
"Azam yang sampai di kantor, dia langsung menyiapkan semua berkas yang akan di berikapan pada bos besar nya itu"
"selamat pagi tuan William.apa saya boleh Masuk?" William hanya tersenyum dan mengangguk kan kepala pada Azam "
" ini tuan, laporan dan presentasi untuk minggu depan, semua saya sudah selesai dan mohon di koreksi apa kah sudah sesui keingin tuan?"
" baiklah aku akan mempelajari nya, zam makasih banyak ya sudah menjadi orang kepercayan saya kata William "
" sama - sama tuan saya permisi dulu, untuk melanjutkan pekerjan saya, William hanya mengangguk "
" di toko Vera memangil Ken ke ruangan nya "
"tok... Tok... Tok..., Masuk kata Vera"
"Mba Vera memangil saya, apa ada yang bisa saya bantu mba?"
"hem..ken malam ini Azam tak datang ke apartment, jadi malam ini kamu temani aku tidur ya?"
"iya mba, tapi bagaimana dengan ibu?"
"kamu kan bisa ke kamar aku setelah ibu mu tidur, lagi pula kamar ibu mu kan di bawah sedang kamar kita bersebelahan!" rajuk Vera "
__ADS_1
" iya deh mba pasti aku akan temani mba,malam ini jangan ngambek lagi ya mba "
" Sorepun tiba Azam menghubungi Vera, sayang Mas kok masih kangen kamu ya?"boleh gak kalo Mas mampir dan kita main sekali saja?"
"ya sudah sayang kesini aja Mas, tapi kita pergi ke hotel saja sayang!"
"sayang... Kan cuman bentar Mas, langsung pergi masa harus chek in sih sayang?"
"ya sudah Mas kesini kalo gitu"
"Azam sampai di toko masih sore dan banyak pengunjung,namun tak ada Ken di toko, sayang Mas kangen kamu kata Azam langsung mencium dan memeluk Vera "
"adek juga kangen Mas....balas Vera mencium Azam, Vera dan Azam tak membuang waktu, karna Azam sudah janji pada istrinya untuk pulang cepat, tapi seperti nya akan terlambat. Karna dia Dan Vera melepas rindu dengan mereka bercinta di dalam ruangan kerja Vera "
"Mas gimana kalo Mas tidak usah pulang!" kita nginep lagi di hotel, kan tanggung udah jam segini lagi an Mas pasti capek"
"tapi bagai mana dengan risa pasti dia akan menunggu ku, jangan begitu sayang Mas harus pulang besok Mas akan kesini lagi ya"
"ya sudah kalo gitu terseh Mas saja tapi, antar Vera pulang ya!"
"iya sayang... Mas antar kamu, dalam hati Vera bahagia karna Azam sekarang sudah menjadi miliknya sepenuh nya. itu sebabnya dia tak membiarkan Azam berhubungan suami istri lagi dengan risa, sebisa mungkin Vera akan melayani Azam setiap hari untuk berhubungan suami istri "
__ADS_1
" Ken hanya membalas pesan itu iya mba "
" sesampainya di apartment Vera Masuk kamar untuk mbersih kan diri dan pergi ke kamarnya Ken, Ken yang sudah tertidur kaget "
" mba....vera, Vera yang di pangil nama nya langsung memberi isyarat agar tidak bicara!"Vera menarih telunjuk nya di depan bibir nya "
"Vera mendekati Ken dan duduk di sebelah laki laki itu, Ken!" maaf in mba ya tadi mba pulang telat karna Mas Azam meminta jatah nya! "
" iya mba gakapa - apa Ken mengerti mba "
" tapi Vera tak mau Ken kecewa, Vera mencium dan mendorong Ken ke tempat tidur nya, Vera melakukan apa yang ia lakukan bersama Azam tadi sore, hinga Ken dan Vera mendesah bergantian "
" tak selang betapa lama Ken dan Vera telah menyelesaikan babak pertama nya. Vera yang masih mengatur nafas nya, mengajak Ken pergi ke kamarnya "
" Ken kita lanjutkan di kamar aku aja yuk! "biar nanti aku langsung tidur, Ken hanya mengikuti langkah Vera, tanpa sehelai benang mereka berjalan ke kamar Vera"
"sesampai nya di kamar Vera mereka langsung memulai ronde ke dua Vera yang dari dulu memang hiper, itu tak membuat nya puas kalo hanya sekali atau dua kali!" namun Azam tak mengetahui itu "
" hanya abang iparnya yang tau semua tentang Vera, karna abang iparnya mengajak hubungan tiap hari, dan juga pacar nya Vera dulu"
"kini Ken dan Vera yang sedang melakukan hubungan suami istri itu, kedua kalinya hinga Vera dan Ken menikmati erangan dan ******* mereka, sampai Keduanya me dapat pelepasan"
__ADS_1
"Ken yang sudah selesai mengatur nafasnya, Vera menyuruh Ken kembali ke kamar Ken lagi agar ibu nya tak curiga"
"namun pakai an Vera masih tertingal di kamarnya Ken, setelah pagi menyapa Ken memunguti pakai an Vera, dan mengantar pakaian itu kekamar pemilik nya"