke sini dan bilang padnya saya beri waktu dia 10 menit untuk hadir di sini juga mulai dari hari ini kamu panggil dia nyonya muda bilang pada juga pada yang lain"jawab angga tegas hingga mengagetkan pelayan nya ya walaupun pelayannya tak asing atas perlakuan tuannya namun kli ini berbeda karna ia mengataknnya karna seorang gadis
"ba..... bai.... baik tuan......"ucap pelayan itu dan segera melksanak tigas yang di perintahkan tuannya
Angga mendekatiemarinya disitu ada bnyak sekli baju berwarna putih dan biru entah milik siapa baju itu perlahan ia mengenaknnya kepada shasha kini shasha sudah tak telanj*** lagi.
__ADS_1
saat ia akan menutup kembali selimutyang tadi ia lemparkan sembarangan ia melihat ada bercak darah alangkah terkejutnya ia saat melihat bercak darah itu"ahh....... sial...... jadi cewek ini bener bener masih suci
parah banget... lo ngga bisa bisanya lo ngerebut kesuciannya tanpa izin dia"benak Angga dan memukul mukul kepalanya