Kamu hanya untukku

Kamu hanya untukku
BAB 9


__ADS_3

Tok... Tok....


"Masuk" ucap ibu yang sedang menyiapkan barang ayah Nadira, sebab ayah Nadira akan melakukan operasi


"Ah ibu,apa ayah sudah mau operasi" tanya Nadira seraya masuk kedalam ruangan


"iya nak, ayah akan melakukan operasi 1 jam lagi, oh ya bagaimana? apa kau diterimanya? " tanya ibu Nadira


"Hmmm... Aku di tola.. diterima hehe" ucap Nadira berakting seakan-akan ia ditolak


"huft... syukur lah nak,semoga kamu betah dengan pekerjaan mu" ucap Ibu dengan senyum lega


"Tentu saja ibu ia akan bahagia, presdir di sana sangat tampan, dan lagi ia kan jadi sekertaris nya pasti akan sering bertemu hahahaha" ucap Alexa dengan tawa jahilnya


"hisss... kau ini Alexa" ucap Nadira dengan sedikit cemberut


"Ah benarkah itu?wah Nadira kau sangat beruntung " ucap ibu jahil


"ibu... kalian berdua sama saja hufttt" ucap Nadira


••••••••••••••••••••••••••••••


FERO POV


Saat ini aku masih di kantor,entah mengapa hari ini pikiran ku dipenuhi dengan gadis itu, padahal aku baru bertemu nya hari ini,ya walaupun pertemuan hari ini bisa dihitung dengan jari

__ADS_1


"Ah... sialll kenapa pikiran ku selalu dipenuhi dia sih,sebelumnya aku tak pernah memikirkan seseorang wanita sampai seperti ini,gara-gara dia sampai sekarang pekerjaan ku belum selesai cih"dengus kesalku sambil menatap ke kaca besar diruangan ku


" sudahlah, lebih baik aku pulang lalu tidur mungkin dengan ini pikiran ku akan dirinya akan hilang,toh juga besok dia sudah mulai bekerja menjadi sekertaris ku"ucap ku sambil membereskan barang-barang ku, lalu turun ke bawah


••••••••••••••••••••••••••••••


AUTHOR POV


"Ah Alexa aku akan membeli makanan untuk kita, kau ingin makan apa? " tanya Nadira pada Alexa


"Apa saja? apa kau mau ditemani? ini sudah malam" ucap Alexa yang sedang duduk di samping ibu yang terlelap


"Tidak perlu kau temani saja ibu,dan kabari aku kalau operasi ayah sudah selesai oke?" ucap Nadira lalu pergi keluar dari ruang tunggu sebab ayahnya sedang melakukan operasi


Tinnnnnnn.....


Bunyi klakson mobil seseorang saat Nadira tengah menyebrang, dan untung nya ia cepat-cepat menghindar


"Hufttt... hampir saja" ucap lega Nadira seraya memegang dadanya


"Hei kau punya mata tidak?! "teriak Nadira pada pengemudi mobil tersebut karena jelas-jelas itu sedang lampu merah tapi pengemudi itu menerabasnya. Pengemudi itu pun keluar dari mobilnya


" Maaf kan aku nona ucap"si pengemudi seraya turun dari mobilnya


"enak sekali kau mengucapkan kata" maaf"bagaimana jika aku mati hah?! "Ucap Nadira dengan emosi

__ADS_1


" Hey, apa kau tidak ingin bekerja dengan ku lagi?"ucap si pengemudi dengan nada santainya


"Ka-Kau?! cih sial aku selalu bertemu dengan mu" dengus kesal Nadira karena ternyata itu adalah Fero(presdir KXG Group, tempat ia bekerja)


"bukan kah artinya kita berjodoh nona? " tanya tanya Fero dengan senyum jahilnya


"Palamu jodoh, ogah deh aku berjodoh dengan mu" ucap kesal Nadira


"Berani sekali kau berbicara seperti itu pada ku, sebelumnya tidak ada seseorang pun yang berani berbicara pada ku seperti itu apa lagi wanita mereka malah meminta maaf dan merayuku" ucap Fero dengan nada membanggakan diri


"Cih kau bos ku di kantor tapi bukan di luar" ucap kesal Nadira


"Dan aku orang pertama yang berani membentakmu tuan" ucap Nadira lagi


"Dan kau wanita pertama yang mengisi hatiku" ucap jahil fero serta senyum jahilnya


"seterah kau saja aku tak peduli" ucap Nadira lalu pergi untuk mencari makanan


"Hei kita belum selesai berbicara" ucap Fero sedikit berteriak agar dapat didengar Nadira


"Tapi aku tak tertarik pada mu" balas Nadira dengan sedikit berteriak namun tetap pada jalannya tidak menoleh pada Fero


"*wanita ini selalu dapat menarik perhatian ku ckck" batin Fero, dan tanpa sadar senyum tipis terukir dibibir nya seraya menatap punggung Nadira yang mulai menjauh


Bersambung*....

__ADS_1


__ADS_2