
Di saat semua orang berada di dalam kota berada dalam kepanikan dan ketakutan Ling Chu bergerak sangat cepat membawa peti katu besar melompat tembok kota dan berlari meninggalkan kota Yun Le setelah misi yang dia lakukan berhasil dengan sangat sempurna .
Setelah berlari cukup jauh Ling Chu berhenti di bawah pohon besar lalu menghidupkan api unggun kecil disana .
Dia membuka peti kayu besar untuk melihat apa yang terdapat di dalam peti harta milik penguasa kota Yun Le.
Tidak ada lagi jebakan tersembunyi di sana , di dalam peti kayu besar itu terdapat koin emas yang sangat banyak dan juga harta berharga yang lain nya .
Tiba tiba pandangan mata Ling Chu melihat ke arah kanan.
" Siapa ! tunjukan diri mu ,jika tidak ingin mati !"
Bentak Ling Chu dengan niat membunuh seketika muncul dari tubuh nya .
" Hahaha.... Ini untuk pertama kali nya aku melihat seorang melakukan misi dengan sangat ganas ,bukan hanya membunuh target,tetapi juga merampok serta membantai keluarga target lalu membakar nya dengan api besar, kau benar benar sangat menakjubkan ."
Suara itu adalah suara no 14 yang berjalan dengan tenang ke hadapan Ling Chu .
__ADS_1
" Kau! Apakah kau memata matai aku ?"
Tanya Ling Chu dengan sangat tidak senang.
" Ini adalah misi pertama mu,takut kamu gagal melakukan misi jadi aku sengaja datang untuk mengawasi mu agar misi mu berhasil sepenuh nya ,ternyata kemampuan bertarung mu lebih kuat dari yang aku bayangkan. "
Kata no 14 sambil tersenyum kecil.
" Target bukan orang baik,jika aku pergi begitu saja setelah membunuh itu adalah kerugian, dia pasti sangat kaya dengan kejahatan yang dia lakukan, aku menganbil harta yang dia miliki bukanlah pelanggaran aturan organisasi. "
Jawab Ling Chu dengan suara yang tegas .
Kata No 14 sambil tersenyum kecil dengan mata yang licik kepada Ling Chu .
" Rubah licik ini suatu saat pasti aku kirim ke neraka ."
Berkata di dalam hati Ling Chu mulai sangat tidak senang terhadap setiap tindakan yang di lakukan no 14.
__ADS_1
" Baik,aku akan memberikan setengah harta di dalam peti harta ini ."
Jawab Ling Chu seperti terlihat sangat patuh kepada no 14.
Setelah mendengar perkataan Ling Chu yang setuju berbagai harta di dalam peti kayu .
Pedang tipis keluar dari lengan no 14 lalu di gunakan menebas ke arah peti kayu dengan sangat cepat .
Singggg......
Peti kayu terpotong menjadi dua bagian tanpa ada gerakan sedikit pun pada peti kayu dan juga koin emas yang berada di dalam nya membuat Ling Chu sangat terkesima betapa sangat kuat nya energi dalam dan penguasaan teknik pedang yang di miliki pembunuh bayaran no 14.
" Teknik penguasaan pedang yang sangat hebat ,dia memotong koin emas yang bertumpu di dalam peti kayu tanpa menimbulkan reaksi pada peti kayu,aku sendiri tidak memiliki kecepatan dan kekuatan seperti ini ."
Berkata Ling Chu membandingkan kekuatan nya dengan no 14 masih sangat jauh berbeda.
Setelah memotong peti menjadi dua bagian no 14 menyimpan kembali pedang tipis nya ke dalam lengan nya lagi .
__ADS_1
#####