
Mendengar permintaan pengawas pembunuh bayaran, Ling chu menjadi sedikit dingin.
"Maaf aku tidak bisa melakukan itu ,palsu atau tidak aku tidak memiliki hak untuk melihat isi nya ,kalian pun juga sama, seperti biro pengiriman barang,mereka tidak perlu tahu isi di dalam peti kiriman tugas mereka di bayar untuk mengirimkan barang, aku juga sama ,aku tidak peduli dengan isi barang yang aku bawa, tugas aku hanya mengantar barang ini sampai tujuan ."
Jawab Ling Chu dengan tegas tanpa ada keraguan sedikit pun.
" Dasar keras kepala ,ini adalah pelanggaran aturan perkumpulan kita,kamu lebih memilih menjalankan misi yang di berikan orang lain dari pada perkumpulan ,lebih baik kamu serahkan kepada perkumpulan kotak yang kamu bawa!"
Setelah berkata tiba tiba tangan pria berjubah hitam menyerang Ling Chu dengan cakar cakar ke arah leher Ling Chu.
Serangan yang sangat cepat di sertai dengan niat membunuh yang sangat kuat dengan tingkat kekuatan Energi Naga ke 9.
Ling Chu sudah sangat waspada dengan kemunculan pengawas pembunuh bayaran .
Ling Chu sama sekali tidak bergerak menghindar seperti membiarkan cakar tajam mengenai leher nya .
Ling Chu juga menyerang dengan tusukan jari pedang ke arah ulu hati pengawas pembunuh bayaran .
Ini adalah serangan mata di bayar mata,karena tingkat kekuatan kultivasi lebih kuat pengawas pembunuh bayaran sama sekali tidak takut, dis bahkan menambahkan kekuatan cakar energi untuk menghancurkan leher Ling Chu dalam satu serangan .
Tapppp....
Blasss..
Cakar energi dengan mengenai leher Ling Chu tetapi tidak bisa langsung mematahkan atau menghancurkan leher Ling Chu.
Karena leher leher ling Chu di lindungi rompi pelindung tingkat naga dan juga tubuh Ling Chu telah di padatkan darah ular api ,sehingga tubuh Ling Chu Sangat kuat di bandingkan tubuh dengan tingkatan yang sama .
Jari pedang energi elemen api Ling chu dengan tepat mengenai ulu hati pengawas pembunuh bayaran langsung menembus perisai pelindung tubuh masuk menusuk ulu hati hingga terbakar bau hangus.
Dengan cepat pengawas pembunuh melompat mundur dengan wajah bergetar ketakutan.
" Kkau.... berani menyerang seorang pengawas misi ,ini adalah pengkhianatan ,perkumpulan pasti akan membunuh mu !"
Kata Pengawsan pembunuh bayaran sambil memegang ulu hati nya yang terluka parah.
" Jika kamu mati di sini,tidak ada yang akan pulang melaporkan apa yang telah terjadi!"
Kata Ling chu dengan niat membunuh seketika .
" Jangn bunuh aku ..! ini adalah salah aku yang terlalu tamak,aku minta maaf ! ini adalah salah aku!"
Kata pengawas pembunuh bayaran dengan ketakutan.
" Kesalahan mu di maafkan ,sekarang kamu bisa pergi ke neraka !"
Kata Ling chu mendorongkan tapak tangan kanan nya .
Dari tapak tangan Ling Chu meluncur keluar besi api langit menghujam dada pengawas pembunuh bayaran.
__ADS_1
Boommmm....
Ledakan api besar terjadi saat besi api Langit menancap di dada Pengawas pembunuh bayaran membakar tubuh nya dengan kobaran api besar .
Tranggggg
Boommmm
Suara pertarungan di sertai ledakan energi besar terjadi di kejauhan .
Ling Chu karena ingin tahu siapa yang sedang bertarung ingin pergi melihat.
Baru saja dia mau bergerak kesana tiba tiba terdengar suara di telinga nya .
" Jangan pergi kesana ! menjauh lah dari mereka ."
Suara itu begitu jelas dan Ling Chu sangat jelas mengenal siapa yang telah berbicara di telinga nya melalui gelombang suara.
