
"Vera yang melihat pesan dari risa hanya tersenyum, dan berdiri dari tempat tidur nya dan berlalu ke kamar mandi"
"Azam yang merasakan pergerakan Vera dari pelukan nya, Azam pun membuka mata nya dan menyusul wanita nya ke kamar mandi, sayang kamu mau mandi ya...?"
"eh iya Mas.... jawab Vera, mas mau ikut mandi?"
"iya sayang....mas mau ikut mandi tapi, kita melakukan nya sekali lagi ya sayang...dan penyatuan pun terjadi antara kami berdua. tanpa persetujuan Vera"
"hinga Vera mendesah dan mengalami pelepasan"
"setelah kami selesai mandi dan berganti baju, kami turun dan sarapan bersama, sambil sarapan aku mengecek benda pipih di tangan ku dan melihat pesan dari risa, yang tadi pagi ia kirim"
"maaf sayang, mas baru bisa membalas pesan mu. Mas sekarang baru sarapan sayang, kamu lagi apa sayang?"
"aku sekarang lagi membantu bibi untuk menyiram tanaman Mas...."
"ya udah sayang, mas sarapan dulu ya gak enak sama teman Mas, sampai jumpa nanti malam ya sayang, kata Azam pada risa"
"iya Mas....hati hati ya sayang kerjanya Mas"
"setelah Azam mengahiri pangilan dengan istrinya, Azam memegang tangan Vera dan tersenyum pada Vera"
"aku gak apa apa sayang....yang penting kan Mas disini sama aku. kata Vera pada Azam lalu mencium bibir laki laki di sebelah nya"
__ADS_1
"ibu Ken yang melihat itu hanya tersenyum, maaf bu....kata Vera pada ibu nya Ken"
"gak apa apa nak, kata ibu Ken yang sudah di peringatkan oleh Ken semalam"
"bu....vera pamit ke toko dulu ya bu.. Vera dan Azam mencium tangan ibu Ken dan pergi berlalu"
"setelah mereka pergi dari rumah. dan setelah beberapa menit sampai di depan toko, Vera mencium Azam, mas sebenarnya aku masih pingin malam ini Mas nginep lagi"
"sayang.... Ya udah tar siang Mas ngomong sama risa dulu ya...untuk nginep lagi kata Azam "
"beneran ya Mas, atau kalo tidak malam ini aku nginep di rumah Mas, seperti biasa alasan kerja an gimana?"
"ide bagus sayang, pasti risa sangat senang kamu tidur di rumah, lagi pula kamu kan.pingin kita melakukan nya di ruangan kerja aku lagi kaya dulu sayang, kata Azam yang mengingatkan pada perkatan Vera dulu "
"iya sayang..... Kata Azam sambil mencium bibir Vera, dan setelah itu Vera keluar dari mobil lelaki nya"
"setelah Azam pergi berlalu Vera Masuk tanpa di sadari ada sepasang mata yang melihat dari jauh"
" bagaimana tuan apa kita kembali ke hotel?"
"emmmm, kita pergi sekarang. Pram selalu awasi Vera setiap pergerakan nya!" karna aku ingin tau berapa laki laki yang ia bodohi"
"baik tuan. saya akan menugaskan anak buah saya"
__ADS_1
"besok kita kembali ke Singapore pram."
..."baik tuan" ...
"pram bagaimana dengan istri ku apa kamu sudah dapat laporan dari anak buah mu?"
"iya tuan, nyonya tidak ada kecurigan tentang ke datang tuan kesini"
..."kerja bagus pram, puji Arjuna pada sekertaris nya itu" ...
"hey risa, gimana kabar kamu?"
"hey kak Vera, aku baik baik saja kak, kalo kakak gimana.... Kak, kapan kakak kesini? "
"malam ini ris.... Kakak akan datang ketempat kamu soalnya, ada kerja yang harus aku selesai kan sama Azam, karna udah dari kemarin dia gak ada di kantor dan aku hubunggi susah kata Vera"
"iya kak, mas Azam lagi keluar kota kata kak, risa pada Vera"
"emh gitu ris... Ya udah dulu ris. Mba kerja lagi ya soalnya ada yang Masuk ruangan ni"
"iya kak, aku tunggu kakak di rumah ya malam ini hati hati kak"
"iya ris kamu juga ya hati hati jaga kesehatan kamu"
__ADS_1