
Ling Chu bergerak cepat berlari masuk ke dalam goa yang berada di puncak gunung Phoenix es.
Gadis bergaun putih hanya melihat dengan sedikit senyum sinis.
" Dia berpikiran bisa melewati burung phoenix es dan masuk ke dalam sudah masalah sudah selesai, justru jebakan kematian yang sebenarnya berada di dalam,bahkan tingkat dewa ke 5 pun setelah masuk akan sulit keluar lagi yang ada hanya jalan kematian ."
Berkata di dalam hati gadis cantik bergaun putih .
Ling Chu yang sudah masuk ke dalam goa berlari masuk ke dalam sejauh hampir seratus meter di kejutkan dengan di hadapannya terdapat jurang yang sangat lebar dam luas hampir seluas lapangan bola .
Di bawah permukaan bawah dan dinding atas terdapat kristal es lancip yang sangat banyak serta besar .
Ling Chu mengeluarkan peta yang di ambil dari Lo Wang lalu melihatnya dengan teliti .
Setelah melihat dan menghafal Ling Chu menggulung nya kembali .
" Pertama tama aku harus melewati rintangan jebakan kristal tajam ini ,setelah itu melewati jebakan bola kristal es. "
Ling Chu baru mau bergerak melompat ke atas dia melihat gadis cantik yang berwajah dingin juga telah masuk ke dalam dan dia berdiri di tepi jurang .
Jarak antara Ling Chu dan gadis barbaju putih itu ada sekitar 15 meter .
Dia tidak melihat ke arah Ling Chu begitu juga Ling Chu tidak memberikan sapaan kepada nya .
Ling Chu Melompat ke salah satu kristal es lancip dengan sangat ringan dan cepat, ling Chu mendarat di atas kristal lancip ,dari atas kristal es lancip jatuh ke arah Ling Chu ,tetapi itu tidak cukup kuat untuk mengenai Ling Chu.
__ADS_1
Gadis cantik itu juga melompat dan kaki nya hingga ke atas kristal lancip seperti Ling Chu terus berpindah dengan cepat.
Dari atas turun hujaman kristal es semakin banyak tetapi tidak ada yang bisa mengenai mereka berdua.
Hingga mereka mencapai sisi jurang depan .
baru saja kaki mereka mendarat dari depan di dinding batu mengeluarkan tembakan anak panah yang sangat banyak.
Tranggg
Trangggg
Kilat pedang hitam bergerak sangat cepat membuat dinding pertahanan semua anak panah terpental dan patah .
Gadis itu pun menunjukan kekuatan sejati nya membentuk dinding perisai energi pelindung badan .
" Tingkat energi dewa pertama,Wanita ini sangat kuat dengan usia nya yang baru sekitar 20 tahunan ,untuk harta pusaka teratai es abadi aku tidak akan mengalah untuk nya ."
Ling Chu memerlukan kekuatan inti es untuk menyeimbangkan kekuatan energi inti Api yang dia miliki saat ini.
Hujan tembakan panah berhenti terlihat Ling Chu dan Gadis cantik berbaju putih berdiri dengan sangat waspada .
Ling Chu mulai berjalan ke depan untuk menyelidiki dinding batu yang sangat besar dan datar sama sekali tidak ada jalan masuk ke dalam .
Dari luar terbang masuk burung Phoenix es mengeluarkan tembakan bola energi es ke arah Ling Chu.
__ADS_1
Dengan cepat Ling Chu melompat ke udara dengan pedang hitam menebas mendatar ke arah burung phoenix es.
Phoenix es bergerak sangat lincah menghindari serangan pedang energi .
Kemudian menggunakan paruh tajam nya menusuk ke arah dada Ling Chu .
Dengan cepat Ling Chu mendorong tubuh nya ke atas sehingga paruh mengenai tempat kosong .
Pedang hitam memotong ke tubuh burung phoenix es.
Bammm.....
Dengan telak serangan pedang mengenai punggung phoenix es hingga terhempas ke tanah .
Tubuh Ling Chu melompat turun dengan sangat mendorongkan tapak kiri nya ke arah punggung burung phoenix es.
Dari tapak Ling Chu terbentuk bola energi api berputar seperti gasing dengan api yang berbentuk seperti benang .
Boommm....
Ledakan besar di sertai pijar api panas membara membakar tubuh burung phoenix es hingga tertekan ke permukaan tanah .
Tubuh burung phoenix es masih sangat kuat mau bangkit berdiri dengan kekuatan pemulihan yang sangat luar biasa pada punggung nya .
" Aku sudah katakan ,jika kamu menghadang aku untuk mendapatkan pusaka es ,aku akan membunuh mu !"
__ADS_1
Setelah berkata Ling Chu melemparkan besi api Langit ke arah Punggung burung phoenix es yang sudah terluka.
#####