Kami Tidak Menjual " Menikahlah Denganku " Disini

Kami Tidak Menjual " Menikahlah Denganku " Disini
Memantau


__ADS_3

Dari jauh tanpa disadari lisa kedua temannya yaitu ichika dan jessie sedang memantau gerak gerik lisa.


Sampai ditoko mereka berdua melihat lisa yang sedang berbicara dengan laki laki.


" Hooh... laki laki itu terus saja berbicara dengan lisa dan sepertinya lisa agak kesulitan ya ".


" Tapi bukan disitu kan masalahnya , kalau saja orang itu berbuat macam macam tidak mungkin juga ditempat seramai ini ".


" Bagaimana kalau kita masuk dan menyelidikinya ? ".


Lalu ichika mengeluarkan topi , jaket , kacamata hitam , dan masker.


Jessie sontak langsung terkejut dan heran.


" Darimana kau mendapatkan semua itu ?! ".


" Hmm... asal kau tau saja gadis muda , aku sudah menyiapkan ini sejak selesainya hari natal , karena gerak gerik dan emosi lisa mulai tidak stabil setelah hari natal usai ".


" Hebat juga kau , tapi kenapa ketelitianmu itu tidak kau gunakan juga untuk belajar ? ".


" Ahh itu bisa lain kali , tapi sekarang cepat pake ini dan kita menyusup kesana ".


Karena penasaran mereka berdua menyamar dan masuk ke toko untuk mendengar apa yang lisa dan laki laki itu bicarakan.


Mereka berdua duduk dimeja yang setidaknya dekat dengan lisa agar pembicaraannya bisa didengar.


" Tempatnya terlalu ramai jadi apa yang mereka berdua bicarakan tidak jelas terdengar ".


" Benar juga , padahal ini meja yang paling dekat , kalau lebih mendekat kita juga bisa ketahuan ".


" Ichika , lebih baik kita pulang saja ".


" Tapi kan... ".


" Lain kali saja , sekarang tidak memungkinkan ".


Karena yang dikatakan jessie ada benarnya akhirnya ichika menyerah dan mereka berdua memilih pulang.


" Jadi masih tidak mau ya ? ".


" Tentu saja , lagipula kita beru kenal beberapa minggu saja jadi jelas aku masih tidak bisa ".

__ADS_1


Akira menatap arlojinya.


" Sudah waktunya ya , kalau begitu sampai bertemu lagi ya ".


Akira mengambil kue pesanannya dan pergi.


" Haaah... akhirnya dia pergi juga ".


" Lisa sudah waktunya istirahat ".


" Oh iya kalau begitu manager saya istirahat dulu ".


" Pelanggan yang waktu itu kan , dia terkadang memesan kue , sikap sopan dan ramahnya dengan para pegawai itu membuat semua jadi nyaman berbicara dengannya ".


" Eh... ? ".


" Sejak kapan dia akrab dengan pegawai disini ? ".


" Sayang sekali aku lupa menanyakan namanya , lisa apa kau tau namanya ? kan dia sering mengobrol denganmu ".


" Namanya Takahashi akira , aku juga tidak sering mengobrol dengannya ".


Tiba tiba riana masuk ke pembicaraan.


Lisa terkejut dan memalingkan wajahnya


" Hah ! ke-kebetulan saja , itu hanya kebetulan ! ".


Lisa langsung bergegas pergi ke ruang istirahat.


" Lisa kabur , sayang sekali padahal aku penasaran kenapa lisa sampai buang muka seperti itu ? ".


Tiba tiba mey-yin menarik telinga riana dari belakang.


" Menurutmu salah siapa ya...! cepat kembali kedapur sekarang ! ".


" Baiklah baiklah aku kedapur sekarang jadi tolong lepaskan telingaku sekarang ".


Mey-yin melepaskannya dan riana langsung bergegas kedapur.


" Mey-yin..."

__ADS_1


" Tenang manager , aku paham ".


Keduanya bertatapan dengan serius.


" Mungkinkah ini... ".


" Manager , yang bisa kita lakukan hanya mendukungnya dari belakang saja ".


Keduanya kemudian tersenyum dan saling berjaba tangan.


Sementara itu diruang istirahat.


" Perasaan apa ini ! ".


Lisa mendadak merasa tidak nyaman.


Setelah toko tutup lisa pulang namun merasa kalau dia diikut oleh seseorang tapi dia tidak melihat siapa siapa.


Sesampainya dirumah.


" Aku pulang bu ".


" Kamu sudah pulang ya lisa , kebetulan ibu tengah membuat- ".


" Kenapa bu ? ".


Lisa menengok kebelakang karena melihat ibunya yang terdiam.


" Selamat malam , maaf mengganggu diwaktu malam ".


" Pantas saja aku merasa diikuti ".


Lisa ternyata benar benar diikuti oleh seseorang sampai kerumahnya , dan orang itu adalah akira.


" Lisa ? ibu tidak tau kalau kamu- ".


" Tidak ! bu ini salah paham ".


Dari sisi manapun akira adalah tamu jadi dia disambut masuk dan disediakan segelas teh.


__ADS_1


" Kenapa bisa jadi seperti ini ".


Lisa hanya bisa menundukkan kepalanya menghindari pandangan akira.


__ADS_2