Kamulah Takdir Ku

Kamulah Takdir Ku
Reyhan Pranata


__ADS_3

Keesokan harinya Fey diantar oleh ibunya kesekolah, sesampai dikelas ia dikejutkan oleh teman - teman dikelasnya yang berkerumunan sambil berkata "hajar sasa",


"ayo", "yaelah hajar lagi" itulah kata kata yang mereka ungkapkan jika ada yang bertengkar dikelas.


"Diam bukannya melarai klian malah bersemangat teman klian bertengkar yaa" Ucap Wali keas kami yang tiba-tiba datang.


"yang bertengkar ayok ikut ibu kerungan ibu".


Aku sangat terkejut ternyata yang bertengkar itu adalah teman-teman ku Sasa dan Kiran.


Sambil keluar dari kerumunan anak-anak kelas bahkan kelas lain pun ikut menonton mereka tadi mereka sangat sudah sangat berantakan dan sekilas melihatku dan mengikuti wali kelasku dan berlalu.


"Yaapun Fey, kok baru datang itulohh. teman- teman kita bertengkar" kata Puja sambil menarik tangan ku.


"Mereka kenapa bertengkar"


"Gak tau juga Fey, tiba tiba aja Si Sasa datang trus narik kera bajunya Kiran, sambil ngomong kekiran kalau Kiran itu tega gitu sama Sasa".


"Menurutmu Fey mereka ada masalah apa sih" tanya Puja padaku.


"Gak tau juga puja, ntar kita tanyai aja" jawabku .


"semoga bukan gara-gara Farhan" harapan Fey dalam hati.

__ADS_1


Hari ini aku memang tidak datang pagi seperti biasanya,karena harus nungguin Ibunya tadi pagi.


Mata pelajaran pertama pun dimulai. Sasa dan Kiran pun sudah kembali keKelas. Mereka masih saling diam dan duduk berjauhan padahal mereka duduk sebangku.


Saat pelajaran masih berlangsung tiba-tiba Wali kelas kami datang diikuti Oleh seorang murid laki-laki.


Sontak saja suasan kelas jadi rame.


"Gila, Fey kita kedatangan Anak baru atau pangeran sih,...ganteng banget njirr" kata puja pada ku dengan hebohnya.


Belum sempat aku menjawab kegilaannya Puja, Tiba -tiba...


"Mohon perhatiannya anak - anak" kata wali kelas kami tersebut.


"Ibu membawa teman klian yang baru pindah dari Yogyakarta, semoga klian bisa berteman baik dengan dia, Silakan perkenalkan dirimu" Ucap Wali kelas kami tersebut.


Anak baru itupun memperkenalkan dirinya


"Nama saya Rayhan Pranata, saya pindah dari SMA Di Yogyakarta" Ucap murid baru tersebut.


Aku yang dari tadi sibuk dengan buku pun melihat kedepan, dan ternyata murid baru tersebut adalah pria yang kemarin hendak bunuh diri, Fey sangat terkejut namun yang pasti Dia lega karena Akhirnya dia milih keputusan yang tepat.


"Baik lah, Ada yang mau klian tanyakan kepada teman klian yang baru ini, sialakan" Ucap wali kelas kami.

__ADS_1


"Kamu punya kembaran yaa?" tanya teman kelasku Laila.


"Tidak" jawab Reyhan singkat.


"Berarti kamu yang tertampan didunia ini dong" katanya sontak keadaan kelas jadi ricuh dan tertawa.


"waduh gombalin balik dong babang" Ucap teman kelas yang lain.


"Udah -udah jangan bercanda, ibu kirain mau nanyak apaan" Ucap Wali kelas kami tersebut.


"Silakan duduk dikursi kosong itu yaa Reyhan. Baiklah Anak -anak ibu permisi dulu. terima kasih atas waktunya yaa pak." Ucap wali kelas kami dan berlalu.


"Iya sama-sama bu" Ucap Pak guru tersebut.


Dan Reyhan pun duduk dibangku kosong yang bertetapan dibelakang kursiku, sekilas mata kami saling behadapan ketika ia hendak duduk.


" Aku yakin dia masih mengingatku " pikir Fey


yang langsung mengalihkan perhatiannya kebukunya.


Pebelajaran yang tertunda pun dimulai lagi.


Happy Reading :)

__ADS_1


__ADS_2