Kamulah Takdir Ku

Kamulah Takdir Ku
Lebih Dekat


__ADS_3

Bel sekolah pun berbunyi, menunjukkan jam pulang sekolah.


Tidak seperti biasanya Bunda Fey belum menjemput Fey sedangkan teman- temannya sudah pada pulang.


Memang tadi ada teman Fey yang mengajaknya pulang bareng tapi ditolak oleh Fey dan lebih memilih menunggu ibunya.


Sudah 30 menit Fey menunggu bundanya datang yang tak kunjung datang.


"Aduh,bunda dimana sih. Fey udah lapar ni bun." Guman Fey


Dan kemudian datang Reyhan dengan motor ninjanya menghampiri Fey.


"Eh, belum pulang" tanya Reyhan sambil memberhentikan motornya.


"Iya Rey, bunda ku belum jemput"


"Hmmm, mau bareng?"


"Boleh,mungkin bundaku ada masalah"


Fey pun naik keatas motor Reyhan dengan bantuan tangan Reyhan.


"Makasih" kata Fey


"Hmmm"


Dan sampailah Fey didepan rumahnya.


"Tampaknya memang bunda belum pulang" kata Fey pada Reyhan sambil turun dari motor karena melihat pintul gerbang rumahnya yang masih terkunci.


"Yaudah, aku pulang dulu yaa Fey"


"Iya, eh gak mampir?" tanya Fey


"Gak perlu, gue pulang dulu ya"


"Eh, tunggu bentar"


"Hmmm, apa ?"


"Kenapa Rey, kau baru pulang sekolah padahal kan dah dari tadi?" Tanya Fey


"Ketiduran" jawab nya


"Gila, kau tidur dikelas setelah dengan bel pulang?"


"Kan gak ada larangan"

__ADS_1


"Iya sih tap--" belum selesai Fey ngomong


"Aku pamit pulang yaa Fey anatasya" sambil memakai helm nya dan pergi tanpa menunggu balasan Fey.


"Iya hati - hati Rey dn makasih"


gue pasti udah gila, ngomong sendiri pada dia udah pergi hmm Rey~Rey. guman Fey


🍁🍁🍁


Setelah 30 menit Fey dirumah dan sudah selesaikan makanannya karena dia sangat lapar, bundanya pun pulang.


"Waduh, bunda capek sekali Fey" kata bunda sambil duduk di depan meja makan menghadap Fey.


"Bunda, kok bisa lupa sihh jemput anak sendiri" ketus Fey


"Eh, bukanya bunda tadi pagi udah chat kamu. kalau bunda itu sibuk banget hari ini, dimana meeting dimajukan tadi" jelas bunda


"Hmmm bundaku saya Fey itu gak bawa Hp kesekolahnya" saut Fey


"Kok gak bawa, tumben" jawab bunda sambil mengambil minum.


"Lowbat bun"


"Yahh bund gak tau, maafin bunda yaa sayang. jadi tadi gimana?"


"Syukurlah, tapi pasti tadi nungguin bunda kan lama"


"Iya bun, untung aja masih dia belum pulang jawab Fey."


"Hmm iya syukurlah salam nya dari bunda buat teman kamu itu"


"iya bun."


"Eh Fey kamu tau gak?"


"Enggak" memotong ucapan bunyanya


"Ih bunda belum selesai ngomong"


"Hehe, sorry bun, kenapa?"


"Ternyata, Aslan ketua kelas kamu itu anak CEO perusahan bunda loh"


"Haa, terus bun"


"Ih Fey, kan Sasa sama Kiran sering cerita dia suka kamu, ntar kalau klian nikah. kamu berarti kadi menantunya kolograt dong"

__ADS_1


"Yaampun bunda, Fey sama Aslan gak ada hubungan apa-apa" Saut Fey


"Tapi kan dia suka kamu, bunda itu ngebayangin masa depan kamu aja"


"ngapain diabayangin bun, Fey belum mau nikah. dia juga gak pernah bilang suka sama Fey"


"Kalau dia bilang suka kamu mau" tanya bunda.


"Hmmm gak tau juga, yang penting sekarang gak ada yang kek gitu bunda. teman teman Fey itu jodoh-jodohin aja, gak ada benernya bun"Jelas Fey


"Hmm Fey, orang suka itu gak harus diungkapin, kan mungkin aja Aslan malu atau apa gitu. tapi dilihat dari perbuatannya Fey.


"Yaudah serah bunda"


"Kamu pikirin aja, kalau misalnya dia tiba-giba ungkapin perasaan dia"


"Ahh bunda... Fey mau kekamar aja" jawab Fey meninggalkan bundanya.


"Pikirin baik-baik Fey" teriak bunda dibawah tangga saat Fey berlalu.


"Ih bunda apa - apaan sih" kata Fey pelan pada dirinya sendiri.


🍁🍁🍁


Disisi lain Rey disambut oleh neneknya saat tiba dirumahnya.


"Hey, cucu nenek baru pulang. gimana disekolahnya? " tanya nenek


"Hmm seru nek" Jawab Rey singkat sambil tersenyum tipis.


"Bi ina, ini pertama kalinya dia bersemangat dan tersenyum begitu" kata nenek kepada asisten rumahnya.


"Iya nek, pertama kali datang dia selalu murung. tapi sekarang dia selalu semangat kesekolah"


"Bener bi, pasti dia bertemu krang baik"


Sesampai dikamarnya Rey merebahkan tubuhnya dan tersenyum.


"Kenapa aku selalu bahagia bersamanya dan selalu ingin menatapnya dan dia adalah gadis pertama yang ku ajak bicara terlebih dulu. apa karena dia yang menghentikan niat bunuh diriku dulu atau apa. apapun itu terima kasih Fey." Gumannya sambil memejamkan mata tak sabar ingin bertemu gadis itu lagi.


.


.


.


Happy Reading Guys :)

__ADS_1


__ADS_2