Kaisar Pedang Yin Yang

Kaisar Pedang Yin Yang
Jebakan rumah makan


__ADS_3

Ling Chu tidak peduli dengan tatapan mata yang lain tangan nya bergerak mengambil makanan dengan cepat masuk ke dalam mulut nya .


Sebentar saja makanan di atas meja di habiskan dengan cepat .


" pelayan ,Bawakan aku makanan lagi.."


Pinta Ling chu .


" Siap .."


Jawab pelayan rumah makan bergerak cepat masuk ke dalam .


Tidak lama kemudian Ling chu menghabiskan lagi hingga hingga tanpa sisa .


Suingggg......


Dari jauh melesat anak panah Ke arah Ling Chu dengan sangat cepat .


Ling Chu bergerak sangat cepat mendorongkan kepala dan badan nya ke belakang menghindari anak panah yang datang dari depan .


Boommm.....


Anak panah berhasil di hindari Ling Chu ,dan anak panah itu mengenai dinding papan kayu rumah makan meledak dengan keras menghancurkan tempat itu menjadi lubang besar .


Ling Chu melihat ke depan berjalan masuk dua orang dengan pedang dan golok di tangan kekuatan aura energi mereka berada di tingkat pertama langit.


Orang yang menyerang Ling chu dengan panah ledakan tidak terlihat di sana karena posisi nya adalah pendukung serangan dari belakang.


" Di dalam situasi mu seperti ini kamu masih bisa menikmati makan dengan enak, aku sungguh sangat kagum pada mu yang chu."


Kata pria yang memegang pedang dengan tangan kanan nya .


" Tidak Perlu banyak berbicara omong kosong, apa tujuan kalian datang ke sini ?"


Tanya Ling chu dengan singkat.


" Jika kamu pintar serahkan kotak yang kamu bawa jika tidak jangan salah kan kami karena bertindak kejam ."


" Bertindak kejam pun ,apa kamu pikir aku takut dengan kalian ."


Jawab Ling Chu dengan sinis .


Whosss.....


Tiba tiba muncul dua bayangan yang sangat cepat ke arah ke dua orang itu .


Bammmm


Bammmm

__ADS_1


Serangan kilat yang sangat cepat, tinju dan tendangan dengan telak mengenai dada dan wajah pemegang pedang dan golok hingga tubuh mereka terpental jauh keluar dari rumah makan terhempas ke tanah dengan sangat keras .


Orang yang memukul mereka berdua adalah seorang pria tua dan seorang perempuan tua .


Kekuatan mereka berdua terlihat jelas berada di tingkat ke 3 langit .


Ling Chu kejadian itu terdiam karena kedua orang tua itu benar benar sangat kuat .


Kedua orang tua itu melihat ke arah pria berpedang dan memegang golok dengan wajah sinis .


" Kalian datang juga ingin mendapatkan kotak pusaka yang di bawa anak itu hanya dengan lemah seperti ini ,segera pergi dari sini jika tidak aku akan kirim kalian ke neraka ."


Kata perempuan tua itu dengan sangat marah.


Baru saja perempuan tua itu berkata dari arah depan meluncur datang anak panah ledakan kearah nya .


Pria tua itu menusukan jari telunjuk nya ke depan mengeluarkan seberkas sinar putih menabrak panah ledakan .


Boommmm.....


Ledakan besar terjadi saat energi jari bertabrakan dengan anak panah ledakan.


" Akhhhh.....


Terdengar suara teriakan kesakitan dari antara pohon besar di sertai Seorang pria memegang anak panah terpental keluar dari sana memuntahkan darah segar karena terkena pukulan yang sangat keras .


" Berani menyerang secara diam diam kamu sudah bosan hidup rupanya !"


" cepat pergi dari sini jika tidak ingin mati di sini ."


kata gadis cantik itu kepada ke tiga orang itu .


Tanpa banyak berbicara ke tiga orang itu langsung pergi dengan secepat kilat .


" Hei kamu ,apapun itu kamu juga bersalah karena ikut bertanggung jawab karena membuat kerusakan rumah makan kami ,kami minta serahkan kotak yang kamu bawa ."


