Kamu hanya untukku

Kamu hanya untukku
BAB 8


__ADS_3

Setelah menunggu cukup lama, kini nama Nadira pun dipanggil


"huftt... ayo Nadira kamu pasti bisa" batin Nadira untuk menenangkan hati nya


TOK... TOK...


"Masuk" Ucap datar presdir dengan dingin


"Mendengar suara nya saja aku sudah tak tertarik,dingin begitu mengapa banyak wanita diluar sana yang menyukainya ckckck" batin Nadira dengan heran


"Permisi tuan"ucap Nadira seraya membuka pintu


" HAH?!! DIA LAGI?! ATAU JANGAN-JANGAN DIA PRESDIR DISINI? MATI LAH AKU!"batin Nadira, karena setelah melihat presdir itu ia mengingat pria yang ia tabrak tadi, bahkan sampai menggerutu dirinya, kini Nadira yakin ia tak akan diterima


"Ah kita bertemu lagi ternyata nona" ucap presdir tersebut dengan senyuman sinis nya


"A-ah iya ki-ta bertemu lagi"ucap Nadira dengan terbata-bata


"Senang sekali bisa bertemu denganmu lagi" ucap presdir tersebut dengan tersenyum jahil


"Ah ya senang sekali,apa kau tuan Fero?" tanya Nadira untuk meyakinkan bahwa ia tak salah orang


"Tentu saja kau tak lihat wajah tampan ku ini, hanya aku yang punya" ucap Fero dengan nada yang dibuat-buat

__ADS_1


"Namun sepertinya kamu tidak senang bertemu dengan ku" lanjut Fero


"sial aku harus jawab apa? mungkin pergi saja mana mungkin ia mau menerima ku setelah yang kulakukan dengannya tadi"batin Nadira


" Ah kalau begitu saya permisi"ucap Nadira dan mulai membalikkan badannya untuk keluar ruangan


"Hey? aku belum selesai bicara jangan pergi dulu"ucap Fero yang menggenggam tangan Nadira ketika gadis itu izin untuk keluar Fero langsung beranjak dari tempat duduk nya dan menahan Nadira


" haisss... apa lagi ini"batin Nadira


"Maaf tuan apa lagi yang ingin anda bicarakan" tanya Nadira


"Bukankah kau mau mendaftar menjadi sekretaris ku? " ucap Fero yang masih menggenggam tangan Nadira


"Baiklah kalau begitu jadi lah sekertaris ku, dan mulai bekerja lah besok" ucap Fero dengan nada santainya


"HAHH?!!! " ucap Nadira kaget


"Kenapa? kau tak menyukainya? tanya Fero


" Tidak"jawab Nadira


"Baiklah kalau begitu bekerja lah mulai besok" ucap Fero seraya berbalik menuju mejanya lagi

__ADS_1


"dia gila apa? aku belum interview tapi dia sudah menerima ku" batin Nadira


"Hallo, Aldo tutup pendaftaran aku sudah mendapatkan sekertaris yang ku mau" ucap Fero pada sahabat nya melalui telfon


"Baiklah" jawab Aldo heran


"Hei kenapa kau tak keluar, apa kau ingin selalu bersama ku?" tanya Fero dengan senyum jahilnya


"Tidak tuan" ucap Nadira dengan nada yang masih seperti orang kebingungan


••••••••••••••••••••


Saat keluar dari ruangan Nadira melihat Alexa


"Hey Alexa" sapa Nadira


"Ah Nadira bagaimana?" tanya Alexa


"Aku Terima Alexa" ucap Nadira dengan begitu bahagia


"Syukur lah, saat di rumah sakit nanti kau harus menceritakan seperti apa presdir kita!" ucap antusias Alexa pada Nadira yang berdiri di depan nya dengan senyum terus mengembangkan senyumnya


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2