Kakak Ku Selingkuhan Suamiku

Kakak Ku Selingkuhan Suamiku
Ep:51


__ADS_3

"setelah Azam, bekerja beberapa jam sekarang waktunya Azam, untuk menjemput Vera di toko dan pergi ke dokter kandungan, sayang....apa kamu sudah siap?"kata Azam yang baru Masuk ke dalam ruang kerja Vera"


"Mas....kok gak ketuk pintu dulu sayang....kan adek kaget jadi nya, kata Vera dengan manja"


"Azam menuju ke arah Vera yang masih duduk di kursi kerja nya, maaf in Mas ya sayang, mas salahdeh, Mas janji tidak akan ngagetin adek cantik lagi"


"Vera berdiri dan memeluk Azam posesif, janji ya Mas, kan kasihan bayi kita kalo kaget gimana?"


"iya sayang... Mas janji, oh ya Ve apa kamu sudah siap untuk periksa kehamilan anak kita?"


"iya Mas adek siap, adek ambil tas dulu ya Mas?"


"iya sayang....pelan- pelan jangan buru-buru, mas akan tunggu kamu di sini kok sayang"


"setelah Vera memeriksa tas nya, lalu dia memberikan tas itu pada Azam, untuk membawa nya, dan Azam mengambil dari tangan Vera dan memegang tas itu sambil mengandeng Vera"


"kini keduanya keluar dari ruang kerjanya Vera, Ken tolong hendel dulu ya toko soalnya, mba mau pergi sama Mas Azam dulu"


"baik mba, hati - hati di jalan mba, mas, kata Ken ramah"


"iya makasih Ken, kata Azam pada Ken"

__ADS_1


"Ken, tolong nanti tlp ibu ya!?" untuk masak lebih, karna malam ini Mas Azam akan makan di rumah, Ken hanya menganguk kan kepala dan tersenyum"


"ya sudah ayo Mas kita jalan sekarang takut nya kita telat lagi"


"Azam kembali melangkah bersama Vera masih dengan berpegangan tangan"


"setelah sampai di dalam Mobil, Azam kembali melihat ke arah Vera dan tersenyum, sayang Mas bahagia banget, karna Mas akan Punya anak dari kamu"


"bohong Mas, kan ini bukan anak pertama nya Mas"


"sayang....mas tidak bohong ini beneran, mas tidak tau kenapa terasa beda anak yang kamu kandung, dan risa kandung, mas sangat bahagia dengan ke hadiran anak kita"


"Ve.... Mas dulu gak se posesif ini ke risa, kamu juga lihat sendiri saat risa hamil Mas jarang menemani dia periksa, itu pun kamu yang meminta, dan Mas jarang di rumah"


"makasih ya sayang, kamu sudah menjadi kan aku sebagai lelaki yang paling bahagia dengan ke hadiran anak kita, kata Azam pada Vera"


"iya Mas....adek juga sangat bahagia, karna sebentar lagi kita nikah dan kita akan punya anak"


"ya sudah sayang, kita lanjutkan nanti saja pembicaran kita, sekarang kita sudah sampai di clinic"


"Vera hanya tersenyum pada Azam"

__ADS_1


"jangan turun dulu, biar Mas buka pintu ya buat nyonya Azam Keil!" kata Azam pada Vera yang di sambut tertawa kecil kedua nya"


"Azam dan Vera begitu sangat bahagia seperti layaknya pasangan suami istri, namun sayang mereka lupa kalo mereka adalah selingkuh"


"tanpa sepengetahuan Azam dan Vera, ada seseorang yang selalu mencari informasi mereka berdua"


"pram apa semua sudah siap?"


"iya tuan semua sudah siap, anda boleh terbang malam ini"


"pram, aku ingin bertemu Vera, sesampainya aku di apartment ku, bawa wanita itu karna aku akan memberinya hukuman"


"tapi tuan nona Vera sedang hamil!"


"lakukan apa yang ku perintahkan dan jangan sampai melukai ibu dan bayi yang ada dalam kandungan nya"


..."baik tuan"...


"Vera, kamu harus menerima ku kembali bagaimana pun cara nya"


"Azam dan Vera setelah melakukan pemeriksan, kini keduanya pergi makan siang terlebih dulu, sayang makan dulu ya setelah itu kita lihat Mobil yang kamu inginkan, kata Azam pada Vera"

__ADS_1


"iya sayang....adek juga udah lapar kasihan anak mama dan papa ini, sudah lapar Vera sambil mengelus peritnya yang masih rata"


"Azam tersenyum dan membuka pintu untuk Vera, dan melangkah kan kaki untuk makan siang, di restorant jepang kesukan Vera"


__ADS_2