Jatuh Cinta Kepada Bos

Jatuh Cinta Kepada Bos
13


__ADS_3

tak lama setelah kepergian Reyhan Angga menyuruh pelayan untuk menyiapkan makanan takut nanti shasha terbangun merasa kelaparan


sudah berapa lama Angga menunggu Shasha yang tak kunjung cepat sadar hingga ia terlelap sambil memegangi tangan shasha,tak lama saat Angga terlelap shasha pun tersadar alangkah terkejutnya ia saat melihat Angga memegangi tangannya ia pun langsung melepaskan genggaman tangan Angga hingga Angga terbangun shasha berlari tanpa tau kemna ia berlari rasanya ia tak ingin melihat Angga.


"shasha.......... kamu mau kemna kamu harus istirahat... "ucapa angga berteriak sambil mengejar Shasha


Shasha terjatuh saat berada di tangga karna ia tak mampu menopang tubuhnya yang masih sangat lemah,kemudian angga pun mendekatinya


"jangan... mendekat"ucap shasha lirih ketakutan ia masih terauma atas apa yang angga lakukan kepadanya


"kamu... tenang..... jangan takut"jawab Angga mencoba menenangkan shasha


"jangan mendekat......"teriak shasha sekencang kencangnya


"tenanglah"Angga reflek langsung memeluk shasha mencoba menenangkannya


"lepaskan.... lepaskan.... hiks..... hiks..... "ucap Shasha sambil memukul punggung angga dan menangis


"tenang lah sha maaf kan aku"jawab angga mengeratkan pelukannya dan mengelus elus kepala shahsa


"jahat...... lo jahat....hiks.. hiks.. . "ucap shasha


walaupun seperti itu lambat laun shasha pun mulai tenang dan tak merasa takut lagi pada Angga


Angga pun menopang tubuh shasha untuk kembali lagi kekamarnya ia juga meminta pelayan mengantarkan makanan untuk shasha


kamar Angga

__ADS_1


hanya keheningan yang ada di ruangan ini tak ada suara sedikitpun hingga pelayan datang mengantarkan makanan


"tuan mau taruh dimna"ucap pelayan membuyarkan keheningan


"e... simpan saja disana"jawab Angha menunjuk pada meja


setelah pelayan keluar dari kamar Angga,Angga seketika langsung mengambil makanan itu dan mencoba mengajak Shasha untuk makan namun shasha sama sekali tak mengubris apa yang Angga katakan ia hanya menjawab tidak dan tidak


"e...... sha....kamu... makan ya"ucap angga gelgapan


"ngga"jawabnya singkat


"kamu makan ya... "bujuk angga


"ngga"jawab shasha


"ngga"lagi lagi jawabannya


"makan... lo jngan buat gua khawatir dong"ucap Angga mualai kesal


"tadi aku kamu sekarang lo gua"gumam shasha tetapi masih terdengar Angga


"apa lo bilang?"tanya angga kesal


"ngga"jawabnya


"ngga... ngga... ngga... ngga... ngga... ngga aja terus mau lo apasi"

__ADS_1


"mau gue.... banyak......


pertama gua mau lo jangan inget soal semalem itu juga klo lo inget


kedua gua mau lo jauh jauh dari kehidup"Shsha belum sempat selesai bicara


sudah di potong oleh Angga


"cukup..... gue bisa ngabulin setiap apa yang lo mau kecuali ngelupain kejadian semalem sama gue harus jauh dari lho satu hal yang harus lho tau"ia berhentidengan pembicaraannya dan mualai gelagapan


"apa yang harus gue tau"tanya shasha pada Angga


"ahhh.....sial....


lo ahh....gue sayang sma lho gue cinta sama lho gue gak bisa kehilangan lho"jawabnya meneteskan air mata dan langsung berbalik menutupi air matanya


shasha yang melihat itu semua matanya terbelalak ia masih tak percaya apa yang dikatakan Angga tapi setelah melihat air mata Angga ia merasa sangat berslah


"lo nagis"ucap shasha


"ngga"jawabnya singkat


"jangan bohong! "ucap shasha


"ya... gua.... nangis puas kan liat gua nangis"jawab Angga


bersambung

__ADS_1


__ADS_2