
Seseorang telah bergerak sangat cepat membunuh Jiu Fang dengan membelah nya menjadi dua bagian .
Lo Wang yang melihat itu sangat terkejut karena orang yang membunuh Jiu Fang memiliki kekuatan gerakan yang sangat cepat dan juga gerakan serangan yang sangat mematikan dan usia nya baru 22 tahunan berwajah sangat tampan yang sangat menakutkan itu adalah pemuda itu baru berada di tingkat ke 8 energi dewa tetapi dapat membunuh tingkat ke 9 energi langit dengan sangat mudah dan orang itu adalah Ling Chu .
Ling Chu melihat ke arah Lo Wang dengan wajah sedikit dingin di sertai niat membunuh yang cukup menakutkan.
" Apakah yang kamu katakan adalah benar jika teratai es abadi berada di puncak phoenix es ?"
Tanya Ling chu sangat serius.
" itu benar ,aku mendapatkan informasi ini dari sumber terpercaya ,siapa tuan muda ini, terima kasih telah menyelamatkan hidup ku."
kata Lo Wang sambil memjura hormat kepada Ling Chu .
" Aku hanya seorang kultivator pengelana tidak memiliki nama dan julukan ,berikan peta bunga teratai es kepada u ,pinta Ling Chu ."
" Aku tidak bisa memberikan nya, peta itu aku mendapatkan nya dengan taruhan nyawa !"
Jawab Lo Wang dengan sinis.
" Jika seperti itu aku akan mengambil nya dari mayat mu !"
Kataing Chu sambil menusukan pedang hitam dengan serangan yang sangat cepat .
Pedang di tangan Lo Wang bergerak cepat menggerakkan badan nya ke samping di sertai pedang di tangan kanan nya menebas pedang hitam Ling Chu .
Tiba tiba Ling Chu menarik pulang tusukan pedang nya sehingga tebasan pedang Lo Wang mengenai tempat kosong .
__ADS_1
Cakar tangan kiri Ling Chu bergerak sangat cepat menyerang ke arah leher Lo Wang .
Tinju Lo Wang terangkat mukul ke depan menyambut serangan cakar ling Chu .
Bammmm.....
Ledakan energi terjadi saat saat tapak dan tinju bertabrakan.
Tinju Lo Wang tertahankan oleh cakar energi ling Chu.
" Ehhhh....!
Sangat terkejut Lo Wang saat merasakan tinju nya di cengkram cakar energi Ling Chu seperti es yang sangat dingin membeku membuat semua tangan nya membeku .
Pedang di tangan kanan nya menebas ke arah leher Ling Chu .
pedang hitam di buat tegak lurus dengan posisi bertahan.
Tranggg ....
Tebasan pedang mendatar di tangis pedang hitam dan tendangan Ling Chu dengan telak mengenai dada Lo Wang Sehingga membuat lo Wang muntah darah segar lalu jatuh di hadapan Ling Chu .
" Serahkan peta harta teratai es abadi, aku akan membiarkan kamu hidup !"
Pinta Ling chu .
" Jangan berharap!"
__ADS_1
Teriak Lo Wang menolak dengan tegas sambil membuka mulut nya menembakan satu jarum beracun ke arah Dada Ling Chu .
Crasss...
Dengan tepat jarum beracun mengenai dada Ling Chu Hingga amblas masuk ke dalam .
Tetapi yang terjadi membuat wajah lo Wang ketakutan.
karena jarum beracun seperti tidak memberikan efek racun yang dia harapkan .
" Kkkmu kebal racun..!"
Seru Lo Wang dengan sangat terkejut .
" terlambat mengetahuinya ."
Jawab Ling Chu dengan suara yang sangat tenang.
Pedang hitam bergerak memotong lurus dari atas ke bawah .
Crasss.....
Pundak Lo Wang terbelah menjadi dua bagian dan mati seketika.
Ling Chu segera memeriksa tubuh Berdarah Lo Wang dam di sana Ling Chu menemukan gulungan kain putih yang bergambar peta suatu tempat.
" Mungkin ini peta nya ."
__ADS_1
Kata Cang Lin lalu menyimpan peta itu lalu pergi dari sana setelah menghancurkan tubuh Jiu Fang dan Lo Wang.
#####