Tujuan ke tiga orang sudah sangat jelas ingin mengambil kotak yang Ling Chu Bawa.


" Kalian juga inginkan kotak pusaka ini ,aku tidak bisa memberikan kepada kalin ."


Jawan Ling Chu dengan suara yang tegas .


" Aku sudah meminta dengan baik baik barang yang kamu bawa,jangan salah kan kami jika kami membuat mu sedikit menderita !"


Kata pria tua itu bergerak sangat cepat ke arah Ling chu dengan tangan membentuk cakar energi.


Ling Chu mendorongkan tapak tangan kanan nya .


Dari tapak tangan kanan ling Chu meluncur keluar besi api langit menabrak permukaan tangan orang tua itu .

__ADS_1


Boommmm...


Ledakan kobaran api merah yang sangat besar terjadi menyebar kesegala arah mengenai ruangan rumah makan hingga terbakar.


Tubuh pria tua itu terpental jauh ke belakang dengan Wajah sangat kaget karena kekuatan serangan besi api Langit mampu membuat nya terpuku mundur.


Ling Chu melompat ke atas rumah makan menabrak atap rumah makan hingga hancur berantakan.


Setelah melompat keluar dari rumah makan kaki ling chu membuat tolakan melesat pergi seperti tembakan anak panah pergi dari sana .


" Kejar ! jangan sampai dia melarikan diri!"


Teriak pria Orang tua itu memberikan perintah mereka bertiga pun mengejar Ling Chu sekuat tenaga .


Ling Chu dengan menggunakan teknik jurus pertama dari 7 langkah Angin dewa melesat sangat cepat meninggalkan rumah makan dan ke 3 orang itu .


" Kenapa dia bisa lari begitu cepat !"


Kata gadis cantik itu dengan heran.


"Anak ini telah di ajari dewa Angin Utara, teknik lari nya dari orang itu ,yang aku heran kekuatan nya hanya berada di tingkat ke 7 energi Naga tidak mungkin kita bisa kalah dari nya ."


Kata Wanita tua itu dengan sangat marah.


" Kita telah kehilangan jejak nya,seharusnya saat dia muncul kita segera menyerang dan mengambil kotak senjata yang dia bawa sekarang kita tidak tahu kemana dia melarikan diri ."


" Berpencar,jika ada tanda keberadaan orang itu segera memberikan tanda ."


Setelah itu mereka berpencar mencari Ling Chu .


Ling Chu berlari tanpa henti hingga sangat jauh,setelah di anggap sudah aman Ling Chu baru berhenti .


" Beruntung aku menguasai teknik ilmu meringankan tubuh tingkat langit, jika tidak ,aku akan sulit melarikan diri dari Sana,membawa kotak pusaka ini benar benar sangat tidak mudah ."


Kata Ling Chu yang merasa seperti kemana pun dia pergi selalu ada orang yang menyerang nya.


karena beranggapan sudah Melarikan diri sangat jauh ,Ling chu beristirahat sebentar di bawah pohon besar berdaun lebat di dalam hutan .


Tiba tiba Ling Chu merasakan ada aura kehadiran seseorang dia pun bergerak sangat waspada.


Tepat di hadapan nya muncul seseorang berpakaian hitam dan Ling Chu Langsung tahu jika itu adalah pengawasan dari organisasi pembunuh bayaran .


" Kamu adalah seorang anggota pembunuh bayaran bukan kurir pengantar barang ,kenapa kamu harus menghabiskan waktu untuk sesuatu yang tidak berguna seperti ini."


Kata Pengawas pembunuh bayaran kepada Ling Chu seperti tidak senang dengan apa yang di lakukan Ling Chu .


" Aku telah berjanji kepada dewa Angin Utara, misi ini harus aku selesaikan ."


Ling Chu tetap pada pendirian nya yang tidak tergoyahkan.

__ADS_1


" Kabar berita yang beredar kotak yang kamu bawah adalah barang palsu ,lebih baik kamu membuka melihat isi di dalam kotak itu,jika kosong kamu bisa batalkan untuk pergi ke benteng wisma keluarga Ming. "


#######


__ADS_2