
"jam makan siang tiba, Azam pergi ke toko Vera untuk makan siang bersama kekasih hatinya itu!"
"sesampai nya di toko Vera, Azam menyapa karianwan yang ada di toko itu, termasuk juga ada kenzo yang baru keluar dari ruangan kerja Vera, hey Ken apa kabar?"
"eh Mas Azam saya baik Mas,dan terimakasih kata Ken sama azam, saya permisi dulu Mas untuk kembali kerja"
..."iya silahkan Ken, kata Azam"...
"pintu ruangan kerja Vera terbuka, dan Vera melihat yang Masuk adalah Azam, Vera tersenyum bahagia begitupun dengan Azam"
"Vera berdiri dari tempat duduknya dan menghampiri Azam, lalu mencium dan memeluk lelaki yang ada di hadapan nya, sayang....aku kangen kamu kata Vera pada Azam saat ciuman itu terlepas"
"aku juga sangat merindukan mu sayang...kata azap pada Vera, sayang gimana kalo kita melakukan nya sekarang dan setelah itu kita makan siang?"Vera hanya mengangguk kan kepalanya"
"Azam yang tak menunggu lama lagi dan mebuang waktu, tak berapa lama Azam dan Vera mengeluarkan ******* mereka berdua, secara bergantian di ruang kerja Vera hinga setengah jam kurang lebih"
"setelah mereka melakukan hubungan suami istri di dalam ruangan kerja Vera, kini azam dan Vera makan bersama di barengi Canda tawa dari Azam dan Vera seperti pasangan yang sangat bahagia"
__ADS_1
"karianwan sudah tau kalo Azam datang ke toko pasti ada suara ******* dari dalam ruangan Vera, itu sudah menjadi hal yang wajar bagi mereka"
"hinga tak ada yang merasa aneh dari karianwan, kalo suara aneh itu terdengar dari ruangan majikan nya itu. termasuk Ken tau apa yang terjadi pada bos sekaligus wanita yang kadang meminta nya untuk di puaskan oleh nya"
"setelah makan siang selesai azam akan kembali ke kantor nya namun langkahnya terhenti oleh pangilan Vera, mas...ken dan ibu nya sudah tingal di apartment bersama ku"
"hmmm sejak kapan...tanya Azam pada Vera ?"
..."mulai tadi pagi... soal nya kalo Mas gak ada di rumah aku kesepian, kalo ada ibu Kenzo kan ada teman untuk bicara dan ada yang membantu pekerjan rumah"...
"iya sayang....terserah kamu saja sayang...ya udah aku kekantor dulu ya, nanti sore aku akan jemput mu kata Azam pada Vera dan mencium wanita pujan nya itu"
"ya tentu saja aku siap! aku tidak sabar bertemu dengan sekertaris yang berani mendekati jalangku itu,kata lelaki yang merasa memiliki Vera "
"silahkan tuan sekertaris itu membuka kan pintu untuk tuan nya itu"
"Azam yang berdiri di sampling bos nya untuk menemui lelaki yang akan bekerja sama dengan perusahan tempat ia bekerja saat ini"
__ADS_1
"Azam apa semua dokumen sudah kamu siapkan dengan baik...?"
"iya tuan semua saya sudah siapkan dan saya sudah pelajari dengan baik"
"bagus aku harap tuan Arjuna mahesa, tertarik dengan semua presentasi yang kamu siapkan itu"
"iya tuan saya rasa tuan Arjuna mahesa, akan tertarik dengan presentasi ini, Azam merasa tidak asing dengan nama lelaki yang di sebut oleh boss nya itu, namun Azam memileh diam dan berusaha mengingat nama itu, sepertinya Azam pernah tau nama itu"
"tak berapa lama pintu ruangan terbuka, dan di sana ada dua laki laki yang satu sudah sedikit berumur, dan yang satu nya lagi tak beda jauh dari laki laki yang di sebelah nya"
"tuan William senang bisa bertemu dengan anda"
"saya juga sangat senang dan satu kehormatan bisa bertemu dengan anda tuan Arjuna, lalu mereka berdua tertawa lepas"
"silahkan duduk tuan kata tuan William pada tamu nya berdua, kenakan tuan Arjuna, ini sekertaris saya nama nya Azam Keil, Azam menunduk kan kepala sebagai tanda hormat "
"baiklah dan ini sekertaris saya nama nya, pram, pram juga menunduk kan kepala seperti Azam tadi"
__ADS_1
"setelah empat puluh menit berlalu, kesepakatan kerjasama terjadi antara perusahan William dan juga arjuna ahirnya terjadi, itu membuat William sangat senang dengan kinerja Azam dalam berpresentasi hinga Azam mendapat bonus dari boss nya ini"