
Mata kapten Cong Jie terbuka lebar saat melihat kekuatan pukulan tinju nya yang sangat kuat tingkat ke 9 nadi energi tidak membuat tubuh Gan Hung terpental jauh atau pun terluka .
" Kekuatan apa ini ! anak ini tidak normal kekuatan nya ...!"
Seru Kapten Cong Jie dengan wajah kaget.
Kekuatan pukulan nya seperti terhisap masuk ke dalam tubuh Gan Hung .
Tersenyum sinis Gan Hung melihat reaksi terkejut Kapten Cong Jie.
" Kalian mencari kematian sendiri datang membuat masalah dengan ku !"
Setelah berkata Pedang Han Li di tangan kiri Gan Hung bergerak sangat cepat menghujam ke arah Dada kapten Cong Ji .
Crassss.
Pedang Han Li menembus dada Kapten Cong Jie lalu di tarik keluar lagi pedang itu sehingga darah muncrat keluar dari tubuh kapten Cong Jie.
Cakar tangan kiri Gan Hung mencengkram leher Kapten Cong Ji yang sudah terluka parah seperti jepitan besi yang sangat kuat membuat tubuh tinggi besar Cong Jie tidak berdaya.
" Serap !"
Seru Gan Hung.
Arus energi berwarna hitam menyelimuti tapak tangan Gan Hung menghisap arus energi di dalam tubuh Cong Jie.
" Akhhhhh....
Teriak kesakitan Kapten Cong Jie.
__ADS_1
Energi dalam nya terhisap bersama dengan tubuh nya menghilang masuk ke telapakan tangan Gan Hung.
Mendengar Teriakan kapten mereka ke 4 orang itu segera melihat ke arah sana .
Crasss
Crasss.
Dua orang yang lengah karena melihat ke arah Teriak kapten mereka langsung mati terbunuh di pedang Fei Yang .
" Lari!"
Sisa dua orang sadar keadaan mereka sudah sangat berbahaya berusaha melarikan diri dari pertarungan Melawan Fei Yang .
Tubuh mereka berdua melompat mundur menjauh .
Tetapi gerakan Gan Hung sangat cepat sudah berada di samping salah satu dari mereka berdua ingin melarikan diri .
Pedang di tangan Gan Hung menembus punggung hingga ke dada depan tewas seketika.
Sisa satu nya lagi mati terbunuh di tangan Fei Yang .
Setelah membunuh mereka semua Gan Hung Angkat tapak tangan nya arah depan .
Darah yang berhamburan di tanah serta yang mengalir keluar dari tubuh prajurit yang terbunuh mengalir terbang ke arah telapak tangan Gan Hung berkumpul menjadi satu bola besar berwarna merah.
Fei Yang yang melihat itu semua sangat terkejut sekali melihat apa yang telah di lakukan Gan Hung.
Bola darah di hisap tapak tangan Kiri Gan Hung Hingga menghilang.
__ADS_1
Baammmm.....
Setelah bola darah masuk ke dalam tubuh Gan Hung ledakan arus energi meledak seperti gelombang menyebar ke segala arah.
Kekuatan aura energi tingkat ke 8 Nadi energi terlihat sangat jelas di tubuh Gan Hung .
" Teknik kekuatan apa ini ! Orang ini benar benar menakutkan! "
Kata Fei Yang di dalam hati sampai badan nya bergetar karena ketakutan.
Gan Hung yang telah menerobos ke tingkat ke 8 nadi energi menarik napas panjang lalu mengeluarkan nya dengan suara yang halus .
"Aku terpaksa menggunakan esensi darah dan tubuh untuk menaikan kekuatan tingkat energi dalam ku,jika menunggu pelatihan secara normal itu menghabiskan waktu terlalu lama ,asalkan aku tidak memicu kesengsaraan surgawi ,orang tua itu pasti tidak akan tahu ke beradaan ku,masalah lain nya aku harus bisa mengendalikan pengaruh buruk kitab iblis itu ."
kata Gan Hung Di dalam hati.
" Gan Hung siapa kamu ini sebenar nya ,tidak mungkin anak seusia 13 tahun memiliki teknik sehebat ini !"
Tanya Fei Yang dengan rasa ingin tahu yang besar.
" Aku tuan muda Gan Hung ,seseorang yang akan membuat badai besar di dunia ."
Jawab Gan Hung yang langsung membuat Fei Yang terdiam antara percaya dan tidak .
" Fei Yang ,aku sudah memberikan teknik latihan pemotongan daun kepada mu,jika dalam 3 minggu kamu tidak dapat mencapai langkah keseimbangan kecepatan dan menerobos ke tingkat ke 9 nadi energi, kamu tidak perlu lagi menjadi tangan kanan ku ,karena aku tidak membutuhkan bawahan yang lemah ."
Mendengar perkataan Gan Hung yang sangat serius membuat fei Yang terkesima dan kaget karena Gan Hung seperti ingin membuang nya setelah Gan Hung telah mencapai tingkat ke 8 nadi energi.
" Aku pasti bisa mencapai tingkat ke 9 nadi energi!"
__ADS_1
" Setelah 3 minggu aku akan datang menemui mu ,jangan mengecewakan aku ."
Setelah berkata Gan Hung Pun pergi meninggalkan Fei Yang di sana .