" Guru!"
Kata Ling Chu di dalam hati dengan sangat gembira karena Guru pedang Beng kiam ada di sekitar nya dan melindungi nya dari bahaya besar .
Tanpa berpikir panjang Ling Chu segera pergi menjauh dari suara pertarungan karena mendekat pertarungan tingkat tinggi seperti itu sangat berbahaya .
Ling Chu berlari dengan sekuat tenaga .
Terdengar suara di telinga Ling Chu lagi ,dengan cepat Ling Chu melihat ke atas.
Dari atas melesat turun hujan jarum besi yang sangat banyak ke arah Ling Chu .
Ling chu bergerak sangat cepat mengelak ke samping dengan teknik satu dalam seribu langkah.
Tubuh Ling Chu melesat pergi jauh seketika .
Hujan jarum besi mengenai tempat kosong karena tubuh Ling Chu sudah pergi jauh .
Ling Chu yang telah berlari ke tempat yang jauh tiba tiba di kejutan dengan pedang energi berwarna biru yang turun dari atas tepat ke arah nya .
Ling Chu Mengelak ke samping ,dan dia berhasil mengelak serangan pedang energi biru yang turun dari atas hanya setengah jengkal dari badan nya .
Bommmm......
Pedang energi biru meledak dengan sangat kuat saat menabrak permukaan tanah membuat tubuh Ling Chu terkena kekuatan ledakan hingga terpental jauh terhempas ke tanah sampai berguling guling di atas permukaan tanah.
Lalu berhenti terbaring di Tanah berusaha bangkit berdiri.
" Ukhhhh....
Ling Chu memuntahkan segumpal darah dari mulut nya .
__ADS_1
Kekuatan ledakan pedang energi biru sangat kuat membuat Ling Chu terluka berat .
Orang yang menyerang Ling Chu dengan serangan jarum besi sudah mendekat, dengan senjata di tangan nya yang terbuat dari besi berbentuk bulat seperti kaleng yang mampu mengeluarkan tembakan jarum besi sepanjang 20cm yang sangat kuat .
Pria yang baru muncul langsung mengarahkan senjata serangan jarum besi nya tanpa banyak berkata kata langsung memberikan tembakan puluhan jarum besi ke arah Ling Chu yang sedang terluka .
Di saat itu keadaan Ling Chu yang sedang terluka berat tidak dapat menghindarinya lagi .
Di saat yang kritis.
Seseorang melompat turun dari atas udara mendarat tepat di hadapan Ling Chu .
Pedang di tangan nya bergerak berputar membentuk lingkaran pedang sebagai perisai .
Trangggg
Trangggg
Semua serangan jarum besi terlempar pergi saat menabrak dinding putaran lingkaran pedang yang sangat kuat .
Setelah berhasil menahan serangan jarum terbang.
Orang yang menolong Ling Chu yang tidak lain adalah guru pedang Beng Kiam.
Bergerak dengan sangat tenang menyerang balik dengan menebaskan pedang nya secara mendatar ke arah orang yang menyerang dengan senjata rahasia .
Sinar pedang tipis berwarna putih bergerak sangat cepat membuat orang yang menyerang dengan sejata rahasia menahan nya dengan senjata besi di tangan nya .
Blassss....
Sinar pedang melewati senjata besi dan memotong tubuh orang itu hingga menjadi dua bagian jatuh ke tanah tewas seketika.
Di saat itu dari atas udara turun dua pedang energi biru dengan ke arah Ling Chu yang sedang terluka.
Guru pedang Beng kiam memutar tubuh nya sambil membuat tebasan ke arah dua pedang biru yang turun dari atas udara .
Boommm....
Bommmm...
Kedua pedang energi biru meledak hancur di potong sinar energi pedang Guru pedang Beng Kiam.
Seorang pria berdiri di atas pedang di udara melihat ke arah Guru pedang Beng Kiam dengan sangat sinis penuh dengan kemarahan.
" Tetua pedang Beng kiam,apakah kamu ingin bertarung habis habisan dengan keluarga Cuang Kami ?"
Tanya Pria itu yang ternyata berasal dari keluarga Cuang .
#####
__ADS_1