
"Buat apa kamu kerja? kamu sudah memiliki segalanya"
"tapi itu kan semua punya kakak bukan punya aku"
'tapi kamu adalah adikku jadi punyaku adalah punya kamu juga"
Sarah sangat bahagia mendengar perkataan kakaknya itu.
"Baiklah Kak, tapi kakak aku betul-betul bosan jika berada di rumah terus, boleh ya Kak"
Aiden sejenak berpikir "baiklah !!! boleh saja asal itu di perusahaan kakak ucap teges Aiden."
"Oke.. itu tidak masalah kak" seketika Sarah langsung memeluk Aiden dan tentu saja itu membuat jantung Aiden hampir saja copot.
wanita ini sangat sembrono aku bisa gila dibuatnya batin Aiden
Faktanya wajahnya terlihat jelas sangat menyukai pelukan Sarah. seketika Sarah melepas pelukannya
"Ummm.. kak tadi aku ketemu wanita cantik, apakah itu pacar kakak?"
Aiden mengkerutkan alisnya menatap Sarah "bukan" tegas Aiden. Sarah nampak bingung karena berbeda dengan apa yang dikatakan Siska tadi
"Oh begitu ya Kak, aku kira dia pacar kakak mungkin kami bisa akrab"
"Baiklah kamu lanjutkan saja menanamnya, jangan terlalu lama di luar, kemudian Aiden meninggalkan Sarah.
"Baiklah Kak, apakah kakak sudah mencampakan Siska" batin Sarah.
Di sisi lain Siska belum beranjak dari ruang kerja Aiden, dia masih menangis tersedu-sedu ia menyesali perbuatannya, ia takut kehilangan Aiden karena Siska begitu mencintai Aiden.
Aiden memasuki ruang kerjanya ia tersentak kaget karena masih ada Siska di ruangannya itu.
"Mengapa kamu masih di sini pulanglah ucap Aiden"
Siska tak menjawab pertanyaan Aiden, dia hanya menangis sedih.
"Maafkan aku sayang, Ucap siska masih dengan kata kata yang mulai melemah"
Aiden menghembuskan nafas dengan kasarnya "Pulanglah hari ini aku sangat lelah" Siska yang masih tersedu seduh itu dengan besar hati Siska pun berdiri dan mengelap air matanya itu. Siska sangat tau Aiden itu tidak mungkin mengulangi kata-katanya dua kali.
"baiklah sayang !!! Siska meninggalkan ruangan Aiden dengan hati yang sedih
Sarah yang tak sengaja bertabrakan dengan Siska pun tersentak kaget
"Aoo.. maafkan saya ucap Siska mengangkat wajahnya melihat Sarah"
Sarah sangat kaget karna wajah Siska "Siska kamu kenapa kok mata kamu sembab gitu tanya Sarah melihat wajah Siska yang sembab karena nangis Sarah yang bertanya-tanya apa yang telah dilakukan kakaknya itu kepada Siska."
"Maafkan saya Nona Sarah, saya buru-buru sampai jumpa lagi ucap Siska dengan suara serak ciri khas habis nangis, Siska berlari menuju pintu utama meninggalkan sarah yang masih bingung."
Drttt... suara telepon Aiden "Halo tuan suara di ujung telpon Aiden
"Ya katakan !!! ucap singkat"
__ADS_1
"saya hanya mau mengingatkan 30 menit lagi tuan ada rapat bersama pak Rey Mark."
hmmm... Rey mark ya? ucap Aiden
"Ya tuan, ucap suara di ujung telepon itu
"baiklah persiapkan semuanya"
keesokan harinya Aiden telah menyelesaikan rapatnya bersama kliennya, Aiden dan sekretarisnya menuju ke Mansion Dan disambut oleh semua pelayan.
"Selamat siang tuan!!! yang hanya dibalas anggukan saja oleh Aiden."
"Panggil Sarah untuk makan siang ucap Aiden kepada salah satu pelayannya"
"baik tuan !!! Sarah dan Aiden melangsungkan makan siang bersama
Para pelayan menata meja makan dengan sempurna serta kepala pelayan dan koki di rumah itu menjelaskan menu makanan siang hari ini
"Sarah kapan kamu bisa mulai bekerja? tanya Aiden"
"Sarah sih kapan aja bisa kok Kak" ucap sarah
"Baiklah minggu depan kamu sudah bisa bekerja"
"Makasih Kak.. Dan satu lagi Sarah Ada banyak hal yang kakak bisa lakukan dan kamu tidak bisa."
memangnya kapan aku melakukan kesalahan kok dia sepertinya marah banget batin Sarah
"Biarkan kepala pelayan yang akan menjelaskan banyak peraturan dimension ini ucap Aiden seraya meninggalkan Sarah dan kepala pelayan itu." Aiden dan sekretarisnya kembali ke perusahaannya untuk melanjutkan pekerjaan yang masih tertunda.
