
setelah menemukan handphone Angga
Efan pun langsung mencari no telfon Shasha tapi ia tak menemukan kontak no bernma Shasha tapi ia menemukan kontak bernma "Budak cantik" efan juga teringat saat Angga mengigau Angga menyebutkan nama nma budak seperti itulah ia pun langsung menelfon no itu
"halo.......ada apa lu nelfon gua belum puas lu udah buat gua nangis dasar..... lu cowok brengsek emng si.... gua ini cuman budak lo yang lo beli dari ibu gua sendiei tapi seenggaknya lu hargain dong gua dasar brengsek....."berbicara tanpa ada titik koma
"nona......sudah selesai bicaranya maaf sebelumnya nona tapi Angga sedang mabuk tolong jemput dia di GEDUNGXX jalanXX"
"hah apa...... ini siapa"
"tidak perlu banayak bertanya jemput saja Angga cepat", dasar brengsek..... berani sekli wanita ini berbicara seperti itu apa dia tidak taku akan di bunuh oleh Angga(gumam Efan)
Shasha langsung berangkat ke alamat yang di berikan Efan melalaui handphone Angga nmun saat berada di gerbang ia harus mengalami kesulitan karna bnyak penjaga untung saja ada pesan yang di kirim Efan melalui handphone Angga ia pun langsung menunjukan isi pesan itu penjaga pun tanpa ragu langsung memberi izin Shasah untuk pergi tetapi dengan seorang supir
__ADS_1
setiba di sana
"kamu yang namnya shasha"
"iya....
kmu temannya Angga yah bagaimna bisa kmu buat di jadi seperti ini kesehatannya bisa terganggu jika dia minum alkohol terllu banyak hingga mabuk seprti ini temn macam apa kamu ini"berbicara dengan nada yang membentak dan langsung menarik Angga ke pelukan Shasha
"hey kenpa kamu yang sewot orang dia yang ngajakin buat minum kenpa gua yang di marahin"
di tempat lain
"wanita itu ku kira dia bias sja tapi setelah melihat nya ternyata dia sngat cantik dan sifatanya sangt mirif dengan angga semoga mereka berjodoh"efan berkata
__ADS_1
"ehhh jangan deh kalo mereka berdua bersatu nanti mereka ngebully gua dong kalo sendiri aii gak maslah tapi kalo udah berdua aaa...... gua gak bisa bayangin"
stelah smpai di rumah Angga Shasha pun langsung membwa Angga ke kamarnya wlaupun ia malas apalagi Angga yang terus mengigaw entah apa yang ia bicarakan
"hey kamu mirif sekli dengan budakku tapi kamu lebih cantik dari dia wlaupun mukamu cantik tapi budakku lebih cantik dn juga baik"
"ngimong apa siii kamu"
"hey suaramu sangat mirip dengan suara budakku jangan janagan kamu mwmng benar budakku lagi"
"die deh kita udah mau smpai di kamar kamu"
"hey ini benar benar kau ya Shasha"
__ADS_1
"diem deh udah lu tidur sana gua juga cape gua mau tidur"
"tidur bareng yuk"Angga langsung menarik tangan shasha yang akan bernjak pergi dari kamarnya itu secara tanpa sengaja saat Angga menarik tangan shasha merekapun langsung dengan keadaan shasha berad di atas Dan angga berada di bawah dan juga bibir mereka saling menyatu