Kami Tidak Menjual " Menikahlah Denganku " Disini

Kami Tidak Menjual " Menikahlah Denganku " Disini
Bertemu kembali


__ADS_3

Lisa hanya bisa terdiam.


" Anu... ".


" Eh... maaf , bukan begitu ! kenapa kau bisa ada disini ! ".


" Cuman kebetulan kok , selain itu silahkan tisunya ".


Menyerahkan tisu.


" Agak mencurigakan ".


Lisa menatap tajam.


" Apakah aku sebegitu mencurigakannya ".


" Tentu saja ! , tiba tiba mengajakku me-menikah ! dan sampai mengikutiku kerumah jelas saja itu mencurigakan ".


Lisa terus menatap kearah laki laki itu dengan posisi siap siaga , siap menjauh jika terjadi apa apa.


" Tanganku sedikit kedinginan , akan kuhangatkan dulu ".


Merasa kedinginan laki laki itu memasukkan tangannya ke saku jaket.


" Dia bergerak ! ".


Lisa yang terkejut langsung menjauh dan memasang kuda-kuda.


" Aku hanya menghangatkan tanganku jadi tidak perlu sewaspada itu ".


Sambil tersenyum.


" Kau pikir aku percaya , pasti ada sesuatu disakumu itu dan ketika aku lengah kau akan mengeluarkan tisu yang sudah dilumuri cairan chroloform ".


" Hmmp... hmmp... ".

__ADS_1


Berusaha menahan tawa.


" Apa yang lucu ? ".


" Mungkin kamu tidak tau tapi cairan chroloform memerlukan waktu lebih dari lima menit untuk membuat orang tertidur , dan juga ini adalah tempat umun jadi tidak mungkin hal seperti itu bisa terjadi ".


" Eh ? tapi kulihat di film kalau penculik hanya perlu beberapa detik saja sudah bisa membuat target tertidur ".


" Dan sekarang kutanya , apakah film sama dengan dunia nyata ? ".


Lisa hanya bisa terdiam dan terkejut karena selama ini pemikirannya salah.


Lalu setelah itu lisa banyak mengobrol dengan laki laki itu hingga tanpa terasa bus sudah sampai di halte dan lisa sudah sampai di sekolah.


" Bahkan aku tidak menyangka kalau sudah sampai , aku turun duluan ya ? siapa ? ".


" Akira , Takahashi akira ".


" Takahashi ya , kalau begitu aku duluan ya Takahashi ".


Dengan senyum ceria bergegas turun dan menuju gerbang sekolah.


Akira tersenyum sambil menatap lisa yang tengah berjalan menuju sekolah.


Sesampainya dikelas.


" Lisa ada apa denganmu ? tadi diawal ekspresimu lumayan ceria tapi kenapa tiba tiba jadi suram ? ".


Ichika usil mengubah ubah ikatan rambut lisa.


Jessie menegur ichika.


" Oi ichika jangan mengusili orang yang tengah bengong , dan lisa kalau kamu punya masalah tidak ada salahnya menceritakannya kepada kami ".


" Apakah yang berbicara dengan orang aneh tadi aku ? padahal aku berusaha menjauhinya tapi kenapa aku bisa bicara dengannya sampai terbawa suasana seperti itu ? ".

__ADS_1


Gumam lisa.


Setelah itu jam pertama sudah dimulai dan lisa tetap belajar seperti biasanya tanpa terganggu bahkan dia hampir lupa kejadian tadi hingga jam sekolah habis.


" Oh iya lisa , katanya keretanya mengalami masalah , jadi bagaimana ini ".


Tanya ichika.


" Kan kita bisa naik bus walaupun agak lama sih tapi lebih baik daripada jalan kaki ".


Kata jessie.


Mendengar ichika mengatakan bus lisa kembali teringat kejadian tadi pagi.


" Sial aku kepikiran lagi , tadi jam pelajaran bisa saja kulupakan karena fokus belajar ".


Ekspresi lisa langsung suram kembali seperti tadi pagi.


" Li-lisa ? ada apa ? kenapa wajahmu kembali suram ? jessie apakah aku mengatakan hal salah ? ".


Semuanya naik bus , ichika dan jessie terus saja memperhatikan gerak gerik lisa.


Hingga sampai ke halte berikutnya mereka berdua terus saja mengawasi lisa dan lisa tidak sadar kalau dia sedang diikuti dua temannya.


Sampai di toko kue tempat lisa kerja paruh waktu.


Ichika dan jessie berbisik.


" Jessie bagaimana ini , apa kita juga ikut masuk ke dalam ? ".


" Kenapa aku juga ikut , kau saja yang mengikuti , aku ada- ".


Ichika menepuk bahu jessie dengan keras.


" Apa yang kau lakukan ichika ! ".

__ADS_1


" Lihat itu lisa sedang berbicara dengan laki laki ".


Sambil menunjuk.


__ADS_2