"yang pertama kemanapun Nona pergi harus memberitahukan kepada pelayan pribadi nona"
"yang kedua Nona tidak diizinkan keluar di atas jam 10.00 malam"
"Dan yang ketiga dilarang membawa teman pria ke dalam Mansion"
"intinya apapun yang Nona lakukan semua harus dengan persetujuan tuan Aiden."
Hah... sarah melongo mendengar peraturan itu, apa-apaan sih peraturan ini sejak kapan ada peraturan aneh kayak gini batin Sarah.
" Baiklah saya mengerti"
Waktu menunjukkan pukul 05.00 tiba-tiba terdengar getaran tanda chat masuk dari Lina
" Sarah ntar malam dugem yuk sama anak-anak ajak Lina di pesan itu"
" Kan lu tahu aku nggak suka ke tempat yang bising" balas Sarah"
" Sekali-sekali lah temani sebentar aja"
" Aku lagi males banget bales Sarah"
" Kok gitu sih kamu mah nggak asik balas Lina"
__ADS_1
" Baiklah tapi nggak lama ya"
" Iya kok "bales Lina
Aiden sudah menyelesaikan pekerjaannya ia kembali ke Mansion, Ia memasuki mansion menyusuri beberapa ruangan namun tak nampak orang yang ingin dilihatnya itu.
"mengapa Sara belum pulang jam segini?" jam menunjukkan pukul 11.00 malam, tanya Aiden kepada pelayan pribadi Sarah.
"Maaf tuan tadi Nona Sarah mengatakan bahwa dia pergi bersama teman-temannya"
"ke mana tanya Aiden dingin "
" Katanya hanya kumpul bersama teman-temannya Tuan"
" Baiklah kembalilah bekerja, ini sudah jam 11.00 malam dan dia belum pulang, apa aku terlalu memanjakannya?"
Terdengar suara telepon, Sarah melihat nama yang tertera di layar hp-nya "KAKAK"
" Aduh gimana nih, apa yang harus aku katakan kalau kakak tahu aku di sini, kakak pasti akan marah." setelah berpikir panjang dan mencari tempat yang kedap suara akhirnya Sarah mengangkat teleponnya juga
" Halo Kak "
" Sarah kamu di mana sekarang kenapa belum pulang jam segini?"
" Aduh aku harus bilang apa nih? batin Sarah, aku masih main sama teman-teman Kak karena aku udah lama nggak ketemu mereka."
" Bukankah kemarin kamu juga sama-sama mereka
Upss.. mampus gue cari alasan apalagi nih batin Sarah
" Oh kalau yang itu sih beda Kak, ini teman yang lain juga Kak"
"teman kamu banyak ya ucap Aiden"
" Hehehe .. ya gitu deh kak, gugup Sarah.
" Pulang sekarang !!! tegas Aiden tanpa basa-basi"
" Ya Kak" langsung Di jawab oleh Sarah telepon langsung dimatikan oleh Aiden
Kakak aku tuh persis harimau betul-betul menyeramkan batin Sarah, bergidik ngeri.
Drttt.. getar pesan di hp Aiden aku kembali kamu harus mentraktirku, aku juga sudah menghubungi teman-teman yang lain kami tunggu di tempat biasa bunyi pesan itu.
" Kembalilah saya akan ke Dis dulu untuk bertemu beberapa teman kata Aiden kepada sekretarisnya itu.
"baik tuan"
Dis disini adalah salah satu tempat hiburan malam terkenal di kota Jakarta
huru-hara suara musik maupun DJ terdengar menyapu seluruh tempat itu
" Hai bro lama tidak jumpa" sapa seseorang yang bertubuh tinggi juga tampan. ya dia adalah Andra sahabat Aiden mereka berdua adalah sahabat akrab, berbeda dengan Aiden yang super dingin Andra adalah kebalikan dari Aiden.
__ADS_1
-BERSAMBUNG-