Kamulah Takdir Ku

Kamulah Takdir Ku
Jodoh


__ADS_3

🍁🍁🍁Setiap manusia yang terlahir kebumi Tuhan sudah siapkan mereka jodohnya masing - masing.🍁🍁🍁


"emang elu udah punya jodoh, makanya bisa bilang dia lebih ganteng dari gue?" tanya Rey menghapiri Fey.


"Udah dong, setiap manusia yang terlahir kebumi ini, Tuhan sudah siapkan mereka jodohnya masing - masing, jadi walaupun engkau lebih ganteng daripada dia karena dia jodoh nya gue maka dia tetap lebih ganteng dari elu" Jelas Fey sambil menatap dan memainkan jemari nya diudara.


Rey sangat terkesima dengan jawaban Fey.


Lagi dan lagi dia jatuh hati atas semua perkataan yang terlontar dari mulut nya Fey.


karna hanya Fey yang mampu membuat nya mendengarkan perkataan oranglain dan dia seperti menemukan sosok yang bisa membuat ya bahagia dan mengerti arti hidup ini.


"Hey jangan melongo liatin gue, sekarang elu yang terkesima sama manisnya gue yaa?" pertanyaan Fey sambil memasang senyum manis dipipinya


"Idih apaan sih lu, gue cuman bingung kenapa ada orang banyak ngomong kayak elu"


"eleh ... kau mah tipe orng yang lain dimulut lain dihatikan?" tanya Fey sambil berjalan mendahului


"enggak " elak Rey menyeimbangkan langkah mereka


"enggak salah lagi kan" kata Fey yang penuh penekanan dan menatap Rey


"Terserah"


"Yayayaya"ejek Fey yang juga capek dengan perdebatan mereka.


"Hmm Fey"


"Ha apa " jawab Fey sambil terfokus memilih buku buku diperpus tersebut.


"Ntar pulang bareng gue yok, gue mau ngajak elu kesuatu tempat"


"Kemana dulu" tanya Fey tanpa penasaran dan masih fokus mencari buku

__ADS_1


"Ada... tapi yang pasti elu bakalan suka sama tempat itu" jelas Rey


"Tapi gue udah janji mau pulang bareng Aslan , besok aja yaa.


soalnya kan belum izin juga sama bunda"


" hmmm yaudah besok minggu aku jemput yaa"


"Oke boleh tapi traktir gue makan juga yaa hehehe" cengir Fey yang bahkan seperti menusuk hati Rey.


Wajah Rey seketika panas, karena Fey yang walau hanya tercengir begitu manis baginya.


"Oke" kata Rey


🍁🍁🍁


Sepulang sekolah Fey diantar oleh Aslan disepanjng perjalanan tidak ada yang memulai perkapan yang ada hanya sunyi, dan tiupan angin.


Mereka terdiam dalam pemikiran mereka masing masing hingga sampai depan rumah Fey.


"Makasih yaa udh anterin " kata Fey sembari turun dari motor Rey.


"Iya sama - sama Fey" jawab Aslan


"Oke hati hati yaa Aslan dijalan" kata Fey sambil membuka gerbang rumahnya.


"Hmm tunggu Fey"


"Iya kenapa Lan?"


"Besok nonton bareng yok" ajak Aslan pada Fey.


"Hmm besok aku udah ada janji Lan, elu juga gak biasa - biasanya ngajakin gue jalan"

__ADS_1


"ooo emang janji kemana sama siapa Fey?"


"Sama Reyhan katanya dia mau ngajakin kesuatu tempat, gue juga gak tau sih. jadi kuta kapan kapan aja yaa jalan barengnya" ujar Fey.


Seketika Hati Aslan sangat marah pada perkataan Fey barusan bahwa yang mengajaknya adalah Reyhan, karena Reyhan sendiri sudah tau bagaimana perasaannya terhadap Fey dan begitu beraninya dia mengajak Fey jalan jalan besok.


Ingin sekali rasanya Aslan meninju dan menghajar Rey jika saja Rwy disini.


"Hey kok diam Aslan" tanya Fey bingung melihat Aslan yang wajah nya berubah merah.


"Ha.. iya Fey gak apa apa kok, Yaudah gue balik dulu yaa"


"I-yaa"


🍁🍁🍁


"Ciee yang baru diater Aslan, bentar lagi bunda besanan sama direktur perusahaan bunda dong" Kata bunya sambil menatap Fey yang tersenyum.


Bunda menyira bahwa Fey tersenyum memasuki rumah karena dianter Aslan padahal Fey terseyum memikirkan dirinya yang akan diajak jalan besok oleh Rey.


"Ihhh bunda apa - apa sih, Biasa aja kali dianter sama temen sendiri gak mungkin langsung bunda besanan sama orangtua nya Aslan" elak Fey sambil menaki tangga menuku kamarnya.


"Yahkan tujuannya tetap sama" ucap bund pelan dan terseyum.


Sesampai dikamar Fey membuka dan mengeluarkan baju bajunya dia sedang memilih baju yang mana yang akan dipakainya besok.


🍁🍁🍁


Hai buat reades jangan lupa Vote dan like yaa.


serta tinggalin jejak buat selalu dukung Author biar semangat Upnya.


Terima kasih πŸ˜‡

__ADS_1


__ADS_2